<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kesaksian Pedagang Sebelum Pasar Taman Puring Terbakar</title><description>Suasana Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, menjelang waktu Magrib pada Senin (28/7/2025) menjadi mencekam. Sebagian besar pedagang yang sudah menutup kiosnya harus berjibaku menyelamatkan dagangannya ke luar pasar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/28/338/3158758/ini-kesaksian-pedagang-sebelum-pasar-taman-puring-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/28/338/3158758/ini-kesaksian-pedagang-sebelum-pasar-taman-puring-terbakar"/><item><title>Ini Kesaksian Pedagang Sebelum Pasar Taman Puring Terbakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/28/338/3158758/ini-kesaksian-pedagang-sebelum-pasar-taman-puring-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/28/338/3158758/ini-kesaksian-pedagang-sebelum-pasar-taman-puring-terbakar</guid><pubDate>Senin 28 Juli 2025 23:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/28/338/3158758/pedagang_audio_di_taman_puring_ikang-hAIC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Pedagang audio di Taman Puring Ikang (foto Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/28/338/3158758/pedagang_audio_di_taman_puring_ikang-hAIC_large.jpg</image><title> Pedagang audio di Taman Puring Ikang (foto Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Suasana Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, menjelang waktu Magrib pada Senin (28/7/2025) menjadi mencekam. Sebagian besar pedagang yang sudah menutup kiosnya harus berjibaku menyelamatkan dagangannya ke luar pasar.&#13;
&#13;
Kesaksian ini disampaikan Ikang (35), pedagang audio yang berada di ruko bagian belakang pasar. Saat itu, ia tengah memasang audio mobil pelanggannya ketika tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam pasar.&#13;
&#13;
Teriakan histeris itu, kata Ikang, berasal dari para pedagang di dalam pasar yang melihat kepulan asap muncul dari salah satu kios di bagian depan pasar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak berselang lama, Ikang mencoba mengintip ke area bawah dan melihat api mulai terlihat. Suasana pun semakin panik, para pedagang bergegas menyelamatkan barang dagangan mereka ke luar pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau saya lihat tadi udah ada api, udah nyembur ke atas. (Pedagang) panik ngeluarin barang-barang,&amp;quot; ujar Ikang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tanpa pikir panjang, Ikang segera berlari kembali ke tokonya untuk menyelamatkan dagangan miliknya. Ia khawatir tokonya turut dilahap si jago merah.&#13;
&#13;
Ikang mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan api pertama kali muncul. Namun ia mengingat, kondisi mencekam itu terjadi beberapa saat sebelum masuk waktu Magrib.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setengah 6-an (sore) kali ya, soalnya kita nggak lihat (jam),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Suasana Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, menjelang waktu Magrib pada Senin (28/7/2025) menjadi mencekam. Sebagian besar pedagang yang sudah menutup kiosnya harus berjibaku menyelamatkan dagangannya ke luar pasar.&#13;
&#13;
Kesaksian ini disampaikan Ikang (35), pedagang audio yang berada di ruko bagian belakang pasar. Saat itu, ia tengah memasang audio mobil pelanggannya ketika tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam pasar.&#13;
&#13;
Teriakan histeris itu, kata Ikang, berasal dari para pedagang di dalam pasar yang melihat kepulan asap muncul dari salah satu kios di bagian depan pasar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak berselang lama, Ikang mencoba mengintip ke area bawah dan melihat api mulai terlihat. Suasana pun semakin panik, para pedagang bergegas menyelamatkan barang dagangan mereka ke luar pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau saya lihat tadi udah ada api, udah nyembur ke atas. (Pedagang) panik ngeluarin barang-barang,&amp;quot; ujar Ikang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tanpa pikir panjang, Ikang segera berlari kembali ke tokonya untuk menyelamatkan dagangan miliknya. Ia khawatir tokonya turut dilahap si jago merah.&#13;
&#13;
Ikang mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan api pertama kali muncul. Namun ia mengingat, kondisi mencekam itu terjadi beberapa saat sebelum masuk waktu Magrib.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setengah 6-an (sore) kali ya, soalnya kita nggak lihat (jam),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
