<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&amp;lrm;Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Diplomat Muda Kemlu yang Kepalanya Dilakban</title><description>Diketahui, pria 39 tahun itu tewas dengan kondisi kepala dililit lakban.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/510/3153989/lrm-tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-diplomat-muda-kemlu-yang-kepalanya-dilakban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/09/510/3153989/lrm-tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-diplomat-muda-kemlu-yang-kepalanya-dilakban"/><item><title>&amp;lrm;Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Diplomat Muda Kemlu yang Kepalanya Dilakban</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/09/510/3153989/lrm-tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-diplomat-muda-kemlu-yang-kepalanya-dilakban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/09/510/3153989/lrm-tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-diplomat-muda-kemlu-yang-kepalanya-dilakban</guid><pubDate>Rabu 09 Juli 2025 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Yohanes Demo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/09/510/3153989/pembunuhan-ygGm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Diplomat Muda Kemlu/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/09/510/3153989/pembunuhan-ygGm_large.jpg</image><title>Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Diplomat Muda Kemlu/Okezone</title></images><description>&amp;lrm;BANTUL &amp;ndash; Kedatangan jenazah Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) disambut dengan isak tangis keluarga setibanya di rumah duka di Jalan Munggur, Jomblang, Karangbendo, Banguntapan, Bantul, Rabu (9/7/2025) sore.&#13;
&#13;
Diketahui, pria 39 tahun itu&amp;nbsp;tewas dengan kondisi kepala dililit lakban&amp;nbsp;di sebuah indekos di Menteng, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;lrm;Pantauan Okezone di lokasi, jenazah tiba sekitar pukul 15.38 WIB diantar menggunakan kendaraan ambulans. Sejumlah kendaraan turut mengiringi kedatangan jenazah.&#13;
&#13;
&amp;lrm;Setibanya di rumah duka, jenazah langsung dibawa untuk disemayamkan. Terlihat puluhan pelayat yang berdesakan berebut menyolatkan almarhum.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain kerabat dan rekan sejawat, karangan bunga dari Fisipol UGM juga terlihat di sekitar rumah duka.&#13;
&#13;
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sunten. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari rumah duka.&#13;
&#13;
&amp;lrm;Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi mengatakan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sidik jari pada lakban yang melilit di wajah korban.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk pemeriksaan yang sisa lakbannya dan sidik jarinya segala macam yang tertempel,&amp;quot; kata&amp;nbsp;Kompol Rezha Rahandhi.&#13;
&#13;
Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Mereka yang diminta keterangannya di antaranya adalah Istri hingga penjaga kos.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah sekitar empat sih empatan. Tetangga kosnya, yang membuka paksa itu penjaga kos, Istri korban sama satu lagi pemilik kos,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&amp;lrm;BANTUL &amp;ndash; Kedatangan jenazah Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) disambut dengan isak tangis keluarga setibanya di rumah duka di Jalan Munggur, Jomblang, Karangbendo, Banguntapan, Bantul, Rabu (9/7/2025) sore.&#13;
&#13;
Diketahui, pria 39 tahun itu&amp;nbsp;tewas dengan kondisi kepala dililit lakban&amp;nbsp;di sebuah indekos di Menteng, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;lrm;Pantauan Okezone di lokasi, jenazah tiba sekitar pukul 15.38 WIB diantar menggunakan kendaraan ambulans. Sejumlah kendaraan turut mengiringi kedatangan jenazah.&#13;
&#13;
&amp;lrm;Setibanya di rumah duka, jenazah langsung dibawa untuk disemayamkan. Terlihat puluhan pelayat yang berdesakan berebut menyolatkan almarhum.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain kerabat dan rekan sejawat, karangan bunga dari Fisipol UGM juga terlihat di sekitar rumah duka.&#13;
&#13;
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sunten. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari rumah duka.&#13;
&#13;
&amp;lrm;Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi mengatakan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sidik jari pada lakban yang melilit di wajah korban.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk pemeriksaan yang sisa lakbannya dan sidik jarinya segala macam yang tertempel,&amp;quot; kata&amp;nbsp;Kompol Rezha Rahandhi.&#13;
&#13;
Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Mereka yang diminta keterangannya di antaranya adalah Istri hingga penjaga kos.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah sekitar empat sih empatan. Tetangga kosnya, yang membuka paksa itu penjaga kos, Istri korban sama satu lagi pemilik kos,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
