<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompolnas Minta Bareskrim Segera Umumkan Kesimpulan Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi</title><description>Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Bareskrim Polri segera mengumumkan kesimpulan hasil gelar perkara khusus kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154152/kompolnas-minta-bareskrim-segera-umumkan-kesimpulan-gelar-perkara-khusus-ijazah-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154152/kompolnas-minta-bareskrim-segera-umumkan-kesimpulan-gelar-perkara-khusus-ijazah-jokowi"/><item><title>Kompolnas Minta Bareskrim Segera Umumkan Kesimpulan Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154152/kompolnas-minta-bareskrim-segera-umumkan-kesimpulan-gelar-perkara-khusus-ijazah-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154152/kompolnas-minta-bareskrim-segera-umumkan-kesimpulan-gelar-perkara-khusus-ijazah-jokowi</guid><pubDate>Kamis 10 Juli 2025 08:47 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/10/337/3154152/polri-IzJ5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim Polri (Foto: Dok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/10/337/3154152/polri-IzJ5_large.jpg</image><title>Bareskrim Polri (Foto: Dok)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Bareskrim Polri segera mengumumkan kesimpulan hasil gelar perkara khusus kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gelar perkara khusus tersebut digelar kemarin, Rabu 9 Juli 2025.&#13;
&#13;
Kompolnas menjadi salah satu pihak yang diundang dalam gelar perkara khusus terkait kasus tudingan ijazah palsu Jokowi di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 9 Juli 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mewanti-wanti dan berharap kesimpulan ini jangan terlalu lama untuk diumumkan, karena prosesnya sudah baik,&amp;quot; kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, dikutip Kamis (10/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Anam, proses gelar perkara yang mengundang pihak pelapor, terlapor, ahli, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM), DPR, Kompolnas, hingga Ombudsman ini sudah cukup lengkap dengan sejumlah pandangan-pandangan yang komprehensif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini artinya sudah ada pendalaman dan sebagainya, tinggal memang menarik kesimpulan, walaupun masing-masing peserta gelar sudah memberikan pandangan, tinggal disusun,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Anam mengatakan, pihak UGM juga sudah membeberkan semua tudingan yang dilontarkan pelapor, mulai dari font, foto, logo, dan lain-lain. &amp;quot;Jadi ada beberapa pembanding, ya, ada tiga pembanding. Tapi sebenarnya banyak, hanya saja yang diambil tiga karena memang aturannya begitu,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, itu yang dicek pembandingnya tidak hanya soal ijazah tapi soal semua berkasnya. Jadi ada kurang lebih 19 sampai 20 item pembanding di situ. Sehingga kita bisa tahu ini, betul enggak,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Roy Suryo mengaku akan menunjukkan hasil analisis teknis setelah memeriksa ijazah Jokowi yang disebutnya palsu secara digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, saya bersama dokter Rismon nanti akan menjelaskan secara teknis. Intinya nanti akan saya sampaikan seperti ini, ini ringkasannya. Jadi, judulnya adalah analisis teknis ijazah dan skripsi 99,9% palsu,&amp;quot; kata Roy.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Bareskrim Polri segera mengumumkan kesimpulan hasil gelar perkara khusus kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gelar perkara khusus tersebut digelar kemarin, Rabu 9 Juli 2025.&#13;
&#13;
Kompolnas menjadi salah satu pihak yang diundang dalam gelar perkara khusus terkait kasus tudingan ijazah palsu Jokowi di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 9 Juli 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mewanti-wanti dan berharap kesimpulan ini jangan terlalu lama untuk diumumkan, karena prosesnya sudah baik,&amp;quot; kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, dikutip Kamis (10/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Anam, proses gelar perkara yang mengundang pihak pelapor, terlapor, ahli, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM), DPR, Kompolnas, hingga Ombudsman ini sudah cukup lengkap dengan sejumlah pandangan-pandangan yang komprehensif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini artinya sudah ada pendalaman dan sebagainya, tinggal memang menarik kesimpulan, walaupun masing-masing peserta gelar sudah memberikan pandangan, tinggal disusun,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Anam mengatakan, pihak UGM juga sudah membeberkan semua tudingan yang dilontarkan pelapor, mulai dari font, foto, logo, dan lain-lain. &amp;quot;Jadi ada beberapa pembanding, ya, ada tiga pembanding. Tapi sebenarnya banyak, hanya saja yang diambil tiga karena memang aturannya begitu,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, itu yang dicek pembandingnya tidak hanya soal ijazah tapi soal semua berkasnya. Jadi ada kurang lebih 19 sampai 20 item pembanding di situ. Sehingga kita bisa tahu ini, betul enggak,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Roy Suryo mengaku akan menunjukkan hasil analisis teknis setelah memeriksa ijazah Jokowi yang disebutnya palsu secara digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, saya bersama dokter Rismon nanti akan menjelaskan secara teknis. Intinya nanti akan saya sampaikan seperti ini, ini ringkasannya. Jadi, judulnya adalah analisis teknis ijazah dan skripsi 99,9% palsu,&amp;quot; kata Roy.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
