<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Diplomat Kemlu Arya Daru, Ternyata Pernah Jadi Saksi TPPO di Jepang</title><description>Meskipun demikian, Judha meminta publik untuk tidak menghubungkan perjalanan karier Arya di Kemlu dengan kematiannya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154649/kisah-diplomat-kemlu-arya-daru-ternyata-pernah-jadi-saksi-tppo-di-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154649/kisah-diplomat-kemlu-arya-daru-ternyata-pernah-jadi-saksi-tppo-di-jepang"/><item><title>Kisah Diplomat Kemlu Arya Daru, Ternyata Pernah Jadi Saksi TPPO di Jepang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154649/kisah-diplomat-kemlu-arya-daru-ternyata-pernah-jadi-saksi-tppo-di-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/11/337/3154649/kisah-diplomat-kemlu-arya-daru-ternyata-pernah-jadi-saksi-tppo-di-jepang</guid><pubDate>Jum'at 11 Juli 2025 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dilla Nur Fadhilah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/11/337/3154649/pembunuhan-qwQM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah Diplomat Kemlu Arya Daru, Ternyata Pernah Jadi Saksi TPPO di Jepang/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/11/337/3154649/pembunuhan-qwQM_large.jpg</image><title>Kisah Diplomat Kemlu Arya Daru, Ternyata Pernah Jadi Saksi TPPO di Jepang/ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kisah Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39), yang ternyata pernah jadi saksi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jepang, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone, Jumat (11/7/2025).&#13;
&#13;
Korban dikenal aktif di bidang perlindungan dan pemulangan warga negara Indonesia. Ia terlibat dalam upaya evakuasi WNI, termasuk anak-anak yang telantar di luar negeri, serta pemulangan dari negara-negara seperti Turki dan Iran.&#13;
&#13;
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan, Arya pernah menjadi saksi dalam kasus TPPO di Jepang. Namun dia memastikan, peristiwa itu tidak ada kaitan dengan kematian korban&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, Almarhum pernah menjadi saksi untuk kasus TPPO di Jepang. Kasusnya sudah lama dan sudah selesai,&amp;rdquo; ujar Judha di Bantul, beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Meskipun demikian, Judha meminta publik untuk tidak menghubungkan perjalanan karier Arya di Kemlu dengan kematiannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi itu jangan dikait-kaitkan. Kita menunggu hasil penyelidikan polisi, kita jangan berspekulasi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenazah Arya ditemukan di kos kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat &amp;nbsp;dengan kondisi yang mengenaskan terlilit lakban dan tubuh dibungkus selimut.&#13;
&#13;
Polisi telah menyelidiki petunjuk dari sistem smart lock kamar dan sidik jari lakban. Namun hingga kini penyebab kematiannya masih menjadi misteri.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kisah Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39), yang ternyata pernah jadi saksi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jepang, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone, Jumat (11/7/2025).&#13;
&#13;
Korban dikenal aktif di bidang perlindungan dan pemulangan warga negara Indonesia. Ia terlibat dalam upaya evakuasi WNI, termasuk anak-anak yang telantar di luar negeri, serta pemulangan dari negara-negara seperti Turki dan Iran.&#13;
&#13;
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan, Arya pernah menjadi saksi dalam kasus TPPO di Jepang. Namun dia memastikan, peristiwa itu tidak ada kaitan dengan kematian korban&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, Almarhum pernah menjadi saksi untuk kasus TPPO di Jepang. Kasusnya sudah lama dan sudah selesai,&amp;rdquo; ujar Judha di Bantul, beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Meskipun demikian, Judha meminta publik untuk tidak menghubungkan perjalanan karier Arya di Kemlu dengan kematiannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi itu jangan dikait-kaitkan. Kita menunggu hasil penyelidikan polisi, kita jangan berspekulasi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenazah Arya ditemukan di kos kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat &amp;nbsp;dengan kondisi yang mengenaskan terlilit lakban dan tubuh dibungkus selimut.&#13;
&#13;
Polisi telah menyelidiki petunjuk dari sistem smart lock kamar dan sidik jari lakban. Namun hingga kini penyebab kematiannya masih menjadi misteri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
