<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekonstruksi Kasus Mayat Wanita Terborgol di Cisauk, 75 Adegan yang Bikin Merinding</title><description>Polisi menggelar proses rekonstruksi kasus mayat wanita terborgol berinisial APSD (22) di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Sejumlah fakta terkuak dari reka adegan yang dilakukan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/22/338/3157228/rekonstruksi-kasus-mayat-wanita-terborgol-di-cisauk-75-adegan-yang-bikin-merinding</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/22/338/3157228/rekonstruksi-kasus-mayat-wanita-terborgol-di-cisauk-75-adegan-yang-bikin-merinding"/><item><title>Rekonstruksi Kasus Mayat Wanita Terborgol di Cisauk, 75 Adegan yang Bikin Merinding</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/22/338/3157228/rekonstruksi-kasus-mayat-wanita-terborgol-di-cisauk-75-adegan-yang-bikin-merinding</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/22/338/3157228/rekonstruksi-kasus-mayat-wanita-terborgol-di-cisauk-75-adegan-yang-bikin-merinding</guid><pubDate>Selasa 22 Juli 2025 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/22/338/3157228/rekonstruksi_kasus_mayat_wanita_terborgol-oTx1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekonstruksi Kasus Mayat Wanita Terborgol (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/22/338/3157228/rekonstruksi_kasus_mayat_wanita_terborgol-oTx1_large.jpg</image><title>Rekonstruksi Kasus Mayat Wanita Terborgol (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi menggelar proses rekonstruksi kasus mayat wanita terborgol berinisial APSD (22) di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Sejumlah fakta terkuak dari reka adegan yang dilakukan.&#13;
&#13;
Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap bahwa korban sempat berteriak histeris meminta tolong sebelum akhirnya nyawanya direnggut secara tragis.&#13;
&#13;
Rekonstruksi yang dilakukan aparat Polda Metro Jaya memperlihatkan detik-detik saat korban mendatangi rumah pelaku utama, RRP (19). Saat itu, pelaku berdalih akan membayar utang sebesar Rp1,1 juta kepada korban. Namun, ternyata itu hanya jebakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak awal, RRP memang telah berniat menghabisi nyawa APSD. Ia tak bertindak sendiri, RRP mengajak dua temannya, IF (21) dan AP (17), untuk ikut serta dalam aksi keji tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total ada 75 adegan yang diperagakan,&amp;quot; kata Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam salah satu adegan, korban terlihat hendak pergi dari rumah pelaku. Namun saat itulah, RRP langsung membekap mulut dan memiting leher korban.&#13;
&#13;
Saat korban melawan, ia sempat berteriak dengan suara putus asa &amp;quot;Bunda, aku minta tolong!&amp;quot; Sayangnya, teriakan itu tidak menyelamatkan nyawanya.&#13;
&#13;
Setelah korban dilumpuhkan, pelaku AP dan IF ikut membantu memborgol korban. Tak berhenti di situ, ketiga pelaku juga diduga melakukan pemerkosaan secara bergiliran dalam kondisi korban tak berdaya.&#13;
&#13;
Usai diperkosa, pelaku RRP kembali mencekik korban dan menyeret tubuhnya ke lahan kosong yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari rumah. Di lokasi itu, IF menusuk korban berkali-kali menggunakan pisau dan obeng di bagian leher dan pipi.&#13;
&#13;
Dada korban juga dihantam dengan batu besar. Untuk menghilangkan jejak, tubuh korban ditutup menggunakan tanaman liar, sementara motor dan ponsel milik korban dibawa kabur oleh para pelaku.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi menggelar proses rekonstruksi kasus mayat wanita terborgol berinisial APSD (22) di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Sejumlah fakta terkuak dari reka adegan yang dilakukan.&#13;
&#13;
Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap bahwa korban sempat berteriak histeris meminta tolong sebelum akhirnya nyawanya direnggut secara tragis.&#13;
&#13;
Rekonstruksi yang dilakukan aparat Polda Metro Jaya memperlihatkan detik-detik saat korban mendatangi rumah pelaku utama, RRP (19). Saat itu, pelaku berdalih akan membayar utang sebesar Rp1,1 juta kepada korban. Namun, ternyata itu hanya jebakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejak awal, RRP memang telah berniat menghabisi nyawa APSD. Ia tak bertindak sendiri, RRP mengajak dua temannya, IF (21) dan AP (17), untuk ikut serta dalam aksi keji tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total ada 75 adegan yang diperagakan,&amp;quot; kata Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam salah satu adegan, korban terlihat hendak pergi dari rumah pelaku. Namun saat itulah, RRP langsung membekap mulut dan memiting leher korban.&#13;
&#13;
Saat korban melawan, ia sempat berteriak dengan suara putus asa &amp;quot;Bunda, aku minta tolong!&amp;quot; Sayangnya, teriakan itu tidak menyelamatkan nyawanya.&#13;
&#13;
Setelah korban dilumpuhkan, pelaku AP dan IF ikut membantu memborgol korban. Tak berhenti di situ, ketiga pelaku juga diduga melakukan pemerkosaan secara bergiliran dalam kondisi korban tak berdaya.&#13;
&#13;
Usai diperkosa, pelaku RRP kembali mencekik korban dan menyeret tubuhnya ke lahan kosong yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari rumah. Di lokasi itu, IF menusuk korban berkali-kali menggunakan pisau dan obeng di bagian leher dan pipi.&#13;
&#13;
Dada korban juga dihantam dengan batu besar. Untuk menghilangkan jejak, tubuh korban ditutup menggunakan tanaman liar, sementara motor dan ponsel milik korban dibawa kabur oleh para pelaku.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
