<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter</title><description>Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi, Jumat (18/7/2025) pukul 10.36 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melaporkan erupsi menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/18/337/3156193/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/18/337/3156193/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter"/><item><title> Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/18/337/3156193/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/18/337/3156193/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter</guid><pubDate>Jum'at 18 Juli 2025 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/18/337/3156193/gunung_dukono_erupsi-QBRl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Erupsi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/18/337/3156193/gunung_dukono_erupsi-QBRl_large.jpg</image><title>Gunung Dukono Erupsi (foto: PVMBG)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi, Jumat (18/7/2025) pukul 10.36 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melaporkan erupsi menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Jumat, 18 Juli 2025, pukul 10:36 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1200 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2287 m di atas permukaan laut),&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bambang mengatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung, dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi, Jumat (18/7/2025) pukul 10.36 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melaporkan erupsi menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Jumat, 18 Juli 2025, pukul 10:36 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1200 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2287 m di atas permukaan laut),&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bambang mengatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung, dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
