<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan Deras, 11 Desa di 5 Kecamatan Buton Utara Sultra Kebanjiran</title><description>Bencana banjir merendam 11 desa di 5 Kecamatan, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat 4 Juli 2025 imbas hujan dengan intensitas tinggi. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/05/340/3152959/diguyur-hujan-deras-11-desa-di-5-kecamatan-buton-utara-sultra-kebanjiran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/05/340/3152959/diguyur-hujan-deras-11-desa-di-5-kecamatan-buton-utara-sultra-kebanjiran"/><item><title>Diguyur Hujan Deras, 11 Desa di 5 Kecamatan Buton Utara Sultra Kebanjiran</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/05/340/3152959/diguyur-hujan-deras-11-desa-di-5-kecamatan-buton-utara-sultra-kebanjiran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/05/340/3152959/diguyur-hujan-deras-11-desa-di-5-kecamatan-buton-utara-sultra-kebanjiran</guid><pubDate>Sabtu 05 Juli 2025 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/05/340/3152959/banjir_di_5_kecamatan_buton_utara_sultra-3qyS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di 5 Kecamatan Buton Utara Sultra (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/05/340/3152959/banjir_di_5_kecamatan_buton_utara_sultra-3qyS_large.jpg</image><title>Banjir di 5 Kecamatan Buton Utara Sultra (foto: dok BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan bencana banjir merendam 11 desa di 5 Kecamatan, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat 4 Juli 2025 imbas hujan dengan intensitas tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bencana melanda 620 KK (3.073 jiwa). Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan di lapangan,&amp;quot; ucap Abdul Muhari, Sabtu (5/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan kerugian material tercatat rumah terdampak 620 unit, akses terdampak 2 titik, talud rusak 4 unit dan bangunan pengamanan pantai 4 titik,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Ia menekankan pada hari yang sama, banjir di sebagian wilayah mulai surut, sementara daerah lain masih tergenang meskipun volumenya menurun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang membuat Desa Puspasari, Citeureup terendam banjir pada Jumat 4 Juli 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebanyak 45 KK (180 jiwa) terdampak. Tidak ada laporan adanya korban jiwa akibat kejadian tersebut. Warga bergotong royong untuk membersihkan material sampah dan lumpur yang terbawa banjir,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Abdul mengatakan dalam mengantisipasi bahaya hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor, warga diharapkan untuk selalu memonitor prakiraan cuaca dan kondisi struktur tanah di sekitar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sumber informasi resmi terkait peringatan dini cuaca dan gerakan tanah. Pada bahaya geologi, BNPB mengharapkan pemerintah daerah dan warga untuk selalu mewaspadainya, mengingat ini dapat terjadi sewaktu-waktu, seperti erupsi gunung api dan gempa bumi,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan bencana banjir merendam 11 desa di 5 Kecamatan, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat 4 Juli 2025 imbas hujan dengan intensitas tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bencana melanda 620 KK (3.073 jiwa). Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan di lapangan,&amp;quot; ucap Abdul Muhari, Sabtu (5/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedangkan kerugian material tercatat rumah terdampak 620 unit, akses terdampak 2 titik, talud rusak 4 unit dan bangunan pengamanan pantai 4 titik,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Ia menekankan pada hari yang sama, banjir di sebagian wilayah mulai surut, sementara daerah lain masih tergenang meskipun volumenya menurun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang membuat Desa Puspasari, Citeureup terendam banjir pada Jumat 4 Juli 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebanyak 45 KK (180 jiwa) terdampak. Tidak ada laporan adanya korban jiwa akibat kejadian tersebut. Warga bergotong royong untuk membersihkan material sampah dan lumpur yang terbawa banjir,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Abdul mengatakan dalam mengantisipasi bahaya hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor, warga diharapkan untuk selalu memonitor prakiraan cuaca dan kondisi struktur tanah di sekitar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sumber informasi resmi terkait peringatan dini cuaca dan gerakan tanah. Pada bahaya geologi, BNPB mengharapkan pemerintah daerah dan warga untuk selalu mewaspadainya, mengingat ini dapat terjadi sewaktu-waktu, seperti erupsi gunung api dan gempa bumi,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
