<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Periksa CCTV untuk Ungkap Misteri Kematian Diplomat Kemlu</title><description>Hal ini untuk menelusuri penyebab kematian korban.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153796/polisi-periksa-cctv-untuk-ungkap-misteri-kematian-diplomat-kemlu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153796/polisi-periksa-cctv-untuk-ungkap-misteri-kematian-diplomat-kemlu"/><item><title>Polisi Periksa CCTV untuk Ungkap Misteri Kematian Diplomat Kemlu</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153796/polisi-periksa-cctv-untuk-ungkap-misteri-kematian-diplomat-kemlu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153796/polisi-periksa-cctv-untuk-ungkap-misteri-kematian-diplomat-kemlu</guid><pubDate>Rabu 09 Juli 2025 04:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/09/338/3153796/pembunuhan-ZWDH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Periksa CCTV untuk Ungkap Misteri Kematian Diplomat Kemlu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/09/338/3153796/pembunuhan-ZWDH_large.jpg</image><title>Polisi Periksa CCTV untuk Ungkap Misteri Kematian Diplomat Kemlu</title></images><description>JAKARTA- Polisi memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi meningggalnya Diplomat Kemlu, ADP (39) di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Hal ini untuk menelusuri penyebab kematian korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah ada dua yang sudah diperiksa (CCTV), cuma masih belum, masih biasa lah gambarannya,&amp;rdquo; ujar Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, kepada wartawan, Selasa (8/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena kan kebetulan CCTV nya kan masih pakai MMC atau memory card yang langsung dari kameranya,&amp;quot;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenazah korban saat ini sedang dilakukan autopsi di rumah sakit dan saat ini istri korban sudah berada di Jakarta. Namun, polisi belum memeriksa istri korban lantaran masih dalam suasana duka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah tiba (di Jakarta) tadi sore, tapi kita juga hanya sebatas tanyakan identitas istrinya saja. Kalau untuk pemeriksaan dalam kita juga paham, masih belum bisa diperiksa,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Soal rekaman CCTV di lokasi, polisi sudah mengamankannya dan masih didalami. Polisi juga masih mencari rekaman CCTV lainnya yang ada di sekitar lokasi kejadian meninggalnya Diplomat Kemlu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita masih periksa terus, periksa satu-satu karena kan terpotong ya. Bukan yang CCTV, yang recorder gitu,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti dompet, identitas korban, bantal, hingga pakaian dari lokasi kejadian. Selain itu, ada pula kantongan plastik dan lilitan lakban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kantongan plastik dan lilitan lakban itu, dompet ya identitas korban. Bantal dan mungkin sarung celananya, pakaian yang digunakan pada saat kelihatan di CCTV,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Polisi memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi meningggalnya Diplomat Kemlu, ADP (39) di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Hal ini untuk menelusuri penyebab kematian korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah ada dua yang sudah diperiksa (CCTV), cuma masih belum, masih biasa lah gambarannya,&amp;rdquo; ujar Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, kepada wartawan, Selasa (8/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena kan kebetulan CCTV nya kan masih pakai MMC atau memory card yang langsung dari kameranya,&amp;quot;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenazah korban saat ini sedang dilakukan autopsi di rumah sakit dan saat ini istri korban sudah berada di Jakarta. Namun, polisi belum memeriksa istri korban lantaran masih dalam suasana duka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah tiba (di Jakarta) tadi sore, tapi kita juga hanya sebatas tanyakan identitas istrinya saja. Kalau untuk pemeriksaan dalam kita juga paham, masih belum bisa diperiksa,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Soal rekaman CCTV di lokasi, polisi sudah mengamankannya dan masih didalami. Polisi juga masih mencari rekaman CCTV lainnya yang ada di sekitar lokasi kejadian meninggalnya Diplomat Kemlu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita masih periksa terus, periksa satu-satu karena kan terpotong ya. Bukan yang CCTV, yang recorder gitu,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti dompet, identitas korban, bantal, hingga pakaian dari lokasi kejadian. Selain itu, ada pula kantongan plastik dan lilitan lakban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kantongan plastik dan lilitan lakban itu, dompet ya identitas korban. Bantal dan mungkin sarung celananya, pakaian yang digunakan pada saat kelihatan di CCTV,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
