<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lukisan Minyak Langka Potret Mahatma Gandhi Terjual Seharga Rp3,3 Miliar</title><description>Ini merupakan satu-satunya potret minyak yang pernah dipersembahkan kepada Gandhi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/16/18/3155756/lukisan-minyak-langka-potret-mahatma-gandhi-terjual-seharga-rp3-3-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/16/18/3155756/lukisan-minyak-langka-potret-mahatma-gandhi-terjual-seharga-rp3-3-miliar"/><item><title>Lukisan Minyak Langka Potret Mahatma Gandhi Terjual Seharga Rp3,3 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/16/18/3155756/lukisan-minyak-langka-potret-mahatma-gandhi-terjual-seharga-rp3-3-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/16/18/3155756/lukisan-minyak-langka-potret-mahatma-gandhi-terjual-seharga-rp3-3-miliar</guid><pubDate>Rabu 16 Juli 2025 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/16/18/3155756/lukisan_minyak_mahatma_gandhi-q5uc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lukisan minyak Mahatma Gandhi. (Foto: Balai Lelang Bonham)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/16/18/3155756/lukisan_minyak_mahatma_gandhi-q5uc_large.jpg</image><title>Lukisan minyak Mahatma Gandhi. (Foto: Balai Lelang Bonham)</title></images><description>JAKARTA - Sebuah potret minyak langka pemimpin kemerdekaan India, Mahatma Gandhi, telah terjual dalam sebuah lelang di London seharga &amp;pound;152.800 (sekitar Rp3,3 miliar). Harga ini jauh lebih tinggi daripada harga yang diperkirakan akan diperoleh, di kisaran &amp;pound;50.000-&amp;pound;70.000.&#13;
&#13;
Lukisan ini dilukis pada 1931 oleh seniman Inggris, Clare Leighton, ketika Gandhi berkunjung ke London. Balai Lelang Bonhams mengatakan bahwa lukisan ini diperkirakan sebagai satu-satunya potret minyak yang dipersembahkan kepada Gandhi, demikian dilansir BBC.&#13;
&#13;
Gandhi memimpin gerakan perlawanan tanpa kekerasan melawan penjajahan Inggris di India dan ajaran-ajarannya telah menginspirasi jutaan orang. Sebagian besar masyarakat India menghormatinya sebagai &amp;quot;bapak bangsa&amp;quot;.&#13;
&#13;
Potret tersebut dibuat ketika Gandhi pergi ke London pada 1931 untuk menghadiri Konferensi Meja Bundar kedua, yang diadakan untuk membahas reformasi konstitusional India dan memenuhi tuntutannya akan pemerintahan sendiri.&#13;
&#13;
Menurut Bonhams, Clare Leighton &amp;quot;adalah salah satu dari sedikit seniman yang diizinkan masuk ke kantornya dan diberi kesempatan untuk duduk bersamanya beberapa kali untuk membuat sketsa dan melukis potretnya&amp;quot;.&#13;
&#13;
Karya-karya tersebut tetap menjadi koleksi sang seniman hingga kematiannya pada 1989 di Amerika Serikat (AS), setelah itu diwariskan kepada keluarganya.&#13;
&#13;
Bonhams tidak menyebutkan siapa yang membeli lukisan tersebut dan belum jelas apakah lukisan itu akan dipamerkan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebuah potret minyak langka pemimpin kemerdekaan India, Mahatma Gandhi, telah terjual dalam sebuah lelang di London seharga &amp;pound;152.800 (sekitar Rp3,3 miliar). Harga ini jauh lebih tinggi daripada harga yang diperkirakan akan diperoleh, di kisaran &amp;pound;50.000-&amp;pound;70.000.&#13;
&#13;
Lukisan ini dilukis pada 1931 oleh seniman Inggris, Clare Leighton, ketika Gandhi berkunjung ke London. Balai Lelang Bonhams mengatakan bahwa lukisan ini diperkirakan sebagai satu-satunya potret minyak yang dipersembahkan kepada Gandhi, demikian dilansir BBC.&#13;
&#13;
Gandhi memimpin gerakan perlawanan tanpa kekerasan melawan penjajahan Inggris di India dan ajaran-ajarannya telah menginspirasi jutaan orang. Sebagian besar masyarakat India menghormatinya sebagai &amp;quot;bapak bangsa&amp;quot;.&#13;
&#13;
Potret tersebut dibuat ketika Gandhi pergi ke London pada 1931 untuk menghadiri Konferensi Meja Bundar kedua, yang diadakan untuk membahas reformasi konstitusional India dan memenuhi tuntutannya akan pemerintahan sendiri.&#13;
&#13;
Menurut Bonhams, Clare Leighton &amp;quot;adalah salah satu dari sedikit seniman yang diizinkan masuk ke kantornya dan diberi kesempatan untuk duduk bersamanya beberapa kali untuk membuat sketsa dan melukis potretnya&amp;quot;.&#13;
&#13;
Karya-karya tersebut tetap menjadi koleksi sang seniman hingga kematiannya pada 1989 di Amerika Serikat (AS), setelah itu diwariskan kepada keluarganya.&#13;
&#13;
Bonhams tidak menyebutkan siapa yang membeli lukisan tersebut dan belum jelas apakah lukisan itu akan dipamerkan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
