<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh! Grup Gay Lubuklinggau di Facebook Miliki Ribuan Pengikut</title><description>Media sosial di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan dihebohkan dengan kemunculan akun Facebook bernama &amp;#39;Gay Lubuklinggau&amp;#39;.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/19/610/3156445/heboh-grup-gay-lubuklinggau-di-facebook-miliki-ribuan-pengikut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/19/610/3156445/heboh-grup-gay-lubuklinggau-di-facebook-miliki-ribuan-pengikut"/><item><title>Heboh! Grup Gay Lubuklinggau di Facebook Miliki Ribuan Pengikut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/19/610/3156445/heboh-grup-gay-lubuklinggau-di-facebook-miliki-ribuan-pengikut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/19/610/3156445/heboh-grup-gay-lubuklinggau-di-facebook-miliki-ribuan-pengikut</guid><pubDate>Sabtu 19 Juli 2025 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/19/610/3156445/lgbt-Yd7I_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grup LGBT (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/19/610/3156445/lgbt-Yd7I_large.jpg</image><title>Grup LGBT (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>LUBUKLINGGAU &amp;ndash; Media sosial di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan dihebohkan dengan kemunculan akun Facebook bernama &amp;#39;Gay Lubuklinggau&amp;#39;. Pengikutnya mencapai ribuan.&#13;
&#13;
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adhitia Bagus Arjunadi, mengakatan, langsung menindaklanjuti informasi tersebut. Grup itu diduga bagian dari komunitas LGBT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan mendalami terkait akun tersebut. Tentunya, kami juga akan melakukan upaya-upaya preventif,&amp;rdquo; tegas Adhitia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada pihak penginapan yang berada di wilayah Lubuklinggau untuk meningkatkan kewaspadaan serta melaporkan jika ada aktivitas yang mencurigakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Segera lapor jika ada hal mencurigakan seperti ini ke kami. Tentunya akan segera kami tindaklanjuti,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan, terdapat beberapa grup Facebook dengan nama serupa, seperti &amp;quot;Gay Lubuk Linggau (uke/same)&amp;quot;, yang masing-masing memiliki anggota antara 2.300 hingga 2.800 orang.&#13;
&#13;
Dalam grup tersebut, ditemukan berbagai unggahan yang memuat ajakan serta penawaran hubungan seksual secara terbuka.&#13;
&#13;
Deskripsi grup menyatakan halaman dapat diakses oleh publik. Pola komunikasinya menyerupai grup jual beli di Facebook, mulai dari menawarkan diri hingga menyebutkan kode wilayah terdekat.&#13;
</description><content:encoded>LUBUKLINGGAU &amp;ndash; Media sosial di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan dihebohkan dengan kemunculan akun Facebook bernama &amp;#39;Gay Lubuklinggau&amp;#39;. Pengikutnya mencapai ribuan.&#13;
&#13;
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adhitia Bagus Arjunadi, mengakatan, langsung menindaklanjuti informasi tersebut. Grup itu diduga bagian dari komunitas LGBT.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan mendalami terkait akun tersebut. Tentunya, kami juga akan melakukan upaya-upaya preventif,&amp;rdquo; tegas Adhitia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada pihak penginapan yang berada di wilayah Lubuklinggau untuk meningkatkan kewaspadaan serta melaporkan jika ada aktivitas yang mencurigakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Segera lapor jika ada hal mencurigakan seperti ini ke kami. Tentunya akan segera kami tindaklanjuti,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan, terdapat beberapa grup Facebook dengan nama serupa, seperti &amp;quot;Gay Lubuk Linggau (uke/same)&amp;quot;, yang masing-masing memiliki anggota antara 2.300 hingga 2.800 orang.&#13;
&#13;
Dalam grup tersebut, ditemukan berbagai unggahan yang memuat ajakan serta penawaran hubungan seksual secara terbuka.&#13;
&#13;
Deskripsi grup menyatakan halaman dapat diakses oleh publik. Pola komunikasinya menyerupai grup jual beli di Facebook, mulai dari menawarkan diri hingga menyebutkan kode wilayah terdekat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
