<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelompok Hak Asasi Muslim AS Kutuk Serangan Israel yang Menewaskan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza</title><description>Council on American-Islamic Relations (CAIR), kelompok hak asasi Muslim dan Arab yang berbasis di Amerika Serikat,  mengecam serangan Israel yang menewaskan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, Marwan al-Sultan dan anggota keluarganya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/03/18/3152227/kelompok-hak-asasi-muslim-as-kutuk-serangan-israel-yang-menewaskan-direktur-rumah-sakit-indonesia-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/03/18/3152227/kelompok-hak-asasi-muslim-as-kutuk-serangan-israel-yang-menewaskan-direktur-rumah-sakit-indonesia-di-gaza"/><item><title>Kelompok Hak Asasi Muslim AS Kutuk Serangan Israel yang Menewaskan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/03/18/3152227/kelompok-hak-asasi-muslim-as-kutuk-serangan-israel-yang-menewaskan-direktur-rumah-sakit-indonesia-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/03/18/3152227/kelompok-hak-asasi-muslim-as-kutuk-serangan-israel-yang-menewaskan-direktur-rumah-sakit-indonesia-di-gaza</guid><pubDate>Kamis 03 Juli 2025 06:14 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/03/18/3152227/direktur_rs_indonesia_di_gaza_dokter_marwan_al_sultan-afkO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur RS Indonesia di Gaza Dokter Marwan Al Sultan (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/03/18/3152227/direktur_rs_indonesia_di_gaza_dokter_marwan_al_sultan-afkO_large.jpg</image><title>Direktur RS Indonesia di Gaza Dokter Marwan Al Sultan (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
WASHINGTON - Council on American-Islamic Relations (CAIR), kelompok hak asasi Muslim dan Arab yang berbasis di Amerika Serikat, &amp;nbsp;mengecam serangan Israel yang menewaskan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, Marwan al-Sultan dan anggota keluarganya.&#13;
&#13;
Kelompok hak asasi ini mengatakan, bahwa pasukan Israel secara sistematis telah menargetkan pekerja medis dan infrastruktur kesehatan di Gaza selama perang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengutuk keras pembunuhan pemerintah Israel terhadap Marwan Al-Sultan, direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, bersama keluarganya,&amp;quot; kata direktur Edward Ahmed Mitchell, seperti dikutip dari aljazeera, Kamis (3/7/2025).&#13;
&#13;
Mitchell menegaskan, organisasi medis di Amerika Serikat dan di seluruh dunia memiliki kewajiban moral untuk mengutuk genosida pemerintah Israel di Gaza, terutama penargetan sistematis terhadap dokter, perawat, dan rumah sakit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pasukan Israel sengaja menargetkan staf medis dan mengubah zona distribusi bantuan menjadi lokasi eksekusi agar Gaza tidak dapat dihuni. Asosiasi medis harus mengakhiri kebungkaman mereka,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dr. Marwan al-Sultan meninggal dunia bersama anggota keluarganya dalam serangan udara Israel, yang menghantam kediamannya, di kawasan Tal al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza, Rabu (2/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan penuh duka yang mendalam, saya sampaikan berita yang memilukan tentang gugurnya dr. Marwan Sultan dan keluarganya, setelah terjadi serangan langsung di rumah mereka,&amp;rdquo; ujar relawan lokal MER-C, seperti dikutip dari akun instagram MER-C Indonesia.&#13;
&#13;
Diketahui, Dr. Marwan al-Sultan merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, khususnya selama masa-masa krisis kemanusiaan yang berkepanjangan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi rekan-rekan sejawat, tetapi juga bagi para pasien dan seluruh masyarakat Gaza yang mengenalnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
WASHINGTON - Council on American-Islamic Relations (CAIR), kelompok hak asasi Muslim dan Arab yang berbasis di Amerika Serikat, &amp;nbsp;mengecam serangan Israel yang menewaskan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, Marwan al-Sultan dan anggota keluarganya.&#13;
&#13;
Kelompok hak asasi ini mengatakan, bahwa pasukan Israel secara sistematis telah menargetkan pekerja medis dan infrastruktur kesehatan di Gaza selama perang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengutuk keras pembunuhan pemerintah Israel terhadap Marwan Al-Sultan, direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, bersama keluarganya,&amp;quot; kata direktur Edward Ahmed Mitchell, seperti dikutip dari aljazeera, Kamis (3/7/2025).&#13;
&#13;
Mitchell menegaskan, organisasi medis di Amerika Serikat dan di seluruh dunia memiliki kewajiban moral untuk mengutuk genosida pemerintah Israel di Gaza, terutama penargetan sistematis terhadap dokter, perawat, dan rumah sakit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pasukan Israel sengaja menargetkan staf medis dan mengubah zona distribusi bantuan menjadi lokasi eksekusi agar Gaza tidak dapat dihuni. Asosiasi medis harus mengakhiri kebungkaman mereka,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dr. Marwan al-Sultan meninggal dunia bersama anggota keluarganya dalam serangan udara Israel, yang menghantam kediamannya, di kawasan Tal al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza, Rabu (2/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan penuh duka yang mendalam, saya sampaikan berita yang memilukan tentang gugurnya dr. Marwan Sultan dan keluarganya, setelah terjadi serangan langsung di rumah mereka,&amp;rdquo; ujar relawan lokal MER-C, seperti dikutip dari akun instagram MER-C Indonesia.&#13;
&#13;
Diketahui, Dr. Marwan al-Sultan merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, khususnya selama masa-masa krisis kemanusiaan yang berkepanjangan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi rekan-rekan sejawat, tetapi juga bagi para pasien dan seluruh masyarakat Gaza yang mengenalnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
