<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Penyelidikan Kematian Diplomat Kemlu, Polisi Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Pihak Lain</title><description>Polda Metro Jaya telah merampungkan penyelidikan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan tewas secara tragis dengan tubuh terlilit lakban.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158930/hasil-penyelidikan-kematian-diplomat-kemlu-polisi-tegaskan-tidak-ada-keterlibatan-pihak-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158930/hasil-penyelidikan-kematian-diplomat-kemlu-polisi-tegaskan-tidak-ada-keterlibatan-pihak-lain"/><item><title>Hasil Penyelidikan Kematian Diplomat Kemlu, Polisi Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Pihak Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158930/hasil-penyelidikan-kematian-diplomat-kemlu-polisi-tegaskan-tidak-ada-keterlibatan-pihak-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158930/hasil-penyelidikan-kematian-diplomat-kemlu-polisi-tegaskan-tidak-ada-keterlibatan-pihak-lain</guid><pubDate>Selasa 29 Juli 2025 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/29/338/3158930/polda_metro_jaya_ungkap_kasus_tewasnya_diplomat_kemlu-hiYG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polda Metro Jaya ungkap kasus tewasnya Diplomat Kemlu (foto: Aldi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/29/338/3158930/polda_metro_jaya_ungkap_kasus_tewasnya_diplomat_kemlu-hiYG_large.jpg</image><title>Polda Metro Jaya ungkap kasus tewasnya Diplomat Kemlu (foto: Aldi Chandra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya telah merampungkan penyelidikan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan tewas secara tragis dengan tubuh terlilit lakban.&#13;
&#13;
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menyatakan bahwa kematian Arya tidak melibatkan pihak lain. Dengan demikian, ADP diduga kuat meninggal karena bunuh diri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indikator kuat menunjukkan bahwa kematian ADP mengarah pada dugaan meninggal tanpa keterlibatan pihak lain,&amp;rdquo; kata Wira dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kesimpulan itu, menurut Wira, didasarkan pada hasil investigasi ilmiah atau scientific crime investigation. Polisi tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut, sehingga misteri kematian Arya dianggap telah terjawab.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Arya ditemukan meninggal di kamar kosnya di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa pagi, 8 Juli 2025. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan: kepala terikat lakban kuning dan tubuh tertutup selimut. Namun, kondisi kamar tampak rapi, sejuk, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun kerusakan barang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa lakban kuning yang digunakan Arya dibeli sendiri oleh korban di Yogyakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait dengan lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedung Kuning, Yogyakarta,&amp;rdquo; ujar Ade Ary, Senin (28/7/2025).&#13;
&#13;
Lakban serupa juga ditemukan di rumah Arya di Yogyakarta. Polisi menyatakan akan menyita barang tersebut sebagai pembanding dalam penyelidikan.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan kolega Arya, lakban kuning itu biasa digunakan oleh pegawai Kemlu saat bepergian ke luar negeri untuk memudahkan identifikasi barang bawaan di bandara.&#13;
&#13;
Arya Daru Pangayunan dikenal sebagai diplomat muda yang aktif di bidang perlindungan dan pemulangan warga negara Indonesia. Ia terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk evakuasi WNI dari negara-negara seperti Turki dan Iran, serta pemulangan anak-anak telantar di luar negeri. Arya juga pernah menjadi saksi dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jepang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polda Metro Jaya telah merampungkan penyelidikan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan tewas secara tragis dengan tubuh terlilit lakban.&#13;
&#13;
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menyatakan bahwa kematian Arya tidak melibatkan pihak lain. Dengan demikian, ADP diduga kuat meninggal karena bunuh diri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indikator kuat menunjukkan bahwa kematian ADP mengarah pada dugaan meninggal tanpa keterlibatan pihak lain,&amp;rdquo; kata Wira dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kesimpulan itu, menurut Wira, didasarkan pada hasil investigasi ilmiah atau scientific crime investigation. Polisi tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut, sehingga misteri kematian Arya dianggap telah terjawab.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Arya ditemukan meninggal di kamar kosnya di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa pagi, 8 Juli 2025. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan: kepala terikat lakban kuning dan tubuh tertutup selimut. Namun, kondisi kamar tampak rapi, sejuk, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun kerusakan barang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa lakban kuning yang digunakan Arya dibeli sendiri oleh korban di Yogyakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait dengan lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedung Kuning, Yogyakarta,&amp;rdquo; ujar Ade Ary, Senin (28/7/2025).&#13;
&#13;
Lakban serupa juga ditemukan di rumah Arya di Yogyakarta. Polisi menyatakan akan menyita barang tersebut sebagai pembanding dalam penyelidikan.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan kolega Arya, lakban kuning itu biasa digunakan oleh pegawai Kemlu saat bepergian ke luar negeri untuk memudahkan identifikasi barang bawaan di bandara.&#13;
&#13;
Arya Daru Pangayunan dikenal sebagai diplomat muda yang aktif di bidang perlindungan dan pemulangan warga negara Indonesia. Ia terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk evakuasi WNI dari negara-negara seperti Turki dan Iran, serta pemulangan anak-anak telantar di luar negeri. Arya juga pernah menjadi saksi dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Jepang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
