<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permukiman di Kota dan Kabupaten Tangerang Terendam Banjir hingga 1 Meter Usai Diguyur Hujan</title><description>Berdasarkan data yang diterima BNPB tercatat sebanyak 280 KK dan 280 rumah terdampak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/30/338/3151305/permukiman-di-kota-dan-kabupaten-tangerang-terendam-banjir-hingga-1-meter-usai-diguyur-hujan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/30/338/3151305/permukiman-di-kota-dan-kabupaten-tangerang-terendam-banjir-hingga-1-meter-usai-diguyur-hujan"/><item><title>Permukiman di Kota dan Kabupaten Tangerang Terendam Banjir hingga 1 Meter Usai Diguyur Hujan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/30/338/3151305/permukiman-di-kota-dan-kabupaten-tangerang-terendam-banjir-hingga-1-meter-usai-diguyur-hujan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/30/338/3151305/permukiman-di-kota-dan-kabupaten-tangerang-terendam-banjir-hingga-1-meter-usai-diguyur-hujan</guid><pubDate>Senin 30 Juni 2025 02:05 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/29/338/3151305/banjir-CMgZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Permukiman di Kota dan Kabupaten Tangerang Terendam Banjir hingga 1 Meter Usai Diguyur Hujan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/29/338/3151305/banjir-CMgZ_large.jpg</image><title>Permukiman di Kota dan Kabupaten Tangerang Terendam Banjir hingga 1 Meter Usai Diguyur Hujan</title></images><description>JAKARTA - Banjir merendam sejumlah rumah di tiga kecamatan Kota Tangerang, Banten. Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan durasi cukup lama pada Sabtu, 28 Juni 2025.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir dengan tinggi muka air mencapai 20-100 sentimeter ini merendam Kelurahan Uwung Jaya yang berada di Kecamatan Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Kelurahan Gembor dan Kelurahan Gebang Jaya di Kecamatan Periuk serta Kelurahan Jatake yang berada di Kecamatan Jatiuwung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan data yang diterima BNPB tercatat sebanyak 280 KK dan 280 rumah terdampak serta enam warga mengungsi,&amp;quot; ujar Abdul Muhari, Minggu (29/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam -- panggilan akrabnya &amp;ndash; menambahkan, banjir merendam lima akses jalan sehingga menyebabkan terganggunya arus lalu lintas serta aktivitas sosial masyarakat.&#13;
&#13;
BPBD Kota Tangerang lakukan upaya evakuasi dan penanganan darurat kepada warga terdampak dan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat.&#13;
&#13;
Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Tangerang, tingginya intensitas hujan dengan durasi yang cukup lama menyebabkan meluapnya Kali Sabi sehingga mengakibatkan permukiman warga terendam pada hari Sabtu (28/6).&#13;
&#13;
&amp;quot;Banjir dengan ketinggian air 30-60 sentimeter ini merendam Kelurahan Bojong Nangka dan Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, tercatat sebanyak 935 KK dan 935 unit rumah terdampak,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akibat kejadian ini menyebabkan beberapa akses jalan utama terendam sehingga mengakibatkan kendaraan terhambat serta terganggunya arus lalu lintas masyarakat,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Tangerang lakukan upaya penanganan darurat serta memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim kemarau.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan membersihkan saluran air, memeriksa atap, memangkas pohon rawan tumbang, dan menyiapkan rencana evakuasi. Ikuti informasi cuaca dari instansi resmi untuk meningkatkan kesiapsiagaan,&amp;rdquo;tutup Aam.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir merendam sejumlah rumah di tiga kecamatan Kota Tangerang, Banten. Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan durasi cukup lama pada Sabtu, 28 Juni 2025.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir dengan tinggi muka air mencapai 20-100 sentimeter ini merendam Kelurahan Uwung Jaya yang berada di Kecamatan Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Kelurahan Gembor dan Kelurahan Gebang Jaya di Kecamatan Periuk serta Kelurahan Jatake yang berada di Kecamatan Jatiuwung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan data yang diterima BNPB tercatat sebanyak 280 KK dan 280 rumah terdampak serta enam warga mengungsi,&amp;quot; ujar Abdul Muhari, Minggu (29/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam -- panggilan akrabnya &amp;ndash; menambahkan, banjir merendam lima akses jalan sehingga menyebabkan terganggunya arus lalu lintas serta aktivitas sosial masyarakat.&#13;
&#13;
BPBD Kota Tangerang lakukan upaya evakuasi dan penanganan darurat kepada warga terdampak dan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat.&#13;
&#13;
Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Tangerang, tingginya intensitas hujan dengan durasi yang cukup lama menyebabkan meluapnya Kali Sabi sehingga mengakibatkan permukiman warga terendam pada hari Sabtu (28/6).&#13;
&#13;
&amp;quot;Banjir dengan ketinggian air 30-60 sentimeter ini merendam Kelurahan Bojong Nangka dan Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, tercatat sebanyak 935 KK dan 935 unit rumah terdampak,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akibat kejadian ini menyebabkan beberapa akses jalan utama terendam sehingga mengakibatkan kendaraan terhambat serta terganggunya arus lalu lintas masyarakat,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Tangerang lakukan upaya penanganan darurat serta memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim kemarau.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan membersihkan saluran air, memeriksa atap, memangkas pohon rawan tumbang, dan menyiapkan rencana evakuasi. Ikuti informasi cuaca dari instansi resmi untuk meningkatkan kesiapsiagaan,&amp;rdquo;tutup Aam.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
