<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Majalah Satir Turki Digerebek, Karyawan Ditahan Gara-Gara Terbitkan Kartun Nabi Muhammad</title><description>LeMan menegaskan tidak bermaksud membuat kartun yang menghina umat Islam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/01/18/3151685/majalah-satir-turki-digerebek-karyawan-ditahan-gara-gara-terbitkan-kartun-nabi-muhammad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/01/18/3151685/majalah-satir-turki-digerebek-karyawan-ditahan-gara-gara-terbitkan-kartun-nabi-muhammad"/><item><title>Majalah Satir Turki Digerebek, Karyawan Ditahan Gara-Gara Terbitkan Kartun Nabi Muhammad</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/01/18/3151685/majalah-satir-turki-digerebek-karyawan-ditahan-gara-gara-terbitkan-kartun-nabi-muhammad</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/01/18/3151685/majalah-satir-turki-digerebek-karyawan-ditahan-gara-gara-terbitkan-kartun-nabi-muhammad</guid><pubDate>Selasa 01 Juli 2025 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/01/18/3151685/kartun_nabi_muhammad_di_majalah_satir_leman-6AkB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kartun Nabi Muhammad di majalah satir LeMan. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/01/18/3151685/kartun_nabi_muhammad_di_majalah_satir_leman-6AkB_large.jpg</image><title>Kartun Nabi Muhammad di majalah satir LeMan. (Foto: X)</title></images><description>ANKARA - Empat karyawan majalah satir di Turki telah ditangkap karena menerbitkan kartun yang tampaknya memperlihatkan Nabi Muhammad SAW - yang penggambarannya dilarang dalam Islam. Penggambaran Nabi Muhammad SAW telah berulang kali memicu kontroversi, dengan salah satunya memicu serangan kelompok teroris berdarah di Paris satu dekade lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya mengecam gambar majalah LeMan sebagai &amp;quot;tidak tahu malu&amp;quot;, dan mengumumkan bahwa pemimpin redaksi, desainer grafis, direktur lembaga, dan kartunisnya telah ditahan.&#13;
&#13;
Dalam sebuah unggahan di situs media sosial X, LeMan membantah kartunnya merupakan karikatur Muhammad, dengan mengatakan &amp;quot;karya tersebut tidak merujuk kepada Nabi Muhammad dengan cara apa pun&amp;quot;.&#13;
&#13;
Picu Demonstrasi Massa di Istanbul&#13;
&#13;
Diterbitkannya karikatur tersebut telah memicu protes di Istanbul, menyebabkan pengerahan ratusan polisi antihuru-hara untuk mengendalikan massa. Para pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor LeMan sambil meneriakkan slogan-slogan seperti &amp;quot;gigi ganti gigi, darah ganti darah, balas dendam, balas dendam&amp;quot;.&#13;
&#13;
Seorang koresponden kantor berita Agence France-Presse (AFP) melaporkan melihat peluru karet dan gas air mata ditembakkan untuk membubarkan massa.&#13;
&#13;
Menteri Kehakiman Turki mengatakan bahwa kantor kejaksaan umum telah memulai penyelidikan atas &amp;quot;penghinaan terhadap nilai-nilai agama di depan umum&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karikatur atau bentuk representasi visual apa pun terhadap Nabi kita tidak hanya merusak nilai-nilai agama kita, tetapi juga merusak kedamaian masyarakat,&amp;quot; tulis Yilmaz Tunc di X, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah hukum yang diperlukan akan segera diambil&amp;quot; terhadap jurnalis LeMan, tambahnya.&#13;
&#13;
Yerlikaya juga membagikan video empat karyawan yang ditangkap atas &amp;quot;gambar yang keji&amp;quot;.&#13;
&#13;
Surat perintah penangkapan juga telah dikeluarkan untuk anggota manajemen senior majalah lainnya.&#13;
&#13;
Permintaan Maaf dan Klarifikasi LeMan&#13;
&#13;
Gambar kartun tersebut telah muncul di media sosial, yang memperlihatkan dua karakter bersayap melayang di langit di atas kota yang dikepung.&#13;
&#13;
Salah satu karakter digambarkan berkata, &amp;quot;Salam sejahtera bagimu, aku Muhammad&amp;quot;, dan yang lainnya menjawab, &amp;quot;Salam sejahtera bagimu, aku Musa&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
LeMan meminta maaf kepada &amp;quot;para pembaca yang bermaksud baik yang merasa terluka&amp;quot; tetapi membela karyanya dan menolak tuduhan bahwa kartun tersebut merupakan penggambaran Muhammad SAW.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kartunis tersebut ingin menggambarkan kebenaran kaum Muslim yang tertindas dengan menggambarkan seorang Muslim yang dibunuh oleh Israel, dan ia tidak pernah bermaksud untuk menghina nilai-nilai agama,&amp;quot; katanya dalam sebuah pernyataan di X.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak menerima noda yang ditimpakan kepada kami karena tidak ada penggambaran Nabi kami. Anda pasti sangat jahat menafsirkan kartun itu dengan cara seperti ini.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pemimpin redaksi LeMan Tuncay Akgun, yang saat ini berada di Paris, mengatakan kepada AFP bahwa karyanya telah disalahartikan dan majalah itu &amp;quot;tidak akan pernah mengambil risiko seperti itu&amp;quot;.&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa reaksi keras itu memiliki &amp;quot;kesamaan dengan Charlie Hebdo&amp;quot; yang &amp;quot;sangat disengaja dan sangat mengkhawatirkan&amp;quot;, merujuk pada serangan tahun 2015 terhadap majalah satir Prancis itu setelah menerbitkan karikatur Nabi Muhammad.&#13;
