<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emosi Beras Dioplos, Prabowo: Pengkhianatan kepada Bangsa dan Rakyat, Saya Tidak Terima!</title><description>Prabowo mengaku mendapatkan laporan kerugian yang dialami oleh ekonomi Indonesia mencapai Rp100 triliun tiap tahunnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/21/337/3156906/emosi-beras-dioplos-prabowo-pengkhianatan-kepada-bangsa-dan-rakyat-saya-tidak-terima</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/21/337/3156906/emosi-beras-dioplos-prabowo-pengkhianatan-kepada-bangsa-dan-rakyat-saya-tidak-terima"/><item><title>Emosi Beras Dioplos, Prabowo: Pengkhianatan kepada Bangsa dan Rakyat, Saya Tidak Terima!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/21/337/3156906/emosi-beras-dioplos-prabowo-pengkhianatan-kepada-bangsa-dan-rakyat-saya-tidak-terima</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/21/337/3156906/emosi-beras-dioplos-prabowo-pengkhianatan-kepada-bangsa-dan-rakyat-saya-tidak-terima</guid><pubDate>Senin 21 Juli 2025 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/21/337/3156906/prabowo-uMx0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emosi Beras Dioplos, Prabowo: Pengkhianatan kepada Bangsa dan Rakyat, Saya Tidak Terima!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/21/337/3156906/prabowo-uMx0_large.jpg</image><title>Emosi Beras Dioplos, Prabowo: Pengkhianatan kepada Bangsa dan Rakyat, Saya Tidak Terima!</title></images><description>KLATEN - Presiden Prabowo Subianto meminta penegak hukum mengusut kasus beras oplosan dengan modus beras biasa dikemas dengan stempel beras premium. Karena hal itu merupakan tindak pidana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beras biasa dibungkus dikasih stempel beras premium, dijual Rp.5000 di atas harga eceran tertinggi. Saudara-saudara ini kan penipuan, ini adalah pidana,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam sambutannya saat peluncuran Kopdes Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).&#13;
&#13;
Prabowo mengaku mendapatkan laporan kerugian yang dialami oleh ekonomi Indonesia mencapai Rp100 triliun tiap tahunnya. Angka&amp;nbsp;tersebut, kata dia, dinikmati oleh segelintir kelompok usaha.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan saya dapat laporan kerugian yang dialami oleh ekonomi Indonesia kerugian oleh bangsa Indonesia, kerugian oleh rakyat Indonesia adalah Rp100 triliun tiap tahun,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menteri Keuangan kita setengah mati cari uang, setengah mati pajak inilah Bea cukai inilah dan sebagainya ini Rp100 triliun kita rugi tiap tahun dinikmati oleh hanya 4,5 kelompok usaha,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Prabowo tidak terima adanya praktik penipuan beras oplosan tersebut. Sebab, dia mengatakan, telah di sumpah dihadapan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah penghianat kepada bangsa dan rakyat, ini adalah upaya untuk membuat Indonesia terus lemah terus miskin,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak terima, saya disumpah di depan rakyat untuk memegang teguh undang-undang dasar dan menjalankan segala perundang-undangan dan peraturan yang berlaku,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Prabowo secara tegas juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengusut tuntas kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya perintahkan Kapolri dan jaksa Agung usut, tindak. Kalau mereka kembalikan Rp100 triliun itu oke, kalau tidak, kita sita itu penggiling-penggiling padi itu,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>KLATEN - Presiden Prabowo Subianto meminta penegak hukum mengusut kasus beras oplosan dengan modus beras biasa dikemas dengan stempel beras premium. Karena hal itu merupakan tindak pidana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beras biasa dibungkus dikasih stempel beras premium, dijual Rp.5000 di atas harga eceran tertinggi. Saudara-saudara ini kan penipuan, ini adalah pidana,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam sambutannya saat peluncuran Kopdes Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).&#13;
&#13;
Prabowo mengaku mendapatkan laporan kerugian yang dialami oleh ekonomi Indonesia mencapai Rp100 triliun tiap tahunnya. Angka&amp;nbsp;tersebut, kata dia, dinikmati oleh segelintir kelompok usaha.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan saya dapat laporan kerugian yang dialami oleh ekonomi Indonesia kerugian oleh bangsa Indonesia, kerugian oleh rakyat Indonesia adalah Rp100 triliun tiap tahun,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menteri Keuangan kita setengah mati cari uang, setengah mati pajak inilah Bea cukai inilah dan sebagainya ini Rp100 triliun kita rugi tiap tahun dinikmati oleh hanya 4,5 kelompok usaha,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Prabowo tidak terima adanya praktik penipuan beras oplosan tersebut. Sebab, dia mengatakan, telah di sumpah dihadapan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah penghianat kepada bangsa dan rakyat, ini adalah upaya untuk membuat Indonesia terus lemah terus miskin,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak terima, saya disumpah di depan rakyat untuk memegang teguh undang-undang dasar dan menjalankan segala perundang-undangan dan peraturan yang berlaku,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Prabowo secara tegas juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengusut tuntas kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya perintahkan Kapolri dan jaksa Agung usut, tindak. Kalau mereka kembalikan Rp100 triliun itu oke, kalau tidak, kita sita itu penggiling-penggiling padi itu,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
