<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AHY: SBY Pilih Jalur Seni, Tidak Lagi Berada di Lingkungan Pengambil Kebijakan</title><description>SBY kata AHY saat ini tak lagi berada di lingkungan pengambil kebijakan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/02/337/3151941/ahy-sby-pilih-jalur-seni-tidak-lagi-berada-di-lingkungan-pengambil-kebijakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/02/337/3151941/ahy-sby-pilih-jalur-seni-tidak-lagi-berada-di-lingkungan-pengambil-kebijakan"/><item><title>AHY: SBY Pilih Jalur Seni, Tidak Lagi Berada di Lingkungan Pengambil Kebijakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/02/337/3151941/ahy-sby-pilih-jalur-seni-tidak-lagi-berada-di-lingkungan-pengambil-kebijakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/02/337/3151941/ahy-sby-pilih-jalur-seni-tidak-lagi-berada-di-lingkungan-pengambil-kebijakan</guid><pubDate>Rabu 02 Juli 2025 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/02/337/3151941/ahy-5rGA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AHY: SBY Pilih Jalur Seni, Tidak Lagi Berada di Lingkungan Pengambil Kebijakan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/02/337/3151941/ahy-5rGA_large.jpg</image><title>AHY: SBY Pilih Jalur Seni, Tidak Lagi Berada di Lingkungan Pengambil Kebijakan</title></images><description>JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meluncurkan video musik berjudul &amp;quot;Save Our World&amp;quot; sebagai bentuk seruan penyelamatan bumi dari kerusakan lingkungan, di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025) malam.&#13;
&#13;
Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Direktur The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, karya dari SBY ini sebagai ajakan kepada seluruh pihak untuk berbuat sesuatu menyelamatkan bumi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lagu ini adalah ciptaan Pak SBY yang syarat akan pesan moral dan ajakan untuk do something. Sebuah call to action,&amp;rdquo; kata AHY dalam sambutannya&#13;
&#13;
SBY kata AHY, saat ini tak lagi berada di lingkungan pengambil kebijakan. Ia menuturkan, SBY memilih jalur seni untuk memberikan semangat atau pesan kepada publik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang jelas, kini, apalagi setelah Pak SBY tidak lagi berada dalam kebijakan publik, tidak lagi memimpin negeri, beliau memilih jalan seni sebagai saluran pesan-pesan dan saluran untuk terus menyemangati generasi penerus,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut beliau, seni adalah bahasa jiwa dan musik adalah bahasa universal yang menyentuh dimana politik kadang gagal menjangkau. Karena lagu dapat menembus sekat-sekat perbedaan identitas, suku, agama, bangsa, juga perbedaan ideologi dan pilihan politik,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, lagu &amp;lsquo;Save Our World&amp;rsquo; mengajak seluruh pihak untuk terlibat langsung untuk menjaga iklim.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lagu &amp;lsquo;Save Our World&amp;rsquo; mengajak kita tidak sekedar untuk prihatin atau sekedar berempati tetapi ini adalah sebuah panggilan untuk kita terlibat bersatu dalam aksi nyata,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, lagu tersebut pertama kali hadir dalam versi Bahasa Indonesia berjudul &amp;quot;Untuk Bumi Kita&amp;quot; yang dinyanyikan oleh Sandhy Sondoro dan diaransemen oleh Erwin Gutawa.&#13;
&#13;
Tak lama kemudian, pada tahun 2013, lagu ini juga dirilis dalam versi Bahasa Inggris dengan judul &amp;quot;Save Our World&amp;quot;, dibawakan oleh penyanyi Amerika Serikat, Jeffrey Pescetto, dengan aransemen musik dari Jeff Lorber.&#13;
&#13;
Kedua versi ini membawa pesan yang sama: bahwa bumi kita sedang menghadapi ancaman dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, lagu &amp;quot;Save Our World&amp;quot; hadir dalam bentuk video musik baru. Diaransemen secara segar oleh musisi Tohpati, diproduksi oleh The Yudhoyono Institute, dan digarap secara sinematis oleh DossGuaVA XR Studio.&#13;