&#13;
Kantor Charlie Hebdo diserbu oleh orang-orang bersenjata yang menewaskan 12 orang dan merupakan salah satu krisis keamanan terburuk dalam sejarah Prancis.&#13;
</description><content:encoded>ANKARA - Empat karyawan majalah satir di Turki telah ditangkap karena menerbitkan kartun yang tampaknya memperlihatkan Nabi Muhammad SAW - yang penggambarannya dilarang dalam Islam. Penggambaran Nabi Muhammad SAW telah berulang kali memicu kontroversi, dengan salah satunya memicu serangan kelompok teroris berdarah di Paris satu dekade lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya mengecam gambar majalah LeMan sebagai &amp;quot;tidak tahu malu&amp;quot;, dan mengumumkan bahwa pemimpin redaksi, desainer grafis, direktur lembaga, dan kartunisnya telah ditahan.&#13;
&#13;
Dalam sebuah unggahan di situs media sosial X, LeMan membantah kartunnya merupakan karikatur Muhammad, dengan mengatakan &amp;quot;karya tersebut tidak merujuk kepada Nabi Muhammad dengan cara apa pun&amp;quot;.&#13;
&#13;
Picu Demonstrasi Massa di Istanbul&#13;
&#13;
Diterbitkannya karikatur tersebut telah memicu protes di Istanbul, menyebabkan pengerahan ratusan polisi antihuru-hara untuk mengendalikan massa. Para pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor LeMan sambil meneriakkan slogan-slogan seperti &amp;quot;gigi ganti gigi, darah ganti darah, balas dendam, balas dendam&amp;quot;.&#13;
&#13;
Seorang koresponden kantor berita Agence France-Presse (AFP) melaporkan melihat peluru karet dan gas air mata ditembakkan untuk membubarkan massa.&#13;
&#13;
Menteri Kehakiman Turki mengatakan bahwa kantor kejaksaan umum telah memulai penyelidikan atas &amp;quot;penghinaan terhadap nilai-nilai agama di depan umum&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karikatur atau bentuk representasi visual apa pun terhadap Nabi kita tidak hanya merusak nilai-nilai agama kita, tetapi juga merusak kedamaian masyarakat,&amp;quot; tulis Yilmaz Tunc di X, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langkah hukum yang diperlukan akan segera diambil&amp;quot; terhadap jurnalis LeMan, tambahnya.&#13;
&#13;
Yerlikaya juga membagikan video empat karyawan yang ditangkap atas &amp;quot;gambar yang keji&amp;quot;.&#13;
&#13;
Surat perintah penangkapan juga telah dikeluarkan untuk anggota manajemen senior majalah lainnya.&#13;
&#13;
Permintaan Maaf dan Klarifikasi LeMan&#13;
&#13;
Gambar kartun tersebut telah muncul di media sosial, yang memperlihatkan dua karakter bersayap melayang di langit di atas kota yang dikepung.&#13;
&#13;
Salah satu karakter digambarkan berkata, &amp;quot;Salam sejahtera bagimu, aku Muhammad&amp;quot;, dan yang lainnya menjawab, &amp;quot;Salam sejahtera bagimu, aku Musa&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
LeMan meminta maaf kepada &amp;quot;para pembaca yang bermaksud baik yang merasa terluka&amp;quot; tetapi membela karyanya dan menolak tuduhan bahwa kartun tersebut merupakan penggambaran Muhammad SAW.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kartunis tersebut ingin menggambarkan kebenaran kaum Muslim yang tertindas dengan menggambarkan seorang Muslim yang dibunuh oleh Israel, dan ia tidak pernah bermaksud untuk menghina nilai-nilai agama,&amp;quot; katanya dalam sebuah pernyataan di X.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak menerima noda yang ditimpakan kepada kami karena tidak ada penggambaran Nabi kami. Anda pasti sangat jahat menafsirkan kartun itu dengan cara seperti ini.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pemimpin redaksi LeMan Tuncay Akgun, yang saat ini berada di Paris, mengatakan kepada AFP bahwa karyanya telah disalahartikan dan majalah itu &amp;quot;tidak akan pernah mengambil risiko seperti itu&amp;quot;.&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa reaksi keras itu memiliki &amp;quot;kesamaan dengan Charlie Hebdo&amp;quot; yang &amp;quot;sangat disengaja dan sangat mengkhawatirkan&amp;quot;, merujuk pada serangan tahun 2015 terhadap majalah satir Prancis itu setelah menerbitkan karikatur Nabi Muhammad.&#13;
&#13;
Kantor Charlie Hebdo diserbu oleh orang-orang bersenjata yang menewaskan 12 orang dan merupakan salah satu krisis keamanan terburuk dalam sejarah Prancis.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
