<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Fakta Tewasnya Diplomat Muda Kemlu, Kepala Dilakban hingga Misteri Sidik Jari</title><description>Seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39), ditemukan tewas di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153828/8-fakta-tewasnya-diplomat-muda-kemlu-kepala-dilakban-hingga-misteri-sidik-jari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153828/8-fakta-tewasnya-diplomat-muda-kemlu-kepala-dilakban-hingga-misteri-sidik-jari"/><item><title>8 Fakta Tewasnya Diplomat Muda Kemlu, Kepala Dilakban hingga Misteri Sidik Jari</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153828/8-fakta-tewasnya-diplomat-muda-kemlu-kepala-dilakban-hingga-misteri-sidik-jari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/09/338/3153828/8-fakta-tewasnya-diplomat-muda-kemlu-kepala-dilakban-hingga-misteri-sidik-jari</guid><pubDate>Rabu 09 Juli 2025 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/09/338/3153828/diplomat_muda_kemlu_ditemukan_tewas_di_kamar_kos-40Qf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Diplomat Muda Kemlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/09/338/3153828/diplomat_muda_kemlu_ditemukan_tewas_di_kamar_kos-40Qf_large.jpg</image><title> Diplomat Muda Kemlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos (foto: freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39), ditemukan tewas di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025.&#13;
&#13;
Saat ditemukan, jasad Arya Daru berada dalam kondisi sangat mengenaskan. Berikut sejumlah fakta yang terungkap:&#13;
&#13;
1. Ditemukan dengan Kondisi Kepala Terlilit Lakban&#13;
&#13;
Pria asal Jalan Munggur, Yogyakarta, yang menjabat sebagai diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kemlu, ditemukan tewas dengan wajah dan kepala penuh lilitan lakban.&#13;
&#13;
Pihak Kepolisian dari Polsek Menteng dan Polres Jakarta Pusat langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Proses identifikasi dan olah TKP segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polisi sedang mendalami kasus ini, memeriksa sejumlah saksi, serta menyita rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui siapa saja yang terakhir berinteraksi dengan korban,&amp;rdquo; ujar Iyarman Waruwu, salah satu kerabat korban, kepada wartawan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kronologi Penemuan Jasad Korban&#13;
&#13;
Penemuan jasad ADP bermula dari laporan sang istri yang kehilangan kontak dengan korban selama dua hari. Karena khawatir, ia meminta bantuan penjaga kos untuk memeriksa kamar suaminya.&#13;
&#13;
Saat kamar dibuka, Arya ditemukan sudah tidak bernyawa, dalam posisi telentang di atas kasur dan tubuhnya tertutup selimut. Kedua kakinya tampak terlipat, sementara kepala dan wajahnya dililit lakban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban terakhir kali terlihat dua hari lalu. Kami juga enggak dengar suara apa-apa dari kamarnya,&amp;rdquo; ungkap salah satu penghuni kos yang enggan disebut namanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Korban Kerap Tangani Isu WNI&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kami sampaikan, benar bahwa saudara ADP adalah seorang diplomat fungsional muda dari Kementerian Luar Negeri. Selama ini beliau bertugas menangani isu-isu WNI,&amp;rdquo; kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, Selasa (8/7/2025).&#13;
&#13;
Judha turut menyampaikan belasungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan. Penanganan kasus kematian korban sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.&#13;
&#13;
4. Polisi Periksa CCTV&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah ada dua CCTV yang kami periksa, tapi masih biasa saja gambarnya,&amp;rdquo; ujar Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena kebetulan CCTV-nya masih pakai MMC atau memory card langsung dari kameranya,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
5. Tidak Ada Barang yang Hilang&#13;
&#13;
Polisi maupun pihak rumah sakit masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk keperluan autopsi. Dari penyelidikan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada juga barang yang hilang,&amp;rdquo; kata Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Misteri Sidik Jari di Lakban yang Melilit Korban&#13;
&#13;
Polisi mengungkap bahwa terdapat sidik jari korban pada lakban yang melilit wajahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau dari olah TKP awal, masih kelihatan sidik jari si korban itu (di lakban),&amp;rdquo; ujar Rezha.&#13;
&#13;
Barang bukti lakban telah diamankan dan akan dibawa ke laboratorium untuk pendalaman lebih lanjut.&#13;
&#13;
7. Polisi Temukan Obat-obatan di Kosan Korban&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Menteng menyebut, polisi menemukan beberapa jenis obat ringan di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, beberapa obat seperti obat sakit kepala dan obat lambung, itu saja sih,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Namun, saat ditanya apakah korban memiliki riwayat penyakit tertentu, ia mengatakan masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat korban.&#13;
&#13;
Pihaknya juga belum bisa meminta keterangan secara lengkap dari istri dan rekan korban.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
