<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! 9 Wartawan Gadungan Peras Pasangan saat Check-in di Hotel</title><description>Ade menjelaskan modus dari kesembilan tersangka memeras korban. Pelaku menunggu di sekitaran hotel transit untuk mencari korban.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/12/338/3154785/duh-9-wartawan-gadungan-peras-pasangan-saat-check-in-di-hotel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/12/338/3154785/duh-9-wartawan-gadungan-peras-pasangan-saat-check-in-di-hotel"/><item><title>Duh! 9 Wartawan Gadungan Peras Pasangan saat Check-in di Hotel</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/12/338/3154785/duh-9-wartawan-gadungan-peras-pasangan-saat-check-in-di-hotel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/12/338/3154785/duh-9-wartawan-gadungan-peras-pasangan-saat-check-in-di-hotel</guid><pubDate>Sabtu 12 Juli 2025 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/12/338/3154785/pemerasan-swRM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tersangka Pemerasan/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/12/338/3154785/pemerasan-swRM_large.jpg</image><title>Ilustrasi Tersangka Pemerasan/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya menangkap sembilan orang komplotan wartawan gadungan yang melakukan pemerasan dan pengancaman kepada tamu hotel di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada hari Rabu tanggal 3 Juli 2025 tim Opsnal Subdit Umum Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tersangka FFT,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan Sabtu (12/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya tim melakukan pengembangan, tim kembali &amp;nbsp;berhasil mengamankan tersangka &amp;nbsp;AN, KMB, PS, EIH, AH, SFB, AC, AECB dan RMH,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Ade menjelaskan modus dari kesembilan tersangka memeras korban. Pelaku menunggu di sekitaran hotel transit untuk mencari korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah calon korban yang berpasangan keluar dari hotel, para pelaku kemudian mengikuti korban sampai di tempat tinggal atau kantor korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika korban sudah sampai di tujuan, para pelaku menghampiri korban dengan mengaku sebagai wartawan dan menuduh korban telah berbuat asusila di hotel,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya kata Ade, &amp;nbsp;pelaku memeras korban dengan cara mentransferkan uang agar informasi tersebut tidak dipublikasikan.&#13;
&#13;
Akibatnya, lanjut dia, seorang korban diperas dan diminta untuk mengirimkan uang sejumlah Rp15 juta ke salah satu rekening pelaku.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena merasa takut, korban mentransfer uang Rp15 juta yang sebelumnya tersangka meminta uang sebanyak Rp130 juta,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Saat ini para pelaku telah diamankan ke Polda Metro Jaya. Mereka dijerat dengan pasal tindak pidana memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang/sesuatu yang dimaksud dalam Pasal 368 KUHP dan/atau Pasal 369 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya menangkap sembilan orang komplotan wartawan gadungan yang melakukan pemerasan dan pengancaman kepada tamu hotel di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada hari Rabu tanggal 3 Juli 2025 tim Opsnal Subdit Umum Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tersangka FFT,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan Sabtu (12/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya tim melakukan pengembangan, tim kembali &amp;nbsp;berhasil mengamankan tersangka &amp;nbsp;AN, KMB, PS, EIH, AH, SFB, AC, AECB dan RMH,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Ade menjelaskan modus dari kesembilan tersangka memeras korban. Pelaku menunggu di sekitaran hotel transit untuk mencari korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah calon korban yang berpasangan keluar dari hotel, para pelaku kemudian mengikuti korban sampai di tempat tinggal atau kantor korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika korban sudah sampai di tujuan, para pelaku menghampiri korban dengan mengaku sebagai wartawan dan menuduh korban telah berbuat asusila di hotel,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya kata Ade, &amp;nbsp;pelaku memeras korban dengan cara mentransferkan uang agar informasi tersebut tidak dipublikasikan.&#13;
&#13;
Akibatnya, lanjut dia, seorang korban diperas dan diminta untuk mengirimkan uang sejumlah Rp15 juta ke salah satu rekening pelaku.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena merasa takut, korban mentransfer uang Rp15 juta yang sebelumnya tersangka meminta uang sebanyak Rp130 juta,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Saat ini para pelaku telah diamankan ke Polda Metro Jaya. Mereka dijerat dengan pasal tindak pidana memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang/sesuatu yang dimaksud dalam Pasal 368 KUHP dan/atau Pasal 369 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
