<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dedi Mulyadi: Ganti Nama RSUD Tak Ganggu Anggaran, Tak Perlu Libatkan DPRD!</title><description>Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, perubahan nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih tidak perlu melalui pembahasan dengan DPRD. Alasannya, kebijakan tersebut tidak berdampak terhadap keuangan daerah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/02/525/3152159/dedi-mulyadi-ganti-nama-rsud-tak-ganggu-anggaran-tak-perlu-libatkan-dprd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/02/525/3152159/dedi-mulyadi-ganti-nama-rsud-tak-ganggu-anggaran-tak-perlu-libatkan-dprd"/><item><title>Dedi Mulyadi: Ganti Nama RSUD Tak Ganggu Anggaran, Tak Perlu Libatkan DPRD!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/02/525/3152159/dedi-mulyadi-ganti-nama-rsud-tak-ganggu-anggaran-tak-perlu-libatkan-dprd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/02/525/3152159/dedi-mulyadi-ganti-nama-rsud-tak-ganggu-anggaran-tak-perlu-libatkan-dprd</guid><pubDate>Rabu 02 Juli 2025 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/02/525/3152159/gubernur_jawa_barat_dedi_mulyadi-0GJt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/02/525/3152159/gubernur_jawa_barat_dedi_mulyadi-0GJt_large.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, perubahan nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih tidak perlu melalui pembahasan dengan DPRD. Alasannya, kebijakan tersebut tidak berdampak terhadap keuangan daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nama nggak ada kaitannya dengan biaya, cuma ganti nama. Itu cuma SK,&amp;rdquo; kata Dedi usai meresmikan rute baru penerbangan Susi Air Bandung-Yogyakarta, di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (2/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Dedi, karena tidak melibatkan anggaran, maka tak ada kewajiban untuk berkonsultasi dengan legislatif. &amp;ldquo;Kalau penamaan kan nggak ada problem (Tidak di bicarakan ke DPRD). Nama tidak berpengaruh pada anggaran,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, jika pergantian nama rumah sakit, dilakukan atas dasar pendekatan kebahasaan dan psikologis masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, Kata Welas Asih dinilai lebih akrab dan mudah dimengerti publik ketimbang Al Ihsan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Orang Sunda lebih dekat dengan istilah welas asih. Lebih mudah dipahami,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyebut, nama lama Al Ihsan juga menyimpan rekam jejak sejarah yang tidak ingin diungkit kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Al Ihsan itu punya memori panjang. Kita coba bangun ulang citranya dengan brand baru,&amp;rdquo; kata Dedi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah pergantian nama, Dedi menyebut jika Pemprov Jabar akan menargetkan peningkatan layanan RSUD Welas Asih agar setara dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dalam dua tahun mendatang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sudah bicara dengan Menkes, rumah sakit ini akan ditingkatkan setara RSHS,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan salah satu rumah sakit milik Provinsi Jawa Barat yang terletak di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung akan berganti nama menjadi Rumah Sakit Welas Asih.&#13;
&#13;
Perubahan nama ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang diteken pada 19 Juni 2025.&#13;
&#13;
Ahli Pertama Hukum RSUD Al-Ihsan, Zidney Fahmidyan, menyampaikan bahwa saat ini proses perubahan nama masih dalam tahap 30%. Plang nama rumah sakit pun belum diganti karena masih dalam tahap persiapan administrasi dan teknis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk keputusan Gubernur sudah ada sejak 19 Juni. Proses internalnya saat ini sudah 30 persen, tinggal penyempurnaan di tingkat pelaksanaan,&amp;rdquo; kata Zidney saat ditemui di RSUD Al-Ihsan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Zidney, alasan perubahan nama rumah sakit adalah untuk mengangkat kearifan budaya lokal Sunda. Jika sebelumnya RSUD Al-Ihsan dikenal dengan nuansa keislaman, nama Welas Asih dinilai lebih mencerminkan nilai budaya Sunda sekaligus tetap mengandung makna religius.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Welas Asih itu artinya kasih sayang atau belas kasih sesuai harapan Pak Gubernur. Ini kita ambil pak Gubernur itu sejalan juga dengan makna dua nama Allah dalam Asmaul Husna, Ar-Rahman dan Ar-Rahim yaitu kasih sayang,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, perubahan nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih tidak perlu melalui pembahasan dengan DPRD. Alasannya, kebijakan tersebut tidak berdampak terhadap keuangan daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nama nggak ada kaitannya dengan biaya, cuma ganti nama. Itu cuma SK,&amp;rdquo; kata Dedi usai meresmikan rute baru penerbangan Susi Air Bandung-Yogyakarta, di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (2/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Dedi, karena tidak melibatkan anggaran, maka tak ada kewajiban untuk berkonsultasi dengan legislatif. &amp;ldquo;Kalau penamaan kan nggak ada problem (Tidak di bicarakan ke DPRD). Nama tidak berpengaruh pada anggaran,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, jika pergantian nama rumah sakit, dilakukan atas dasar pendekatan kebahasaan dan psikologis masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, Kata Welas Asih dinilai lebih akrab dan mudah dimengerti publik ketimbang Al Ihsan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Orang Sunda lebih dekat dengan istilah welas asih. Lebih mudah dipahami,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyebut, nama lama Al Ihsan juga menyimpan rekam jejak sejarah yang tidak ingin diungkit kembali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Al Ihsan itu punya memori panjang. Kita coba bangun ulang citranya dengan brand baru,&amp;rdquo; kata Dedi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah pergantian nama, Dedi menyebut jika Pemprov Jabar akan menargetkan peningkatan layanan RSUD Welas Asih agar setara dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dalam dua tahun mendatang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sudah bicara dengan Menkes, rumah sakit ini akan ditingkatkan setara RSHS,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan salah satu rumah sakit milik Provinsi Jawa Barat yang terletak di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung akan berganti nama menjadi Rumah Sakit Welas Asih.&#13;
&#13;
Perubahan nama ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang diteken pada 19 Juni 2025.&#13;
&#13;
Ahli Pertama Hukum RSUD Al-Ihsan, Zidney Fahmidyan, menyampaikan bahwa saat ini proses perubahan nama masih dalam tahap 30%. Plang nama rumah sakit pun belum diganti karena masih dalam tahap persiapan administrasi dan teknis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk keputusan Gubernur sudah ada sejak 19 Juni. Proses internalnya saat ini sudah 30 persen, tinggal penyempurnaan di tingkat pelaksanaan,&amp;rdquo; kata Zidney saat ditemui di RSUD Al-Ihsan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Zidney, alasan perubahan nama rumah sakit adalah untuk mengangkat kearifan budaya lokal Sunda. Jika sebelumnya RSUD Al-Ihsan dikenal dengan nuansa keislaman, nama Welas Asih dinilai lebih mencerminkan nilai budaya Sunda sekaligus tetap mengandung makna religius.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Welas Asih itu artinya kasih sayang atau belas kasih sesuai harapan Pak Gubernur. Ini kita ambil pak Gubernur itu sejalan juga dengan makna dua nama Allah dalam Asmaul Husna, Ar-Rahman dan Ar-Rahim yaitu kasih sayang,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
