<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Berpotensi Tenggelamkan Jakarta? Begini Penjelasan BMKG</title><description>Banjir mengepung sejumlah titik di Jakarta usai diguyur hujan lebat sejak Minggu malam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153294/banjir-berpotensi-tenggelamkan-jakarta-begini-penjelasan-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153294/banjir-berpotensi-tenggelamkan-jakarta-begini-penjelasan-bmkg"/><item><title>Banjir Berpotensi Tenggelamkan Jakarta? Begini Penjelasan BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153294/banjir-berpotensi-tenggelamkan-jakarta-begini-penjelasan-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153294/banjir-berpotensi-tenggelamkan-jakarta-begini-penjelasan-bmkg</guid><pubDate>Senin 07 Juli 2025 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/07/338/3153294/bmkg-g2B9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andri Ramadhani/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/07/338/3153294/bmkg-g2B9_large.jpg</image><title>Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andri Ramadhani/Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Banjir mengepung sejumlah titik di Jakarta usai diguyur hujan lebat sejak Minggu malam. Muncul pertanyaan publik terkait potensi tenggelamnya Jakarta di masa depan. Bagaimana penjelasannya?&#13;
&#13;
Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andri Ramadhani mengatakan potensi Jakarta tenggelam perlu kajian mendalam dan multidimensi. Naiknya air laut tidak menjadi faktor utama Jakarta tenggelam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertanyaan sering diutarakan, ada potensi Jakarta tenggelam. Tentu tidak hanya faktor-faktor kenaikan tinggi muka air laut. Ada faktor-faktor lain multidimensi,&amp;rdquo; kata Andri saat konferensi pers secara virtual, Senin (7/7/2025).&#13;
&#13;
Intinya masyarakat tidak abai bahwa potensi cuaca ekstrem semakin nyata di depan mata. Intensitas dan frekuensinya semakin sering. Kesiapsiagaan serta penguatan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting.&#13;
&#13;
BMKG terus memonitoring dan berkoordinasi dengan pemerintah DKI Jakarta secara realtime mengenai prospek cuaca bulanan hingga skala jam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi itu perlu kajian yang lebih mendalam dan tentunya juga tidak terjadi secara tiba-tiba ya. Tentunya perlu upaya-upaya yang dari sekarang untuk mengantisipasi hal tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir mengepung sejumlah titik di Jakarta usai diguyur hujan lebat sejak Minggu malam. Muncul pertanyaan publik terkait potensi tenggelamnya Jakarta di masa depan. Bagaimana penjelasannya?&#13;
&#13;
Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andri Ramadhani mengatakan potensi Jakarta tenggelam perlu kajian mendalam dan multidimensi. Naiknya air laut tidak menjadi faktor utama Jakarta tenggelam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertanyaan sering diutarakan, ada potensi Jakarta tenggelam. Tentu tidak hanya faktor-faktor kenaikan tinggi muka air laut. Ada faktor-faktor lain multidimensi,&amp;rdquo; kata Andri saat konferensi pers secara virtual, Senin (7/7/2025).&#13;
&#13;
Intinya masyarakat tidak abai bahwa potensi cuaca ekstrem semakin nyata di depan mata. Intensitas dan frekuensinya semakin sering. Kesiapsiagaan serta penguatan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting.&#13;
&#13;
BMKG terus memonitoring dan berkoordinasi dengan pemerintah DKI Jakarta secara realtime mengenai prospek cuaca bulanan hingga skala jam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi itu perlu kajian yang lebih mendalam dan tentunya juga tidak terjadi secara tiba-tiba ya. Tentunya perlu upaya-upaya yang dari sekarang untuk mengantisipasi hal tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
