<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral, Sekelompok Orang Aniaya Pria hingga Tewas di Baleendah Bandung</title><description>Viral aksi pengeroyokan seorang pria di kawasan Jalan Raya Laswi, Cipicung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/18/525/3156157/viral-sekelompok-orang-aniaya-pria-hingga-tewas-di-baleendah-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/18/525/3156157/viral-sekelompok-orang-aniaya-pria-hingga-tewas-di-baleendah-bandung"/><item><title>Viral, Sekelompok Orang Aniaya Pria hingga Tewas di Baleendah Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/18/525/3156157/viral-sekelompok-orang-aniaya-pria-hingga-tewas-di-baleendah-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/18/525/3156157/viral-sekelompok-orang-aniaya-pria-hingga-tewas-di-baleendah-bandung</guid><pubDate>Jum'at 18 Juli 2025 09:12 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/18/525/3156157/viral-l1ag_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral pengeroyokan di Baleendah, Bandung (Foto: Media sosial/Agus Warsudi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/18/525/3156157/viral-l1ag_large.jpg</image><title>Viral pengeroyokan di Baleendah, Bandung (Foto: Media sosial/Agus Warsudi)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Viral aksi pengeroyokan seorang pria di kawasan Jalan Raya Laswi, Cipicung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban yang diketahui berinisial A akhirnya meninggal dunia.&#13;
&#13;
Dalam video berdurasi singkat itu, korban yang mengenakan sweater dan topi hitam datang bersama temannya menggunakan motor matic merah. Namun, sebelum sempat turun dari motor, korban langsung dipukuli sejumlah pria.&#13;
&#13;
Meski sempat ada yang mencoba melerai, pengeroyokan terus berlanjut hingga korban mengalami luka serius.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasatreskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara mengatakan, tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya betul terkait video viral, saat ini kami tim gabungan sedang melaksanakan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengungkap dan mengidentifikasi para pelaku yang melakukan aksi tindak pidana tersebut terhadap korban,&amp;rdquo; ujar Luthfi saat ditemui, Jumat (18/7/2025).&#13;
&#13;
Saat ini, kata Luthfi, korban telah dimakamkan pihak keluarga. Rencananya, pihak kepolisian akan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk keperluan autopsi pada Sabtu 20 Juli mendatang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban kami sudah identifikasi, yaitu berinisial A, yang saat ini sudah meninggal dunia dan sudah dimakamkan. Rencana akan dilaksanakan ekshumasi di hari Sabtu besok,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait kronologi kejadian, Luthfi menyebutkan peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada 8 Juli 2025. Namun, pihak kepolisian baru mendapat laporan setelah korban meninggal dan dimakamkan keluarganya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi, untuk kronologi awal sebagaimana laporan oleh pihak keluarga, kejadian ini sebenarnya terjadi pada 8 Juli 2025. Korban meninggal dunia kemarin dan baru setelah dimakamkan, pihak keluarga datang ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
Ia mengaku baru mengetahui adanya dugaan penganiayaan setelah laporan masuk. Setelah itu, pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan dokter forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah ada laporan, kami segera melaksanakan olah TKP dan cek lokasi serta berkoordinasi ke dokter forensik untuk dilakukan ekshumasi, guna mencari tahu penyebab pasti kematian korban,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Soal pelaku dan motif penganiayaan, kata Luthfi, pihaknya masih melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap atau mengidentifikasi para pelaku berbekal dari keterangan para saksi yang ada di TKP maupun dari CCTV,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Viral aksi pengeroyokan seorang pria di kawasan Jalan Raya Laswi, Cipicung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban yang diketahui berinisial A akhirnya meninggal dunia.&#13;
&#13;
Dalam video berdurasi singkat itu, korban yang mengenakan sweater dan topi hitam datang bersama temannya menggunakan motor matic merah. Namun, sebelum sempat turun dari motor, korban langsung dipukuli sejumlah pria.&#13;
&#13;
Meski sempat ada yang mencoba melerai, pengeroyokan terus berlanjut hingga korban mengalami luka serius.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasatreskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara mengatakan, tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya betul terkait video viral, saat ini kami tim gabungan sedang melaksanakan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengungkap dan mengidentifikasi para pelaku yang melakukan aksi tindak pidana tersebut terhadap korban,&amp;rdquo; ujar Luthfi saat ditemui, Jumat (18/7/2025).&#13;
&#13;
Saat ini, kata Luthfi, korban telah dimakamkan pihak keluarga. Rencananya, pihak kepolisian akan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk keperluan autopsi pada Sabtu 20 Juli mendatang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban kami sudah identifikasi, yaitu berinisial A, yang saat ini sudah meninggal dunia dan sudah dimakamkan. Rencana akan dilaksanakan ekshumasi di hari Sabtu besok,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait kronologi kejadian, Luthfi menyebutkan peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada 8 Juli 2025. Namun, pihak kepolisian baru mendapat laporan setelah korban meninggal dan dimakamkan keluarganya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi, untuk kronologi awal sebagaimana laporan oleh pihak keluarga, kejadian ini sebenarnya terjadi pada 8 Juli 2025. Korban meninggal dunia kemarin dan baru setelah dimakamkan, pihak keluarga datang ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
Ia mengaku baru mengetahui adanya dugaan penganiayaan setelah laporan masuk. Setelah itu, pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan dokter forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah ada laporan, kami segera melaksanakan olah TKP dan cek lokasi serta berkoordinasi ke dokter forensik untuk dilakukan ekshumasi, guna mencari tahu penyebab pasti kematian korban,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Soal pelaku dan motif penganiayaan, kata Luthfi, pihaknya masih melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap atau mengidentifikasi para pelaku berbekal dari keterangan para saksi yang ada di TKP maupun dari CCTV,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
