<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jeritan Hati Hasto saat Bacakan Pledoi, Singgung Peristiwa Kudatuli hingga Orde Baru</title><description>Suara Hasto sempat lirih dan bergetar saat membacakan pleidoi itu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154286/jeritan-hati-hasto-saat-bacakan-pledoi-singgung-peristiwa-kudatuli-hingga-orde-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154286/jeritan-hati-hasto-saat-bacakan-pledoi-singgung-peristiwa-kudatuli-hingga-orde-baru"/><item><title>Jeritan Hati Hasto saat Bacakan Pledoi, Singgung Peristiwa Kudatuli hingga Orde Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154286/jeritan-hati-hasto-saat-bacakan-pledoi-singgung-peristiwa-kudatuli-hingga-orde-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/10/337/3154286/jeritan-hati-hasto-saat-bacakan-pledoi-singgung-peristiwa-kudatuli-hingga-orde-baru</guid><pubDate>Kamis 10 Juli 2025 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/10/337/3154286/hasto-VUX2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jeritan Hati Hasto saat Bacakan Pledoi, Singgung Peristiwa Kudatuli hingga Orde Baru</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/10/337/3154286/hasto-VUX2_large.jpg</image><title>Jeritan Hati Hasto saat Bacakan Pledoi, Singgung Peristiwa Kudatuli hingga Orde Baru</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Terdakwa kasus suap dan perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto membacakan nota pembelaan alias pleidoinya pada Kamis (10/7/2025). Suara Hasto sempat lirih dan bergetar saat membacakan pleidoi itu.&#13;
&#13;
Sekjen PDIP ini bercerita berkaitan dengan sejarah partai banteng hingga kemenangan tiga kali beruntun di Pemilu. Menurutnya, PDIP merupakan partai yang selalu bergerak demi kepentingan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apapun risikonya Partai terus memimpin pergerakan rakyat. Partai digerakkan oleh ide dan cita-cita bagi kemerdekaan agar keadilan dan kemakmuran rakyat dapat diwujudkan. Di dalam PDI Perjuangan selalu menyala dengan jiwa perjuangan,&amp;quot; kata Hasto.&#13;
&#13;
Hasto juga mengungkapkan rezim orde baru yang berkuasa selama 32 tahun. Bahkan, saat itu partai besutan Megawati Soekarno tersebut tertindas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam sejarahnya pula ketika rezim otoriter berkuasa selama 32 tahun lamanya, PDI berperan penting sebagai suluh demokrasi. PDI Perjuangan menjadi harapan rakyat tertindas dan wahana bagi suara-suara kritis,&amp;quot; ujar Hasto.&#13;
&#13;
Dia juga menceritakan momen PDIP sempat coba dihancurkan oleh dualisme dan campur tangan kekuasaan. Ia menyinggung momen Kudatuli atau peristiwa 27 Juli 1996.&#13;
&#13;
&amp;quot;PDI Perjuangan mencoba dihancurkan melalui dualisme kekuasaan dengan campur tangan negara secara langsung yang berujung pada peristiwa 27 Juli 1996 yang sebentar lagi akan kami peringati,&amp;quot; ungkap Hasto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasto lantas menyinggung PDIP yang berhasil memenangkan Pemilu selama tiga kali berturut-turut. Meski memenangkan Pemilu, Hasto tak menampik bahwa Pemilu 2024 merupakan ujian terberat yang pernah menerpa partai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024, PDI Perjuangan dipercaya rakyat sehingga dapat menang pemilu tiga kali berturut turut. Namun Pemilu 2024 adalah terberat dan benar-benar menguji daya tahan partai,&amp;quot; ujar Hasto sambil sesekali menjeda pembacaan pleidoi itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga menyinggung perkara hukum yang menyeretnya menjadi terdakwa. Ia menyebut bahwa perkara hukum yang menimpanya merupakan suatu ironi lantaran di sisi lain partainya masih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itulah rekayasa hukum yang terjadi ini sungguh suatu ironi di tengah tengah pengakuan rakyat yang tetap menempatkan PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu, meskipun menghadapi begitu banyak penyalagunaan kekuasaan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Terdakwa kasus suap dan perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto membacakan nota pembelaan alias pleidoinya pada Kamis (10/7/2025). Suara Hasto sempat lirih dan bergetar saat membacakan pleidoi itu.&#13;
&#13;
Sekjen PDIP ini bercerita berkaitan dengan sejarah partai banteng hingga kemenangan tiga kali beruntun di Pemilu. Menurutnya, PDIP merupakan partai yang selalu bergerak demi kepentingan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apapun risikonya Partai terus memimpin pergerakan rakyat. Partai digerakkan oleh ide dan cita-cita bagi kemerdekaan agar keadilan dan kemakmuran rakyat dapat diwujudkan. Di dalam PDI Perjuangan selalu menyala dengan jiwa perjuangan,&amp;quot; kata Hasto.&#13;
&#13;
Hasto juga mengungkapkan rezim orde baru yang berkuasa selama 32 tahun. Bahkan, saat itu partai besutan Megawati Soekarno tersebut tertindas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam sejarahnya pula ketika rezim otoriter berkuasa selama 32 tahun lamanya, PDI berperan penting sebagai suluh demokrasi. PDI Perjuangan menjadi harapan rakyat tertindas dan wahana bagi suara-suara kritis,&amp;quot; ujar Hasto.&#13;
&#13;
Dia juga menceritakan momen PDIP sempat coba dihancurkan oleh dualisme dan campur tangan kekuasaan. Ia menyinggung momen Kudatuli atau peristiwa 27 Juli 1996.&#13;
&#13;
&amp;quot;PDI Perjuangan mencoba dihancurkan melalui dualisme kekuasaan dengan campur tangan negara secara langsung yang berujung pada peristiwa 27 Juli 1996 yang sebentar lagi akan kami peringati,&amp;quot; ungkap Hasto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasto lantas menyinggung PDIP yang berhasil memenangkan Pemilu selama tiga kali berturut-turut. Meski memenangkan Pemilu, Hasto tak menampik bahwa Pemilu 2024 merupakan ujian terberat yang pernah menerpa partai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024, PDI Perjuangan dipercaya rakyat sehingga dapat menang pemilu tiga kali berturut turut. Namun Pemilu 2024 adalah terberat dan benar-benar menguji daya tahan partai,&amp;quot; ujar Hasto sambil sesekali menjeda pembacaan pleidoi itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga menyinggung perkara hukum yang menyeretnya menjadi terdakwa. Ia menyebut bahwa perkara hukum yang menimpanya merupakan suatu ironi lantaran di sisi lain partainya masih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itulah rekayasa hukum yang terjadi ini sungguh suatu ironi di tengah tengah pengakuan rakyat yang tetap menempatkan PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu, meskipun menghadapi begitu banyak penyalagunaan kekuasaan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
