<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemhan Ajukan Tambahan Anggaran 2026 Rp184 Triliun untuk Memenuhi Kebutuhan Prioritas</title><description>Kemhan mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2026 kepada Komisi I DPR RI.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3154026/kemhan-ajukan-tambahan-anggaran-2026-rp184-triliun-untuk-memenuhi-kebutuhan-prioritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3154026/kemhan-ajukan-tambahan-anggaran-2026-rp184-triliun-untuk-memenuhi-kebutuhan-prioritas"/><item><title>Kemhan Ajukan Tambahan Anggaran 2026 Rp184 Triliun untuk Memenuhi Kebutuhan Prioritas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3154026/kemhan-ajukan-tambahan-anggaran-2026-rp184-triliun-untuk-memenuhi-kebutuhan-prioritas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/09/337/3154026/kemhan-ajukan-tambahan-anggaran-2026-rp184-triliun-untuk-memenuhi-kebutuhan-prioritas</guid><pubDate>Rabu 09 Juli 2025 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/09/337/3154026/sjafrie-1v5w_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Felldy Utama-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/09/337/3154026/sjafrie-1v5w_large.jpg</image><title>Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Felldy Utama-Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2026 kepada Komisi I DPR RI. Usulan itu disampaikan dalam rapat pembahasan mengenai anggaran secara tertutup.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut dilaporkan rencana kebutuhan anggaran tahun 2026. Menurut pagu indikatif yang diberikan Menteri Keuangan, masih memerlukan tambahan anggaran untuk dapat memenuhi kebutuhan prioritas sangat penting.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rp184 triliun (tambahan anggaran yang diajukan),&amp;rdquo; kata Menhan usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).&#13;
&#13;
Kekurangan anggaran itu nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan kekuatan, kesejahteraan personel, dan perawatan alutsista yang digunakan TNI. Kemudian digunakan oleh masing-masing Markas Besar angkatan.&#13;
&#13;
Oleh karenanya, kekurangan anggaran ini sudah disampaikan kepada Komisi I DPR dan nantinya akan dilanjutkan kepada Badan Anggaran (Banggar). Menhan berharap, usulan tambahan ini tentunya bisa menjadi pertimbangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mudah-mudahan ini bisa menjadi pertimbangan bagi mereka bahwa harga kedaulatan itu sangat mahal. Ini tidak bisa kita bandingkan dengan membeli suatu peralatan militer, ini sangat mahal untuk menjamin kedaulatan negara,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2026 kepada Komisi I DPR RI. Usulan itu disampaikan dalam rapat pembahasan mengenai anggaran secara tertutup.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut dilaporkan rencana kebutuhan anggaran tahun 2026. Menurut pagu indikatif yang diberikan Menteri Keuangan, masih memerlukan tambahan anggaran untuk dapat memenuhi kebutuhan prioritas sangat penting.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rp184 triliun (tambahan anggaran yang diajukan),&amp;rdquo; kata Menhan usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).&#13;
&#13;
Kekurangan anggaran itu nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan kekuatan, kesejahteraan personel, dan perawatan alutsista yang digunakan TNI. Kemudian digunakan oleh masing-masing Markas Besar angkatan.&#13;
&#13;
Oleh karenanya, kekurangan anggaran ini sudah disampaikan kepada Komisi I DPR dan nantinya akan dilanjutkan kepada Badan Anggaran (Banggar). Menhan berharap, usulan tambahan ini tentunya bisa menjadi pertimbangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mudah-mudahan ini bisa menjadi pertimbangan bagi mereka bahwa harga kedaulatan itu sangat mahal. Ini tidak bisa kita bandingkan dengan membeli suatu peralatan militer, ini sangat mahal untuk menjamin kedaulatan negara,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
