<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Lengkap 18 Tersangka Korupsi Pertamina yang Jerat Raja Minyak Riza Chalid</title><description>Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan KKKS 2018??&quot;2023.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154450/daftar-lengkap-18-tersangka-korupsi-pertamina-yang-jerat-raja-minyak-riza-chalid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154450/daftar-lengkap-18-tersangka-korupsi-pertamina-yang-jerat-raja-minyak-riza-chalid"/><item><title>Daftar Lengkap 18 Tersangka Korupsi Pertamina yang Jerat Raja Minyak Riza Chalid</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154450/daftar-lengkap-18-tersangka-korupsi-pertamina-yang-jerat-raja-minyak-riza-chalid</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154450/daftar-lengkap-18-tersangka-korupsi-pertamina-yang-jerat-raja-minyak-riza-chalid</guid><pubDate>Jum'at 11 Juli 2025 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/11/337/3154450/korupsi-OIwT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi korupsi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/11/337/3154450/korupsi-OIwT_large.jpg</image><title>Ilustrasi korupsi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan KKKS 2018&amp;ndash;2023. Penetapan mereka menambah daftar panjang orang yang terjerat perkara rasuah tersebut.&#13;
&#13;
Dari penyidikan yang dilakukan Kejagung, total sudah ada 18 tersangka yang dijerat dalam kasus itu. Mereka bersama-sama melakukan pemufakatan jahat hingga menimbulkan kerugian negara mencapai Rp285.017.731.964.389 (Rp285 triliun).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;(Para tersangka ) melakukan intervensi kebijakan Tata Kelola PT Pertamina berupa memasukkan rencana kerja sama penyewaan Terminal BBM Merak yang pada saat itu PT Pertamina belum memerlukan tambahan penyimpanan Stok BBM,&amp;quot; ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Abdul Qohar, Kamis 10 Juli 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, mereka menghilangkan skema kepemilikan aset Terminal BBM Merak dalam kontrak kerja sama, serta menetapkan harga kontrak yang tinggi. Untuk Riza Chalid, belum dilakukan penahanan karena sedang berada di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk itu, kami sudah kerja sama dengan perwakilan kejaksaan Indonesia di luar negeri, khususnya di Singapura,&amp;quot; kata Qohar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyatakan, Pertamina menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat berwenang. Selain itu, akan bersikap kooperatif dan siap bekerja sama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertamina selalu menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung,&amp;rdquo; katanya, Jumat (11/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut daftar lengkap 18 tersangka:&#13;
&#13;
1. Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.&#13;
&#13;
2. Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock &amp;amp; Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.&#13;
&#13;
3. Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.&#13;
&#13;
4. Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat &amp;amp; Niaga PT Pertamina Patra Niaga.&#13;
&#13;
5. Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.&#13;
&#13;
6. Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.&#13;
&#13;
7. Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.&#13;
&#13;
8. Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa &amp;amp; PT Jenggala Maritim.&#13;
&#13;
9. Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim &amp;amp; Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.&#13;
&#13;
10. Alfian Nasution (AN) selaku VP Supply &amp;amp; Distribusi PT Pertamina (2011&amp;ndash;2015).&#13;
&#13;
11. Hanung Budya (HB) selaku Direktur Pemasaran &amp;amp; Niaga PT Pertamina (2014).&#13;
&#13;
12. Toto Nugroho (TN) selaku SVP Integrated Supply Chain PT Pertamina (2017&amp;ndash;2018).&#13;
&#13;
13. Dwi Sudarsono (DS) selaku VP Crude &amp;amp; Product Trading ISC PT Pertamina (2019&amp;ndash;2020).&#13;
&#13;
14. Martin Haendra Nata (MH) selaku Business Development Manager PT Trafigura Pte. Ltd.&#13;
&#13;
15. Hasto Wibowo (HW) selaku SVP Integrated Supply Chain (2018&amp;ndash;2020).&#13;
&#13;
16. Arif Sukmara (AS) selaku Direktur Gas, Petrochemical &amp;amp; New Business PT Pertamina International Shipping.&#13;
&#13;
17. Muhammad Riza Chalid (MRC) &amp;ndash; Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak dan PT Tangki Merak (status DPO, diduga berada di luar negeri).&#13;
&#13;
18. Indra Putra (IP) selaku Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan KKKS 2018&amp;ndash;2023. Penetapan mereka menambah daftar panjang orang yang terjerat perkara rasuah tersebut.&#13;
&#13;
Dari penyidikan yang dilakukan Kejagung, total sudah ada 18 tersangka yang dijerat dalam kasus itu. Mereka bersama-sama melakukan pemufakatan jahat hingga menimbulkan kerugian negara mencapai Rp285.017.731.964.389 (Rp285 triliun).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;(Para tersangka ) melakukan intervensi kebijakan Tata Kelola PT Pertamina berupa memasukkan rencana kerja sama penyewaan Terminal BBM Merak yang pada saat itu PT Pertamina belum memerlukan tambahan penyimpanan Stok BBM,&amp;quot; ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Abdul Qohar, Kamis 10 Juli 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, mereka menghilangkan skema kepemilikan aset Terminal BBM Merak dalam kontrak kerja sama, serta menetapkan harga kontrak yang tinggi. Untuk Riza Chalid, belum dilakukan penahanan karena sedang berada di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk itu, kami sudah kerja sama dengan perwakilan kejaksaan Indonesia di luar negeri, khususnya di Singapura,&amp;quot; kata Qohar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyatakan, Pertamina menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat berwenang. Selain itu, akan bersikap kooperatif dan siap bekerja sama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertamina selalu menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung,&amp;rdquo; katanya, Jumat (11/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut daftar lengkap 18 tersangka:&#13;
&#13;
1. Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.&#13;
&#13;
2. Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock &amp;amp; Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.&#13;
&#13;
3. Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.&#13;
&#13;
4. Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat &amp;amp; Niaga PT Pertamina Patra Niaga.&#13;
&#13;
5. Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.&#13;
&#13;
6. Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.&#13;
&#13;
7. Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.&#13;
&#13;
8. Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa &amp;amp; PT Jenggala Maritim.&#13;
&#13;
9. Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim &amp;amp; Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.&#13;
&#13;
10. Alfian Nasution (AN) selaku VP Supply &amp;amp; Distribusi PT Pertamina (2011&amp;ndash;2015).&#13;
&#13;
11. Hanung Budya (HB) selaku Direktur Pemasaran &amp;amp; Niaga PT Pertamina (2014).&#13;
&#13;
12. Toto Nugroho (TN) selaku SVP Integrated Supply Chain PT Pertamina (2017&amp;ndash;2018).&#13;
&#13;
13. Dwi Sudarsono (DS) selaku VP Crude &amp;amp; Product Trading ISC PT Pertamina (2019&amp;ndash;2020).&#13;
&#13;
14. Martin Haendra Nata (MH) selaku Business Development Manager PT Trafigura Pte. Ltd.&#13;
&#13;
15. Hasto Wibowo (HW) selaku SVP Integrated Supply Chain (2018&amp;ndash;2020).&#13;
&#13;
16. Arif Sukmara (AS) selaku Direktur Gas, Petrochemical &amp;amp; New Business PT Pertamina International Shipping.&#13;
&#13;
17. Muhammad Riza Chalid (MRC) &amp;ndash; Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak dan PT Tangki Merak (status DPO, diduga berada di luar negeri).&#13;
&#13;
18. Indra Putra (IP) selaku Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
