<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tsunami Dampak Gempa M8,7 Rusia Terdeteksi di Jayapura dan Sarmi </title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami setinggi 0,1??&quot;0,2 meter memasuki perairan Jayapura dan Sarmi, Papua, Rabu (30/7/2025), imbas gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159200/tsunami-dampak-gempa-m8-7-rusia-terdeteksi-di-jayapura-dan-sarmi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159200/tsunami-dampak-gempa-m8-7-rusia-terdeteksi-di-jayapura-dan-sarmi"/><item><title>Tsunami Dampak Gempa M8,7 Rusia Terdeteksi di Jayapura dan Sarmi </title><link>https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159200/tsunami-dampak-gempa-m8-7-rusia-terdeteksi-di-jayapura-dan-sarmi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/07/30/337/3159200/tsunami-dampak-gempa-m8-7-rusia-terdeteksi-di-jayapura-dan-sarmi</guid><pubDate>Rabu 30 Juli 2025 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/30/337/3159200/tsunami-sXRr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi Tsunami (foto; BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/30/337/3159200/tsunami-sXRr_large.jpg</image><title>Illustrasi Tsunami (foto; BMKG)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami setinggi 0,1&amp;ndash;0,2 meter memasuki perairan Jayapura dan Sarmi, Papua, Rabu (30/7/2025), imbas gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tsunami akibat gempa M8,7 telah terdeteksi di Kamchatka (06.51 WIB) 0,8 m; Jayapura (14.14 WIB) 0,2 m; Sarmi (14.20 WIB) 0,1 m; Sorong (14.35 WIB),&amp;rdquo; tulis akun resmi BMKG @infoBMKG di platform X.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan episenter di koordinat 52,51&amp;deg; LU dan 160,26&amp;deg; BT, serta kedalaman 18 km. Gempa tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka, dengan mekanisme patahan naik (thrust fault).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut analisis BMKG, gempa ini berpotensi memicu tsunami kecil di sejumlah wilayah Indonesia. Tinggi gelombang tsunami diperkirakan kurang dari 0,5 meter dengan status Waspada.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wilayah yang berpotensi terdampak dan memiliki estimasi waktu tiba (ETA) gelombang tsunami meliputi:&#13;
&#13;
Talaud (14.52 WITA)&#13;
&#13;
Kota Gorontalo (16.39 WITA)&#13;
&#13;
Halmahera Utara (16.04 WIT)&#13;
&#13;
Manokwari (16.08 WIT)&#13;
&#13;
Raja Ampat (16.18 WIT)&#13;
&#13;
Biak Numfor &amp;amp; Supiori (16.21 WIT)&#13;
&#13;
Sorong Utara (16.24 WIT)&#13;
&#13;
Jayapura &amp;amp; Sarmi (16.30 WIT)&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang namun waspada, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami setinggi 0,1&amp;ndash;0,2 meter memasuki perairan Jayapura dan Sarmi, Papua, Rabu (30/7/2025), imbas gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tsunami akibat gempa M8,7 telah terdeteksi di Kamchatka (06.51 WIB) 0,8 m; Jayapura (14.14 WIB) 0,2 m; Sarmi (14.20 WIB) 0,1 m; Sorong (14.35 WIB),&amp;rdquo; tulis akun resmi BMKG @infoBMKG di platform X.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan episenter di koordinat 52,51&amp;deg; LU dan 160,26&amp;deg; BT, serta kedalaman 18 km. Gempa tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka, dengan mekanisme patahan naik (thrust fault).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut analisis BMKG, gempa ini berpotensi memicu tsunami kecil di sejumlah wilayah Indonesia. Tinggi gelombang tsunami diperkirakan kurang dari 0,5 meter dengan status Waspada.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wilayah yang berpotensi terdampak dan memiliki estimasi waktu tiba (ETA) gelombang tsunami meliputi:&#13;
&#13;
Talaud (14.52 WITA)&#13;
&#13;
Kota Gorontalo (16.39 WITA)&#13;
&#13;
Halmahera Utara (16.04 WIT)&#13;
&#13;
Manokwari (16.08 WIT)&#13;
&#13;
Raja Ampat (16.18 WIT)&#13;
&#13;
Biak Numfor &amp;amp; Supiori (16.21 WIT)&#13;
&#13;
Sorong Utara (16.24 WIT)&#13;
&#13;
Jayapura &amp;amp; Sarmi (16.30 WIT)&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang namun waspada, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