8. Jasad Korban Diautopsi di RSCM&#13;
&#13;
Jenazah korban sedang diautopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sang istri telah tiba di Jakarta, namun belum dimintai keterangan karena masih dalam suasana duka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah tiba tadi sore, tapi kami baru menanyakan identitas beliau saja. Pemeriksaan mendalam belum kami lakukan karena memahami kondisi emosionalnya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Polisi juga masih mendalami rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian, guna mengungkap penyebab pasti kematian sang diplomat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39), ditemukan tewas di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025.&#13;
&#13;
Saat ditemukan, jasad Arya Daru berada dalam kondisi sangat mengenaskan. Berikut sejumlah fakta yang terungkap:&#13;
&#13;
1. Ditemukan dengan Kondisi Kepala Terlilit Lakban&#13;
&#13;
Pria asal Jalan Munggur, Yogyakarta, yang menjabat sebagai diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kemlu, ditemukan tewas dengan wajah dan kepala penuh lilitan lakban.&#13;
&#13;
Pihak Kepolisian dari Polsek Menteng dan Polres Jakarta Pusat langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Proses identifikasi dan olah TKP segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polisi sedang mendalami kasus ini, memeriksa sejumlah saksi, serta menyita rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui siapa saja yang terakhir berinteraksi dengan korban,&amp;rdquo; ujar Iyarman Waruwu, salah satu kerabat korban, kepada wartawan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kronologi Penemuan Jasad Korban&#13;
&#13;
Penemuan jasad ADP bermula dari laporan sang istri yang kehilangan kontak dengan korban selama dua hari. Karena khawatir, ia meminta bantuan penjaga kos untuk memeriksa kamar suaminya.&#13;
&#13;
Saat kamar dibuka, Arya ditemukan sudah tidak bernyawa, dalam posisi telentang di atas kasur dan tubuhnya tertutup selimut. Kedua kakinya tampak terlipat, sementara kepala dan wajahnya dililit lakban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban terakhir kali terlihat dua hari lalu. Kami juga enggak dengar suara apa-apa dari kamarnya,&amp;rdquo; ungkap salah satu penghuni kos yang enggan disebut namanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Korban Kerap Tangani Isu WNI&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kami sampaikan, benar bahwa saudara ADP adalah seorang diplomat fungsional muda dari Kementerian Luar Negeri. Selama ini beliau bertugas menangani isu-isu WNI,&amp;rdquo; kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, Selasa (8/7/2025).&#13;
&#13;
Judha turut menyampaikan belasungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan. Penanganan kasus kematian korban sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.&#13;
&#13;
4. Polisi Periksa CCTV&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah ada dua CCTV yang kami periksa, tapi masih biasa saja gambarnya,&amp;rdquo; ujar Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena kebetulan CCTV-nya masih pakai MMC atau memory card langsung dari kameranya,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
5. Tidak Ada Barang yang Hilang&#13;
&#13;
Polisi maupun pihak rumah sakit masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk keperluan autopsi. Dari penyelidikan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada juga barang yang hilang,&amp;rdquo; kata Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Misteri Sidik Jari di Lakban yang Melilit Korban&#13;
&#13;
Polisi mengungkap bahwa terdapat sidik jari korban pada lakban yang melilit wajahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau dari olah TKP awal, masih kelihatan sidik jari si korban itu (di lakban),&amp;rdquo; ujar Rezha.&#13;
&#13;
Barang bukti lakban telah diamankan dan akan dibawa ke laboratorium untuk pendalaman lebih lanjut.&#13;
&#13;
7. Polisi Temukan Obat-obatan di Kosan Korban&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Menteng menyebut, polisi menemukan beberapa jenis obat ringan di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, beberapa obat seperti obat sakit kepala dan obat lambung, itu saja sih,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Namun, saat ditanya apakah korban memiliki riwayat penyakit tertentu, ia mengatakan masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat korban.&#13;
&#13;
Pihaknya juga belum bisa meminta keterangan secara lengkap dari istri dan rekan korban.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
8. Jasad Korban Diautopsi di RSCM&#13;
&#13;
Jenazah korban sedang diautopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sang istri telah tiba di Jakarta, namun belum dimintai keterangan karena masih dalam suasana duka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah tiba tadi sore, tapi kami baru menanyakan identitas beliau saja. Pemeriksaan mendalam belum kami lakukan karena memahami kondisi emosionalnya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Polisi juga masih mendalami rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian, guna mengungkap penyebab pasti kematian sang diplomat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
