<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Tsunami Dampak Gempa M8,6 Rusia Telah Terlihat di Sejumlah Wilayah</title><description>BMKG mengungkapkan tsunami dampak gempa bumi tektonik di wilayah Kamchatka, Rusia, dengan magnitudo 8,6 telah terlihat di sejumlah wilayah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159116/bmkg-tsunami-dampak-gempa-m8-6-rusia-telah-terlihat-di-sejumlah-wilayah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159116/bmkg-tsunami-dampak-gempa-m8-6-rusia-telah-terlihat-di-sejumlah-wilayah"/><item><title>BMKG: Tsunami Dampak Gempa M8,6 Rusia Telah Terlihat di Sejumlah Wilayah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159116/bmkg-tsunami-dampak-gempa-m8-6-rusia-telah-terlihat-di-sejumlah-wilayah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159116/bmkg-tsunami-dampak-gempa-m8-6-rusia-telah-terlihat-di-sejumlah-wilayah</guid><pubDate>Rabu 30 Juli 2025 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/30/337/3159116/daryono-fMAw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/30/337/3159116/daryono-fMAw_large.jpg</image><title> Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono/Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan&amp;nbsp;tsunami dampak gempa bumi tektonik di wilayah Kamchatka, Rusia, dengan magnitudo 8,6 telah terlihat di sejumlah wilayah. Tsunami terpantau di Jepang dan Rusia, meski belum sampai ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil monitoring terkini, tsunami terdeteksi di Kushiro, Jepang 39 cm; Hanasaki, Jepang 31 cm; Nikolskoye, Rusia 16 cm; Ofunato, Jepang 22 cm; IOC Petropavlovsk, Rusia 25 cm; Buoy Kamchatka 84 cm; Buoy South of Attu 19,8 cm; Buoy South of Amchitka 27 cm; Buoy Kuril Island 25 cm; dan Buoy Tokyo 8 cm,&amp;quot; kata Daryono dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/7).&#13;
&#13;
Daryono mengatakan BMKG mencatat belasan aktivitas gempa susulan (aftershock) yang terjadi di Kamchatka. &amp;quot;Kami melihat aktivitas gempa masih terjadi sejak 08.30 WIB, sebanyak 14 gempa susulan (aftershock). Magnitudo terbesar M6,9 dan M5,5,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa tersebut dapat berpotensi menimbulkan tsunami di sejumlah perairan Indonesia dengan ketinggian 0,5 meter.&#13;
&#13;
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault). Berdasarkan laporan PTWC, gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian tsunami kurang dari 0,5 m),&amp;quot; kata Daryono dalam keterangannya, Rabu (30/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Wilayah Talaud (ETA 14:52:24 WITA), Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA), Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT), Manokwari (ETA 16:08:54 WIT), Raja Ampat (ETA 16:18:54 WIT), Biak Numfor (ETA 16:21:54 WIT), Supiori (ETA 16:21:54 WIT), Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT), Jayapura (ETA 16:30:24 WIT), dan Sarmi (ETA 16:30:24 WIT),&amp;quot; tambahnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan&amp;nbsp;tsunami dampak gempa bumi tektonik di wilayah Kamchatka, Rusia, dengan magnitudo 8,6 telah terlihat di sejumlah wilayah. Tsunami terpantau di Jepang dan Rusia, meski belum sampai ke Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil monitoring terkini, tsunami terdeteksi di Kushiro, Jepang 39 cm; Hanasaki, Jepang 31 cm; Nikolskoye, Rusia 16 cm; Ofunato, Jepang 22 cm; IOC Petropavlovsk, Rusia 25 cm; Buoy Kamchatka 84 cm; Buoy South of Attu 19,8 cm; Buoy South of Amchitka 27 cm; Buoy Kuril Island 25 cm; dan Buoy Tokyo 8 cm,&amp;quot; kata Daryono dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/7).&#13;
&#13;
Daryono mengatakan BMKG mencatat belasan aktivitas gempa susulan (aftershock) yang terjadi di Kamchatka. &amp;quot;Kami melihat aktivitas gempa masih terjadi sejak 08.30 WIB, sebanyak 14 gempa susulan (aftershock). Magnitudo terbesar M6,9 dan M5,5,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa tersebut dapat berpotensi menimbulkan tsunami di sejumlah perairan Indonesia dengan ketinggian 0,5 meter.&#13;
&#13;
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault). Berdasarkan laporan PTWC, gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian tsunami kurang dari 0,5 m),&amp;quot; kata Daryono dalam keterangannya, Rabu (30/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Wilayah Talaud (ETA 14:52:24 WITA), Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA), Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT), Manokwari (ETA 16:08:54 WIT), Raja Ampat (ETA 16:18:54 WIT), Biak Numfor (ETA 16:21:54 WIT), Supiori (ETA 16:21:54 WIT), Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT), Jayapura (ETA 16:30:24 WIT), dan Sarmi (ETA 16:30:24 WIT),&amp;quot; tambahnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
