<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RSCM Sebut Arya Daru Meninggal Akibat Gangguan Pertukaran Oksigen di Saluran Napas</title><description>Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan, penyebab meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158958/rscm-sebut-arya-daru-meninggal-akibat-gangguan-pertukaran-oksigen-di-saluran-napas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158958/rscm-sebut-arya-daru-meninggal-akibat-gangguan-pertukaran-oksigen-di-saluran-napas"/><item><title>RSCM Sebut Arya Daru Meninggal Akibat Gangguan Pertukaran Oksigen di Saluran Napas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158958/rscm-sebut-arya-daru-meninggal-akibat-gangguan-pertukaran-oksigen-di-saluran-napas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/29/338/3158958/rscm-sebut-arya-daru-meninggal-akibat-gangguan-pertukaran-oksigen-di-saluran-napas</guid><pubDate>Selasa 29 Juli 2025 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/29/338/3158958/polda_metro_jaya_ungkap_kasus_tewasnya_diplomat_kemlu-r9wW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polda Metro Jaya ungkap kasus tewasnya Diplomat Kemlu (foto: Aldi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/29/338/3158958/polda_metro_jaya_ungkap_kasus_tewasnya_diplomat_kemlu-r9wW_large.jpg</image><title>Polda Metro Jaya ungkap kasus tewasnya Diplomat Kemlu (foto: Aldi Chandra/Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan, penyebab meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP).&#13;
&#13;
Dokter RSCM, Yoga Tohjiwo, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium toksikologi, tidak ditemukan zat beracun dalam tubuh ADP yang dapat menyebabkan gangguan pertukaran oksigen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain itu, tidak ditemukan adanya penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pertukaran oksigen pada organ ataupun jaringan tubuh,&amp;rdquo; ujar Yoga dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, hasil autopsi menunjukkan bahwa ADP meninggal akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran napas atas yang menyebabkan mati lemas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari pemeriksaan autopsi juga ditemukan luka di bagian leher. Berdasarkan temuan tersebut, tim medis melakukan autopsi dengan teknik khusus pada leher untuk menilai dampaknya terhadap organ-organ di dalamnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kami laporkan bahwa pada otot-otot leher tidak ditemukan adanya resapan darah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, pada batang tenggorok ditemukan lendir dan busa halus berwarna putih kemerahan.&#13;
&#13;
Ia juga mengungkapkan bahwa pada organ dalam korban ditemukan pembengkakan pada paru-paru dan seluruh organ lainnya. Selain itu, juga terlihat pelebaran pembuluh darah dan bintik-bintik perdarahan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan, penyebab meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP).&#13;
&#13;
Dokter RSCM, Yoga Tohjiwo, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium toksikologi, tidak ditemukan zat beracun dalam tubuh ADP yang dapat menyebabkan gangguan pertukaran oksigen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain itu, tidak ditemukan adanya penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pertukaran oksigen pada organ ataupun jaringan tubuh,&amp;rdquo; ujar Yoga dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, hasil autopsi menunjukkan bahwa ADP meninggal akibat gangguan pertukaran oksigen pada saluran napas atas yang menyebabkan mati lemas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari pemeriksaan autopsi juga ditemukan luka di bagian leher. Berdasarkan temuan tersebut, tim medis melakukan autopsi dengan teknik khusus pada leher untuk menilai dampaknya terhadap organ-organ di dalamnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kami laporkan bahwa pada otot-otot leher tidak ditemukan adanya resapan darah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, pada batang tenggorok ditemukan lendir dan busa halus berwarna putih kemerahan.&#13;
&#13;
Ia juga mengungkapkan bahwa pada organ dalam korban ditemukan pembengkakan pada paru-paru dan seluruh organ lainnya. Selain itu, juga terlihat pelebaran pembuluh darah dan bintik-bintik perdarahan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
