<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejagung Siap Eksekusi Pemintaan Presiden Menindak Pengusaha yang Mengoplos Beras</title><description>Kejaksaan Agung (Kejagung) siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menindak pengusaha beras culas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/22/337/3157118/kejagung-siap-eksekusi-pemintaan-presiden-menindak-pengusaha-yang-mengoplos-beras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/22/337/3157118/kejagung-siap-eksekusi-pemintaan-presiden-menindak-pengusaha-yang-mengoplos-beras"/><item><title>Kejagung Siap Eksekusi Pemintaan Presiden Menindak Pengusaha yang Mengoplos Beras</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/22/337/3157118/kejagung-siap-eksekusi-pemintaan-presiden-menindak-pengusaha-yang-mengoplos-beras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/22/337/3157118/kejagung-siap-eksekusi-pemintaan-presiden-menindak-pengusaha-yang-mengoplos-beras</guid><pubDate>Selasa 22 Juli 2025 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/22/337/3157118/beras-8xmh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi beras yang dioplos/Foto: FreePik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/22/337/3157118/beras-8xmh_large.jpg</image><title>Ilustrasi beras yang dioplos/Foto: FreePik</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menindak pengusaha beras culas. Arahan ini terkait maraknya beras oplosan yang beredar di masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejaksaan sebagai penegak hukum siap menindaklanjuti arahan Presiden RI,&amp;quot; kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, dikutip Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
Kejagung juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Polri dan Kementerian Pertanian, untuk melaksanakan penegakan hukum. Koordinasi dilakukan guna melancarkan tugas dan memastikan kewenangan sesuai aturan.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai pengusaha beras bandel penipu rakyat. Pengusaha beras ini, menurutnya, menjual beras biasa dengan harga premium.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada permainan-permainan jahat dari beberapa pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat. Beras biasa dibilang beras premium, harganya dinaikin seenaknya. Ini pelanggaran,&amp;quot; kata Prabowo, Minggu, 20 Juli 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo pun mengaku telah memerintahkan Jaksa Agung hingga Polri untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Ia meminta pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat disikat tanpa pandang bulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini saya telah minta Jaksa Agung dan polisi mengusut dan menindak pengusaha-pengusaha tersebut tanpa pandang bulu,&amp;quot; tegas dia.&#13;
&#13;
Sebab, menurutnya, kejahatan pengusaha beras itu membawa kerugian langsung terhadap keuangan negara Rp100 triliun setiap tahunnya. Ia pun menyebut hal tersebut sebagai kejahatan ekonomi luar biasa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau menurut saya ini sudah termasuk subversi ekonomi, menikam rakyat. Anda bisa bayangkan Rp100 triliun kita bisa bikin apa, mungkin kita hilangkan kemiskinan dalam 5 tahun dengan Rp1.000 triliun itu,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menindak pengusaha beras culas. Arahan ini terkait maraknya beras oplosan yang beredar di masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejaksaan sebagai penegak hukum siap menindaklanjuti arahan Presiden RI,&amp;quot; kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, dikutip Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
Kejagung juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Polri dan Kementerian Pertanian, untuk melaksanakan penegakan hukum. Koordinasi dilakukan guna melancarkan tugas dan memastikan kewenangan sesuai aturan.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai pengusaha beras bandel penipu rakyat. Pengusaha beras ini, menurutnya, menjual beras biasa dengan harga premium.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada permainan-permainan jahat dari beberapa pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat. Beras biasa dibilang beras premium, harganya dinaikin seenaknya. Ini pelanggaran,&amp;quot; kata Prabowo, Minggu, 20 Juli 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo pun mengaku telah memerintahkan Jaksa Agung hingga Polri untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Ia meminta pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat disikat tanpa pandang bulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini saya telah minta Jaksa Agung dan polisi mengusut dan menindak pengusaha-pengusaha tersebut tanpa pandang bulu,&amp;quot; tegas dia.&#13;
&#13;
Sebab, menurutnya, kejahatan pengusaha beras itu membawa kerugian langsung terhadap keuangan negara Rp100 triliun setiap tahunnya. Ia pun menyebut hal tersebut sebagai kejahatan ekonomi luar biasa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau menurut saya ini sudah termasuk subversi ekonomi, menikam rakyat. Anda bisa bayangkan Rp100 triliun kita bisa bikin apa, mungkin kita hilangkan kemiskinan dalam 5 tahun dengan Rp1.000 triliun itu,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
