<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo: Penganut Mazhab Serakahnomics Ini Bandel-bandel!</title><description>Prabowo juga bangga karena PKB dan para kiai NU saat ini berada dalam barisan yang mendukungnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/24/337/3157548/prabowo-penganut-mazhab-serakahnomics-ini-bandel-bandel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/24/337/3157548/prabowo-penganut-mazhab-serakahnomics-ini-bandel-bandel"/><item><title>Prabowo: Penganut Mazhab Serakahnomics Ini Bandel-bandel!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/24/337/3157548/prabowo-penganut-mazhab-serakahnomics-ini-bandel-bandel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/24/337/3157548/prabowo-penganut-mazhab-serakahnomics-ini-bandel-bandel</guid><pubDate>Kamis 24 Juli 2025 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/23/337/3157548/prabowo-1P3N_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo: Penganut Mazhab Serakahnomics Ini Bandel-bandel!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/23/337/3157548/prabowo-1P3N_large.jpg</image><title>Prabowo: Penganut Mazhab Serakahnomics Ini Bandel-bandel!</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya terhadap filosofi Nahdlatul Ulama (NU) yang tetap membumi namun hadir di setiap ruang kebangsaan. Hal itu diutarakannya saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (23/7/2025) malam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya suka dengan filosofi NU, NU tidak kemana-mana tapi NU ada di mana-mana,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam sambutannya.&#13;
&#13;
Prabowo juga bangga karena PKB dan para kiai NU saat ini berada dalam barisan yang mendukungnya. &amp;ldquo;Saya merasa hari ini besar hati, PKB, kyai-kyai, bersama saya,&amp;rdquo;ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyindir pihak yang hanya ingin mendapatkan keuntungan semata. Dia memberikan istilah penganut mazhab serakahnomics.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena mereka-mereka penganut mazhab serakahnomics, ini bandel-bandel,&amp;rdquo;sindir Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo juga menyinggung gaya komunikasi politik seorang Presiden yang harus sopan. Namun, berbeda ketika berbicara dengan anggota PKB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada wartawan enggak boleh ngomong, Presiden harus bicara sopan-sopan tapi karena PKB dan NU ya harus ke bawah ya kan? Bener enggak?&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Prabowo menggambarkan betapa istilah-istilah ekonomi kerap terdengar asing bagi masyarakat. Dia bahkan memberikan contoh sederhana yang langsung dipahami oleh kalangan masyarakat, terutama dari kalangan PKB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalian ngerti bahasa rakyat, bahasa jalan, kalian ngerti. Kalau saya bicara bahasa akademis. (Gaya serius) Saudara-saudara sekalian perkembangan ekonomi kita penuh dengan anomali-anomali (tepuk tangan),&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalian ngerti nggak? (Nggak) Pasti diantara kalian ngomongnya nggak mudeng ini, opo anomali-anomali? Nyuri, gitu loh, garong kalian ngerti kan, ngerampok. Sorry ye,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya terhadap filosofi Nahdlatul Ulama (NU) yang tetap membumi namun hadir di setiap ruang kebangsaan. Hal itu diutarakannya saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (23/7/2025) malam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya suka dengan filosofi NU, NU tidak kemana-mana tapi NU ada di mana-mana,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam sambutannya.&#13;
&#13;
Prabowo juga bangga karena PKB dan para kiai NU saat ini berada dalam barisan yang mendukungnya. &amp;ldquo;Saya merasa hari ini besar hati, PKB, kyai-kyai, bersama saya,&amp;rdquo;ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyindir pihak yang hanya ingin mendapatkan keuntungan semata. Dia memberikan istilah penganut mazhab serakahnomics.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena mereka-mereka penganut mazhab serakahnomics, ini bandel-bandel,&amp;rdquo;sindir Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo juga menyinggung gaya komunikasi politik seorang Presiden yang harus sopan. Namun, berbeda ketika berbicara dengan anggota PKB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada wartawan enggak boleh ngomong, Presiden harus bicara sopan-sopan tapi karena PKB dan NU ya harus ke bawah ya kan? Bener enggak?&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Prabowo menggambarkan betapa istilah-istilah ekonomi kerap terdengar asing bagi masyarakat. Dia bahkan memberikan contoh sederhana yang langsung dipahami oleh kalangan masyarakat, terutama dari kalangan PKB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalian ngerti bahasa rakyat, bahasa jalan, kalian ngerti. Kalau saya bicara bahasa akademis. (Gaya serius) Saudara-saudara sekalian perkembangan ekonomi kita penuh dengan anomali-anomali (tepuk tangan),&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalian ngerti nggak? (Nggak) Pasti diantara kalian ngomongnya nggak mudeng ini, opo anomali-anomali? Nyuri, gitu loh, garong kalian ngerti kan, ngerampok. Sorry ye,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
