<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampakan Ratusan Pengungsi Banjir Kebon Pala Jaktim, Gelar Tikar di Selasar Sekolah</title><description>Ratusan warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mengungsi usai rumahnya terendam banjir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153329/penampakan-ratusan-pengungsi-banjir-kebon-pala-jaktim-gelar-tikar-di-selasar-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153329/penampakan-ratusan-pengungsi-banjir-kebon-pala-jaktim-gelar-tikar-di-selasar-sekolah"/><item><title>Penampakan Ratusan Pengungsi Banjir Kebon Pala Jaktim, Gelar Tikar di Selasar Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153329/penampakan-ratusan-pengungsi-banjir-kebon-pala-jaktim-gelar-tikar-di-selasar-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/07/338/3153329/penampakan-ratusan-pengungsi-banjir-kebon-pala-jaktim-gelar-tikar-di-selasar-sekolah</guid><pubDate>Senin 07 Juli 2025 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/07/338/3153329/pengungsi_banjir-8YcD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi banjir Kebon Pala, Jakarta Timur (Foto: Jonathan S/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/07/338/3153329/pengungsi_banjir-8YcD_large.jpg</image><title>Pengungsi banjir Kebon Pala, Jakarta Timur (Foto: Jonathan S/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ratusan warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mengungsi usai rumahnya terendam banjir. Mereka mengungsi ke Gedung SDN 01/02 Kampung Melayu.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, Senin (7/7/2025) hingga pukul 13.00 WIB, masih banyak warga yang terlihat mengungsi. Didominasi ibu-ibu, balita, hingga lansia, mereka tampak memadati selasar sekolah.&#13;
&#13;
Warga menggunakan alas seadanya untuk beristirahat, seperti tikar. Ruangan toilet sekolah pun dimanfaatkan untuk mandi. Total selama banjir berlangsung, 179 warga memilih mengungsi di tempat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Totalnya ada 179 jiwa, termasuk lansia dan balita lebih dari 50 orang,&amp;rdquo; kata Eliya, salah satu warga, Senin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Eliya menyebut warga telah mendapatkan bantuan berupa makanan siap saji atau nasi boks. Ia juga memastikan akses layanan kesehatan sudah diberikan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelayanan kesehatan sudah ada, termasuk bantuan pampers dan biskuit buat mereka,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Eliya memilih mengungsi karena rumahnya terendam banjir setinggi 2 meter. Biasanya warga akan pulang setelah air benar-benar surut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti rencananya (kembali ke rumah) untuk bersihin lumpur kalau sudah surut total,&amp;rdquo; ujar Eliya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ratusan warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mengungsi usai rumahnya terendam banjir. Mereka mengungsi ke Gedung SDN 01/02 Kampung Melayu.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, Senin (7/7/2025) hingga pukul 13.00 WIB, masih banyak warga yang terlihat mengungsi. Didominasi ibu-ibu, balita, hingga lansia, mereka tampak memadati selasar sekolah.&#13;
&#13;
Warga menggunakan alas seadanya untuk beristirahat, seperti tikar. Ruangan toilet sekolah pun dimanfaatkan untuk mandi. Total selama banjir berlangsung, 179 warga memilih mengungsi di tempat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Totalnya ada 179 jiwa, termasuk lansia dan balita lebih dari 50 orang,&amp;rdquo; kata Eliya, salah satu warga, Senin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Eliya menyebut warga telah mendapatkan bantuan berupa makanan siap saji atau nasi boks. Ia juga memastikan akses layanan kesehatan sudah diberikan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelayanan kesehatan sudah ada, termasuk bantuan pampers dan biskuit buat mereka,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Eliya memilih mengungsi karena rumahnya terendam banjir setinggi 2 meter. Biasanya warga akan pulang setelah air benar-benar surut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti rencananya (kembali ke rumah) untuk bersihin lumpur kalau sudah surut total,&amp;rdquo; ujar Eliya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