&#13;
Versi terbaru ini melibatkan 35 penyanyi lintas generasi dan genre. Sosok-sosok legendaris seperti (Almh) Titiek Puspa, Ernie Djohan, Titiek Sandhora, hingga musisi populer seperti Yuni Shara, Andy/rif, dan Sandhy Sondoro turut menyuarakan kepedulian terhadap bumi kita. Untuk pertama kalinya pula, empat rapper - Saykoji, Toton Caribo, Ayuenstar, dan PB Glas - berkolaborasi dalam satu bagian lagu ini, menambah warna dan semangat baru dalam penyampaian pesan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meluncurkan video musik berjudul &amp;quot;Save Our World&amp;quot; sebagai bentuk seruan penyelamatan bumi dari kerusakan lingkungan, di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025) malam.&#13;
&#13;
Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Direktur The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, karya dari SBY ini sebagai ajakan kepada seluruh pihak untuk berbuat sesuatu menyelamatkan bumi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lagu ini adalah ciptaan Pak SBY yang syarat akan pesan moral dan ajakan untuk do something. Sebuah call to action,&amp;rdquo; kata AHY dalam sambutannya&#13;
&#13;
SBY kata AHY, saat ini tak lagi berada di lingkungan pengambil kebijakan. Ia menuturkan, SBY memilih jalur seni untuk memberikan semangat atau pesan kepada publik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang jelas, kini, apalagi setelah Pak SBY tidak lagi berada dalam kebijakan publik, tidak lagi memimpin negeri, beliau memilih jalan seni sebagai saluran pesan-pesan dan saluran untuk terus menyemangati generasi penerus,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut beliau, seni adalah bahasa jiwa dan musik adalah bahasa universal yang menyentuh dimana politik kadang gagal menjangkau. Karena lagu dapat menembus sekat-sekat perbedaan identitas, suku, agama, bangsa, juga perbedaan ideologi dan pilihan politik,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, lagu &amp;lsquo;Save Our World&amp;rsquo; mengajak seluruh pihak untuk terlibat langsung untuk menjaga iklim.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lagu &amp;lsquo;Save Our World&amp;rsquo; mengajak kita tidak sekedar untuk prihatin atau sekedar berempati tetapi ini adalah sebuah panggilan untuk kita terlibat bersatu dalam aksi nyata,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, lagu tersebut pertama kali hadir dalam versi Bahasa Indonesia berjudul &amp;quot;Untuk Bumi Kita&amp;quot; yang dinyanyikan oleh Sandhy Sondoro dan diaransemen oleh Erwin Gutawa.&#13;
&#13;
Tak lama kemudian, pada tahun 2013, lagu ini juga dirilis dalam versi Bahasa Inggris dengan judul &amp;quot;Save Our World&amp;quot;, dibawakan oleh penyanyi Amerika Serikat, Jeffrey Pescetto, dengan aransemen musik dari Jeff Lorber.&#13;
&#13;
Kedua versi ini membawa pesan yang sama: bahwa bumi kita sedang menghadapi ancaman dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, lagu &amp;quot;Save Our World&amp;quot; hadir dalam bentuk video musik baru. Diaransemen secara segar oleh musisi Tohpati, diproduksi oleh The Yudhoyono Institute, dan digarap secara sinematis oleh DossGuaVA XR Studio.&#13;
&#13;
Versi terbaru ini melibatkan 35 penyanyi lintas generasi dan genre. Sosok-sosok legendaris seperti (Almh) Titiek Puspa, Ernie Djohan, Titiek Sandhora, hingga musisi populer seperti Yuni Shara, Andy/rif, dan Sandhy Sondoro turut menyuarakan kepedulian terhadap bumi kita. Untuk pertama kalinya pula, empat rapper - Saykoji, Toton Caribo, Ayuenstar, dan PB Glas - berkolaborasi dalam satu bagian lagu ini, menambah warna dan semangat baru dalam penyampaian pesan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
