<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin Murka Jenderal Polri karena Check-in Bareng Istri TNI, Nasib Oknum Polisi Ini Mengenaskan</title><description>Sidang kode etik dan saat ini komitmen Kapolda yang tidak memberikan toleransi ke anggota yang melakukan pelangaran apapun, tidak pandang bulu dan akan ditindak tegas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/15/610/3155435/bikin-murka-jenderal-polri-karena-check-in-bareng-istri-tni-nasib-oknum-polisi-ini-mengenaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/15/610/3155435/bikin-murka-jenderal-polri-karena-check-in-bareng-istri-tni-nasib-oknum-polisi-ini-mengenaskan"/><item><title>Bikin Murka Jenderal Polri karena Check-in Bareng Istri TNI, Nasib Oknum Polisi Ini Mengenaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/15/610/3155435/bikin-murka-jenderal-polri-karena-check-in-bareng-istri-tni-nasib-oknum-polisi-ini-mengenaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/15/610/3155435/bikin-murka-jenderal-polri-karena-check-in-bareng-istri-tni-nasib-oknum-polisi-ini-mengenaskan</guid><pubDate>Selasa 15 Juli 2025 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/15/610/3155435/viral-zsml_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/15/610/3155435/viral-zsml_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya/Okezone</title></images><description>PALEMBANG - Brigadir JD, anggota Satlantas Polres Lubuklinggau yang digerebek sedang check-in dengan istri TNI, kini ditahan di tempat khusus (patsus) Polda Sumsel. Bahkan Brigadir JD terancam dipecat tidak hormat dari Polri.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya mengatakan, Brigadir JD saat ini sudah dipatsus 21 hari kedepan dalam rangka pemeriksaan di propam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sidang kode etik dan saat ini komitmen Kapolda yang tidak memberikan toleransi ke anggota yang melakukan pelangaran apapun, tidak pandang bulu dan akan ditindak tegas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang bersangkutan JD sudah di patsus 21 hari kedepan sejak dilimpahkan pada hari Minggu, 13 Juli kemarin,&amp;rdquo; ujar Nandang, Selasa (15/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menegaskan, Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian R Djajadi tidak mentolerir aksi Brigadir JD tersebut dan akan menindak tegas hingga pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) apabila JD terbukti bersalah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kapolda tidak mentolerasi dan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran berat, baik pelanggaran eksternal maupun pelanggaran internal yang dilakukan oleh oknum anggota Polri, ancaman terberat (terhadap JDS) bisa sampai PTDH,&amp;quot;tegasnya.&#13;
&#13;
Nandang menambahkan, sanksi tegasnya sesuai PerPol No. 7 Tahun 2022 tentang kode etik polri.&amp;nbsp;Yang bersangkutan maksimal bisa di Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).&#13;
&#13;
Sedangkan laporan polisi pidananya, karena TKP bukan di wilayah hukum kita, maka kita tetap dikoordinasikan ke Polda Bengkulu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menambahkan, penanganan perkara etik oknum polisi tersebut sekarang dilakukan di Polda Sumsel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang untuk penahanannya dan penanganannya (perkara etik) sudah dilakukan di Polda Sumsel,&amp;quot; katanya&#13;
&#13;
Adithia mengungkapkan, hukuman yang akan diterima oleh JD nanti tergantung dari hasil sidang kode etik yang saat ini tengah berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait hukumannya nanti itu tergantung dari hasil sidang. Bisa saja demosi sampai dengan PDTH, tergantung dari pidananya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PALEMBANG - Brigadir JD, anggota Satlantas Polres Lubuklinggau yang digerebek sedang check-in dengan istri TNI, kini ditahan di tempat khusus (patsus) Polda Sumsel. Bahkan Brigadir JD terancam dipecat tidak hormat dari Polri.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya mengatakan, Brigadir JD saat ini sudah dipatsus 21 hari kedepan dalam rangka pemeriksaan di propam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sidang kode etik dan saat ini komitmen Kapolda yang tidak memberikan toleransi ke anggota yang melakukan pelangaran apapun, tidak pandang bulu dan akan ditindak tegas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang bersangkutan JD sudah di patsus 21 hari kedepan sejak dilimpahkan pada hari Minggu, 13 Juli kemarin,&amp;rdquo; ujar Nandang, Selasa (15/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menegaskan, Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian R Djajadi tidak mentolerir aksi Brigadir JD tersebut dan akan menindak tegas hingga pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) apabila JD terbukti bersalah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kapolda tidak mentolerasi dan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran berat, baik pelanggaran eksternal maupun pelanggaran internal yang dilakukan oleh oknum anggota Polri, ancaman terberat (terhadap JDS) bisa sampai PTDH,&amp;quot;tegasnya.&#13;
&#13;
Nandang menambahkan, sanksi tegasnya sesuai PerPol No. 7 Tahun 2022 tentang kode etik polri.&amp;nbsp;Yang bersangkutan maksimal bisa di Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).&#13;
&#13;
Sedangkan laporan polisi pidananya, karena TKP bukan di wilayah hukum kita, maka kita tetap dikoordinasikan ke Polda Bengkulu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menambahkan, penanganan perkara etik oknum polisi tersebut sekarang dilakukan di Polda Sumsel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang untuk penahanannya dan penanganannya (perkara etik) sudah dilakukan di Polda Sumsel,&amp;quot; katanya&#13;
&#13;
Adithia mengungkapkan, hukuman yang akan diterima oleh JD nanti tergantung dari hasil sidang kode etik yang saat ini tengah berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait hukumannya nanti itu tergantung dari hasil sidang. Bisa saja demosi sampai dengan PDTH, tergantung dari pidananya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
