<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Basarnas Perluas Area Pencarian Usai 14 Jam Tenggelamnya KMP Tunu Pratama, 30 Orang Masih Hilang</title><description>Memasuki 14 jam sejak insiden tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas terus mengintensifkan operasi pencarian dan evakuasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/03/519/3152362/basarnas-perluas-area-pencarian-usai-14-jam-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-30-orang-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/03/519/3152362/basarnas-perluas-area-pencarian-usai-14-jam-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-30-orang-masih-hilang"/><item><title>Basarnas Perluas Area Pencarian Usai 14 Jam Tenggelamnya KMP Tunu Pratama, 30 Orang Masih Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/03/519/3152362/basarnas-perluas-area-pencarian-usai-14-jam-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-30-orang-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/03/519/3152362/basarnas-perluas-area-pencarian-usai-14-jam-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-30-orang-masih-hilang</guid><pubDate>Kamis 03 Juli 2025 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Dwinarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/03/519/3152362/basarnas_perluas_area_pencarian_usai_14_jam_tenggelamnya_kmp_tunu_pratama_30_orang_masih_hilang-SIa2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Basarnas Perluas Area Pencarian Usai 14 Jam Tenggelamnya KMP Tunu Pratama, 30 Orang Masih Hilang (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/03/519/3152362/basarnas_perluas_area_pencarian_usai_14_jam_tenggelamnya_kmp_tunu_pratama_30_orang_masih_hilang-SIa2_large.jpg</image><title>Basarnas Perluas Area Pencarian Usai 14 Jam Tenggelamnya KMP Tunu Pratama, 30 Orang Masih Hilang (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memasuki 14 jam sejak insiden tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas terus mengintensifkan operasi pencarian dan evakuasi. Hingga Rabu (3/7/2025), sebanyak 15 kapal dikerahkan untuk menyisir area laut dan pesisir pantai. Sebanyak 30 orang masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa operasi dibagi dalam beberapa sektor karena luasnya cakupan area. Dalam tahap awal, penyisiran dilakukan di radius 6 nautical mile dari titik tenggelam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun setelah beberapa korban ditemukan di luar area tersebut, Basarnas memperluas cakupan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami fokuskan evakuasi di permukaan air terlebih dahulu. Kapal tenggelam dalam kondisi penuh, jadi kami tidak menutup kemungkinan ada korban yang masih terjebak di dalam kapal,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Basarnas juga meminta kerja sama dari para nelayan dan kapal-kapal penyeberangan lain yang melintasi jalur Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk untuk turut membantu memantau jika melihat keberadaan korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lalu lintas di Selat Bali sangat padat. Kami minta bantuan semua pihak yang melintas untuk ikut melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran yang terus diperluas. Pada enam jam pertama, tim SAR menyisir radius 6 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal. Namun setelah ditemukannya sejumlah korban di luar radius tersebut, area pencarian diperluas lebih jauh.&#13;
&#13;
Hingga kini, puluhan korban berhasil ditemukan selamat, beberapa lainnya dalam kondisi meninggal dunia, dan puluhan masih dinyatakan hilang. Evakuasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh penumpang kapal berhasil ditemukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
(Dwinarto)&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memasuki 14 jam sejak insiden tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas terus mengintensifkan operasi pencarian dan evakuasi. Hingga Rabu (3/7/2025), sebanyak 15 kapal dikerahkan untuk menyisir area laut dan pesisir pantai. Sebanyak 30 orang masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa operasi dibagi dalam beberapa sektor karena luasnya cakupan area. Dalam tahap awal, penyisiran dilakukan di radius 6 nautical mile dari titik tenggelam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun setelah beberapa korban ditemukan di luar area tersebut, Basarnas memperluas cakupan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami fokuskan evakuasi di permukaan air terlebih dahulu. Kapal tenggelam dalam kondisi penuh, jadi kami tidak menutup kemungkinan ada korban yang masih terjebak di dalam kapal,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Basarnas juga meminta kerja sama dari para nelayan dan kapal-kapal penyeberangan lain yang melintasi jalur Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk untuk turut membantu memantau jika melihat keberadaan korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lalu lintas di Selat Bali sangat padat. Kami minta bantuan semua pihak yang melintas untuk ikut melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran yang terus diperluas. Pada enam jam pertama, tim SAR menyisir radius 6 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal. Namun setelah ditemukannya sejumlah korban di luar radius tersebut, area pencarian diperluas lebih jauh.&#13;
&#13;
Hingga kini, puluhan korban berhasil ditemukan selamat, beberapa lainnya dalam kondisi meninggal dunia, dan puluhan masih dinyatakan hilang. Evakuasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh penumpang kapal berhasil ditemukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
(Dwinarto)&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
