<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelakar Menhan kepada ST Burhanuddin: Kita Diundang Jaksa Agung Dalam Keadaan Aman</title><description>Sjafrie sempat berkelakar saat diminta berbicara di Kejaksaan Agung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3153968/kelakar-menhan-kepada-st-burhanuddin-kita-diundang-jaksa-agung-dalam-keadaan-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3153968/kelakar-menhan-kepada-st-burhanuddin-kita-diundang-jaksa-agung-dalam-keadaan-aman"/><item><title>Kelakar Menhan kepada ST Burhanuddin: Kita Diundang Jaksa Agung Dalam Keadaan Aman</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3153968/kelakar-menhan-kepada-st-burhanuddin-kita-diundang-jaksa-agung-dalam-keadaan-aman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3153968/kelakar-menhan-kepada-st-burhanuddin-kita-diundang-jaksa-agung-dalam-keadaan-aman</guid><pubDate>Rabu 09 Juli 2025 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/09/337/3153968/menhan-DUbN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Riyan Rizki Roshali-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/09/337/3153968/menhan-DUbN_large.jpg</image><title> Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Riyan Rizki Roshali-Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri kegiatan penyerahan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). Sjafrie sempat berkelakar saat diminta berbicara.&#13;
&#13;
Sjafrie mengapresiasi capaian Satgas PKH yang berhasil menguasai kembali lahan seluas 2,09 juta hektare dari kawasan hutan selama Februari-Juni 2025. Undangan &amp;quot;panggilan&amp;quot; ke Kejagung kali ini terasa berbeda dari biasanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam kaitan PKH ini suasana kebatinan berbeda, Pak JA (Jaksa Agung ST Burhanuddin-red). Biasanya orang kalau diundang Kejaksaan Agung suasana kebatinan tidak aman. Tetapi pada hari ini, seperti yang terlihat suasana sumringah,&amp;rdquo; kata Menhan disambut gelak tawa tamu yang hadir, Rabu (9/7/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, kehadiran sejumlah pejabat yang masuk dalam Satgas PKH kali ini adalah untuk menyampaikan hasil dari kerja keras menuntaskan target dari Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para hadirin sekalian, suasana kita diundang oleh Pak Jaksa Agung dalam keadaan aman. Kenapa aman? Karena hasil kerja Satgas PKH ini sangat mempunyai arti bagi negara kita,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi mungkin masih ada satu bagian lagi, Bapak harus mengundang kita lagi agar supaya memenuhi target yang diinginkan oleh Bapak Presiden,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, target dari Satgas PKH adalah untuk menguasai total 3 juta hektare lahan. Sehingga capaian ini telah menjadi progres yang signifikan sebagai bentuk kerja sama multidimensi demi menyelamatkan kepentingan nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang sudah kita tunggu-tunggu sejak bertahun-tahun lamanya, yang sampai saat ini baru kita capai hasil yang kita harapkan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) telah menguasai kembali lahan seluas 2,09 juta hektare selama Februari hingga Juni 2025.&#13;
&#13;
Ketua Pelaksana Satgas PKH RI, Febrie Adriansyah, mengatakan penguasaan kembali lahan itu dilakukan secara dua tahap. Rinciannya, 1,01 juta hektare pada tahap I selama periode Februari&amp;ndash;Maret 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada tahap satu, seluas 1.019.000 hektare, periode bulan Februari sampai dengan Maret 2025,&amp;rdquo; kata Febrie saat memaparkannya di Gedung Utama Kejagung, Rabu (9/7/2025).&#13;
&#13;
Febrie menjelaskan, pada tahap I itu penguasaan dilakukan di sembilan provinsi dan 369 korporasi. Sedangkan pada tahap II, dilakukan penguasaan pada lahan seluas 1,07 juta hektare di 12 provinsi dan 315 perusahaan selama periode April&amp;ndash;Juni 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total, luasan kawasan hutan yang telah ditertibkan melalui kegiatan penguasaan kembali adalah 2.092.393,53 hektare,&amp;quot; ujar dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri kegiatan penyerahan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). Sjafrie sempat berkelakar saat diminta berbicara.&#13;
&#13;
Sjafrie mengapresiasi capaian Satgas PKH yang berhasil menguasai kembali lahan seluas 2,09 juta hektare dari kawasan hutan selama Februari-Juni 2025. Undangan &amp;quot;panggilan&amp;quot; ke Kejagung kali ini terasa berbeda dari biasanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam kaitan PKH ini suasana kebatinan berbeda, Pak JA (Jaksa Agung ST Burhanuddin-red). Biasanya orang kalau diundang Kejaksaan Agung suasana kebatinan tidak aman. Tetapi pada hari ini, seperti yang terlihat suasana sumringah,&amp;rdquo; kata Menhan disambut gelak tawa tamu yang hadir, Rabu (9/7/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, kehadiran sejumlah pejabat yang masuk dalam Satgas PKH kali ini adalah untuk menyampaikan hasil dari kerja keras menuntaskan target dari Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para hadirin sekalian, suasana kita diundang oleh Pak Jaksa Agung dalam keadaan aman. Kenapa aman? Karena hasil kerja Satgas PKH ini sangat mempunyai arti bagi negara kita,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi mungkin masih ada satu bagian lagi, Bapak harus mengundang kita lagi agar supaya memenuhi target yang diinginkan oleh Bapak Presiden,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, target dari Satgas PKH adalah untuk menguasai total 3 juta hektare lahan. Sehingga capaian ini telah menjadi progres yang signifikan sebagai bentuk kerja sama multidimensi demi menyelamatkan kepentingan nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang sudah kita tunggu-tunggu sejak bertahun-tahun lamanya, yang sampai saat ini baru kita capai hasil yang kita harapkan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) telah menguasai kembali lahan seluas 2,09 juta hektare selama Februari hingga Juni 2025.&#13;
&#13;
Ketua Pelaksana Satgas PKH RI, Febrie Adriansyah, mengatakan penguasaan kembali lahan itu dilakukan secara dua tahap. Rinciannya, 1,01 juta hektare pada tahap I selama periode Februari&amp;ndash;Maret 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada tahap satu, seluas 1.019.000 hektare, periode bulan Februari sampai dengan Maret 2025,&amp;rdquo; kata Febrie saat memaparkannya di Gedung Utama Kejagung, Rabu (9/7/2025).&#13;
&#13;
Febrie menjelaskan, pada tahap I itu penguasaan dilakukan di sembilan provinsi dan 369 korporasi. Sedangkan pada tahap II, dilakukan penguasaan pada lahan seluas 1,07 juta hektare di 12 provinsi dan 315 perusahaan selama periode April&amp;ndash;Juni 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total, luasan kawasan hutan yang telah ditertibkan melalui kegiatan penguasaan kembali adalah 2.092.393,53 hektare,&amp;quot; ujar dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
