<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PN Jakpus Terima Permohonan Banding Tom Lembong</title><description>Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menerima permohonan banding mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) terkait vonis 4,5 tahun penjara.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/23/337/3157400/pn-jakpus-terima-permohonan-banding-tom-lembong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/23/337/3157400/pn-jakpus-terima-permohonan-banding-tom-lembong"/><item><title>PN Jakpus Terima Permohonan Banding Tom Lembong</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/23/337/3157400/pn-jakpus-terima-permohonan-banding-tom-lembong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/23/337/3157400/pn-jakpus-terima-permohonan-banding-tom-lembong</guid><pubDate>Rabu 23 Juli 2025 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/23/337/3157400/tom_lembong-e2Lg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tom Lembong (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/23/337/3157400/tom_lembong-e2Lg_large.jpg</image><title>Tom Lembong (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menerima permohonan banding mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) terkait vonis 4,5 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi impor gula. Permohonan banding diajukan penasihat hukum Tom, Rifkho Achmad Bawazir&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Permohonan banding diajukan oleh penasihat hukum terdakwa (Tom Lembong), yaitu Achmad Bawazir pada Selasa, 22 Juli 2025,&amp;quot; kata Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, Rabu (23/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Andi menjelaskan, permohonan banding itu teregister dalam perkara nomor 34/Pid.Sus-TPK/2025. Selanjutnya, Tom dan kuasa hukumnya akan diberikan waktu selama 14 hari untuk mengajukan memori banding.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembanding akan diberikan waktu maksimal 14 hari (terhitung sejak 25 Juli 2025) untuk mengajukan memori banding,&amp;quot; ujar Andi.&#13;
&#13;
Setelah memori banding diajukan, PN Jakarta Pusat akan mengirim berkas itu ke Pengadilan Tinggi Jakarta untuk diproses dan diperiksa serta diadili oleh majelis banding.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh sebab itu, maka putusan nomor 34/Pid.Sus-TPK/2025/PN.Jkt.Pst belum berkekuatan hukum tetap dan status yang bersangkutan masih sebagai terdakwa,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menerima permohonan banding mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) terkait vonis 4,5 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi impor gula. Permohonan banding diajukan penasihat hukum Tom, Rifkho Achmad Bawazir&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Permohonan banding diajukan oleh penasihat hukum terdakwa (Tom Lembong), yaitu Achmad Bawazir pada Selasa, 22 Juli 2025,&amp;quot; kata Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, Rabu (23/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Andi menjelaskan, permohonan banding itu teregister dalam perkara nomor 34/Pid.Sus-TPK/2025. Selanjutnya, Tom dan kuasa hukumnya akan diberikan waktu selama 14 hari untuk mengajukan memori banding.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembanding akan diberikan waktu maksimal 14 hari (terhitung sejak 25 Juli 2025) untuk mengajukan memori banding,&amp;quot; ujar Andi.&#13;
&#13;
Setelah memori banding diajukan, PN Jakarta Pusat akan mengirim berkas itu ke Pengadilan Tinggi Jakarta untuk diproses dan diperiksa serta diadili oleh majelis banding.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh sebab itu, maka putusan nomor 34/Pid.Sus-TPK/2025/PN.Jkt.Pst belum berkekuatan hukum tetap dan status yang bersangkutan masih sebagai terdakwa,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
