<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Kebon Pala Mengeluh Sekarang Banjirnya Bulanan, Bukan Tahunan</title><description>Wilayah RW 05 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153306/warga-kebon-pala-mengeluh-sekarang-banjirnya-bulanan-bukan-tahunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153306/warga-kebon-pala-mengeluh-sekarang-banjirnya-bulanan-bukan-tahunan"/><item><title>Warga Kebon Pala Mengeluh Sekarang Banjirnya Bulanan, Bukan Tahunan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153306/warga-kebon-pala-mengeluh-sekarang-banjirnya-bulanan-bukan-tahunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153306/warga-kebon-pala-mengeluh-sekarang-banjirnya-bulanan-bukan-tahunan</guid><pubDate>Senin 07 Juli 2025 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/07/338/3153306/banjir-6wFA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua RT 13/RW 05, Kampung Melayu, Sanusi/Foto: Jonathan Simanjuntak-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/07/338/3153306/banjir-6wFA_large.jpg</image><title>Ketua RT 13/RW 05, Kampung Melayu, Sanusi/Foto: Jonathan Simanjuntak-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Wilayah RW 05 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Kini jadwalnya bergeser karena hampir setiap bulan dihampiri banjir.&#13;
&#13;
Ketua RT 13/RW 05, Kampung Melayu, Sanusi menjelaskan sejak 2020 banjir di pemukimannya semakin sering terjadi. Banjir yang biasanya melanda tahunan kini malah sebulan sekali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah jenuh juga. Sekarang sudah bukan banjir tahunan lagi, hampir setiap bulan,&amp;quot; kata Sanusi saat ditemui, Senin (7/7/2025).&#13;
&#13;
Apabila hujan terjadi di kawasan Bogor atau Depok, ratusan warganya sudah khawatir air Kali Ciliwung akan meluap. Genangan air di pemukimannya bahkan bisa mencapai dua meter&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana hujan di sana (Depok atau Bogor), pasti banjir (di Kebon Pala),&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyebab meluapnya Kali Ciliwung akibat normalisasi tidak maksimal. Aliran kali yang tersendat dirasanya membuat pemukimannya terus banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kan masih menunggu janji-janji gubernur sebelumnya. Saat ini Pak Pramono pun menjanjikan. Kita tunggu saja normalisasinya,&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan okezone di lokasi pada pukul 12.00 WIB, ketinggian air sudah menurun. Genangan air masih memperlihatkan ketinggian 50 cm.&#13;
&#13;
Sementara, warga-warga mulai mencicil untuk membersihkan rumah-rumahnya. Mereka terlihat mendorong bekas-bekas air dan lumpur yang masih berada di dalam rumah.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wilayah RW 05 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Kini jadwalnya bergeser karena hampir setiap bulan dihampiri banjir.&#13;
&#13;
Ketua RT 13/RW 05, Kampung Melayu, Sanusi menjelaskan sejak 2020 banjir di pemukimannya semakin sering terjadi. Banjir yang biasanya melanda tahunan kini malah sebulan sekali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah jenuh juga. Sekarang sudah bukan banjir tahunan lagi, hampir setiap bulan,&amp;quot; kata Sanusi saat ditemui, Senin (7/7/2025).&#13;
&#13;
Apabila hujan terjadi di kawasan Bogor atau Depok, ratusan warganya sudah khawatir air Kali Ciliwung akan meluap. Genangan air di pemukimannya bahkan bisa mencapai dua meter&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana hujan di sana (Depok atau Bogor), pasti banjir (di Kebon Pala),&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyebab meluapnya Kali Ciliwung akibat normalisasi tidak maksimal. Aliran kali yang tersendat dirasanya membuat pemukimannya terus banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kan masih menunggu janji-janji gubernur sebelumnya. Saat ini Pak Pramono pun menjanjikan. Kita tunggu saja normalisasinya,&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan okezone di lokasi pada pukul 12.00 WIB, ketinggian air sudah menurun. Genangan air masih memperlihatkan ketinggian 50 cm.&#13;
&#13;
Sementara, warga-warga mulai mencicil untuk membersihkan rumah-rumahnya. Mereka terlihat mendorong bekas-bekas air dan lumpur yang masih berada di dalam rumah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
