<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Semburkan Lava Pijar Setinggi 200 Meter&amp;nbsp;</title><description>Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (27/7/2025) pukul 18.25 WITA. Letusan disertai semburan lava pijar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/27/340/3158475/gunung-ile-lewotolok-erupsi-semburkan-lava-pijar-setinggi-200-meter-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/27/340/3158475/gunung-ile-lewotolok-erupsi-semburkan-lava-pijar-setinggi-200-meter-nbsp"/><item><title>Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Semburkan Lava Pijar Setinggi 200 Meter&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/27/340/3158475/gunung-ile-lewotolok-erupsi-semburkan-lava-pijar-setinggi-200-meter-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/27/340/3158475/gunung-ile-lewotolok-erupsi-semburkan-lava-pijar-setinggi-200-meter-nbsp</guid><pubDate>Minggu 27 Juli 2025 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/27/340/3158475/gunung_meletus-f8o3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Ile Lewotolok  (Foto: PVMBG)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/27/340/3158475/gunung_meletus-f8o3_large.jpg</image><title>Erupsi Gunung Ile Lewotolok  (Foto: PVMBG)  </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (27/7/2025) pukul 18.25 WITA. Letusan disertai semburan lava pijar.&#13;
&#13;
Menurut keterangan Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Stanislaus, tinggi kolom abu teramati mencapai &amp;plusmn;200 meter di atas puncak atau sekitar 1.623 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu tampak mengarah ke barat laut dengan intensitas sedang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35,3 mm dan durasi sekitar 30 detik,&amp;rdquo; ujar Stanislaus.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Ile Lewotolok berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya dari guguran lava, awan panas, dan longsoran vulkanik dari sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Suara gemuruh atau dentuman dari kawah adalah hal wajar dalam fase erupsi. Namun, suara keras dapat memicu getaran kuat hingga mengguncang bangunan seperti kaca dan pintu,&amp;rdquo; jelas Stanislaus.&#13;
&#13;
PVMBG mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, pelindung mata, dan pakaian tertutup guna menghindari gangguan pernapasan (ISPA) akibat paparan abu vulkanik.&#13;
&#13;
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lembah dan aliran sungai berhulu di puncak gunung juga diingatkan akan potensi bahaya banjir lahar, terutama jika terjadi hujan lebat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak panik, namun selalu siaga dan mematuhi rekomendasi keselamatan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Gunung Ile Lewotolok merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang kerap menunjukkan aktivitas vulkanik. Pemerintah daerah setempat diminta terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (27/7/2025) pukul 18.25 WITA. Letusan disertai semburan lava pijar.&#13;
&#13;
Menurut keterangan Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Stanislaus, tinggi kolom abu teramati mencapai &amp;plusmn;200 meter di atas puncak atau sekitar 1.623 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu tampak mengarah ke barat laut dengan intensitas sedang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35,3 mm dan durasi sekitar 30 detik,&amp;rdquo; ujar Stanislaus.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Ile Lewotolok berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya dari guguran lava, awan panas, dan longsoran vulkanik dari sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Suara gemuruh atau dentuman dari kawah adalah hal wajar dalam fase erupsi. Namun, suara keras dapat memicu getaran kuat hingga mengguncang bangunan seperti kaca dan pintu,&amp;rdquo; jelas Stanislaus.&#13;
&#13;
PVMBG mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, pelindung mata, dan pakaian tertutup guna menghindari gangguan pernapasan (ISPA) akibat paparan abu vulkanik.&#13;
&#13;
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lembah dan aliran sungai berhulu di puncak gunung juga diingatkan akan potensi bahaya banjir lahar, terutama jika terjadi hujan lebat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak panik, namun selalu siaga dan mematuhi rekomendasi keselamatan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Gunung Ile Lewotolok merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang kerap menunjukkan aktivitas vulkanik. Pemerintah daerah setempat diminta terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
