<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Jepang Dihantam Tsunami Usai Gempa Dahsyat M8,8 Rusia</title><description>Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi tsunami setinggi 3 meter di pantai Pasifik Hokkaido dan Honshu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/30/18/3159179/breaking-news-jepang-dihantam-tsunami-usai-gempa-dahsyat-m8-8-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/30/18/3159179/breaking-news-jepang-dihantam-tsunami-usai-gempa-dahsyat-m8-8-rusia"/><item><title>Breaking News! Jepang Dihantam Tsunami Usai Gempa Dahsyat M8,8 Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/30/18/3159179/breaking-news-jepang-dihantam-tsunami-usai-gempa-dahsyat-m8-8-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/30/18/3159179/breaking-news-jepang-dihantam-tsunami-usai-gempa-dahsyat-m8-8-rusia</guid><pubDate>Rabu 30 Juli 2025 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/30/18/3159179/gempa-OpG4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Breaking News! Jepang Dihantam Tsunami &amp;nbsp;Usai Gempa Dahsyat M8,8 Rusia/reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/30/18/3159179/gempa-OpG4_large.jpg</image><title>Breaking News! Jepang Dihantam Tsunami &amp;nbsp;Usai Gempa Dahsyat M8,8 Rusia/reuters</title></images><description>JAKARTA - Gempa berkekuatan M8,8 mengguncang Kamchatka Timur, Rusia, Rabu (30/7/2025). Gempa dahsyat tersebut memicu peringatan tsunami di beberapa wilayah. Salah satu negara yang terdampak gempa adalah Jepang.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi tsunami setinggi 3 meter di pantai Pasifik Hokkaido dan Honshu. Selanjutnya peringatan tsunami setinggi 1 meter di pantau Shikoku, Kyushu, dan Okinawa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tsunami dapat terjadi berulang kali dalam jangka waktu yang panjang,&amp;rdquo; kata Badan Meteorologi Jepang dikutip dari The Japan Times.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gelombang yang datang setelah gelombang pertama mungkin lebih besar, jadi penting untuk terus melakukan evakuasi hingga peringatan atau imbauan tsunami dicabut,&amp;quot; lanjut isi keterangan tersebut.&#13;
&#13;
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengimbau penduduk di wilayah terdampak untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau lokasi aman lainnya.&#13;
&#13;
Dia juga menginstruksikan pihak berwenang untuk memberikan informasi yang akurat kepada publik dan menerapkan tindakan yang diperlukan dalam koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan gelombang setinggi 1 hingga 3 meter di atas permukaan air pasang mungkin terjadi di beberapa wilayah pesisir Hawaii, Chili, Jepang, dan Kepulauan Solomon.&#13;
&#13;
Gelombang setinggi lebih dari 3 meter mungkin terjadi di beberapa wilayah pesisir Rusia dan Ekuador.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa berkekuatan M8,8 mengguncang Kamchatka Timur, Rusia, Rabu (30/7/2025). Gempa dahsyat tersebut memicu peringatan tsunami di beberapa wilayah. Salah satu negara yang terdampak gempa adalah Jepang.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi tsunami setinggi 3 meter di pantai Pasifik Hokkaido dan Honshu. Selanjutnya peringatan tsunami setinggi 1 meter di pantau Shikoku, Kyushu, dan Okinawa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tsunami dapat terjadi berulang kali dalam jangka waktu yang panjang,&amp;rdquo; kata Badan Meteorologi Jepang dikutip dari The Japan Times.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gelombang yang datang setelah gelombang pertama mungkin lebih besar, jadi penting untuk terus melakukan evakuasi hingga peringatan atau imbauan tsunami dicabut,&amp;quot; lanjut isi keterangan tersebut.&#13;
&#13;
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengimbau penduduk di wilayah terdampak untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau lokasi aman lainnya.&#13;
&#13;
Dia juga menginstruksikan pihak berwenang untuk memberikan informasi yang akurat kepada publik dan menerapkan tindakan yang diperlukan dalam koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan gelombang setinggi 1 hingga 3 meter di atas permukaan air pasang mungkin terjadi di beberapa wilayah pesisir Hawaii, Chili, Jepang, dan Kepulauan Solomon.&#13;
&#13;
Gelombang setinggi lebih dari 3 meter mungkin terjadi di beberapa wilayah pesisir Rusia dan Ekuador.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
