<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati: Saya Tidak Butuh Kader yang Hanya Pandai Beretorika!</title><description>Menurutnya, loyalitas sejati seorang kader tidak diukur dari kepiawaian berbicara, melainkan dari kesediaan untuk turun langsung menyatu dengan rakyat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/02/337/3160010/megawati-saya-tidak-butuh-kader-yang-hanya-pandai-beretorika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/02/337/3160010/megawati-saya-tidak-butuh-kader-yang-hanya-pandai-beretorika"/><item><title>Megawati: Saya Tidak Butuh Kader yang Hanya Pandai Beretorika!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/02/337/3160010/megawati-saya-tidak-butuh-kader-yang-hanya-pandai-beretorika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/02/337/3160010/megawati-saya-tidak-butuh-kader-yang-hanya-pandai-beretorika</guid><pubDate>Sabtu 02 Agustus 2025 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/02/337/3160010/pdip-3wo6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Megawati: Saya Tidak Butuh Kader yang Hanya Pandai Beretorika!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/02/337/3160010/pdip-3wo6_large.jpg</image><title>Megawati: Saya Tidak Butuh Kader yang Hanya Pandai Beretorika!</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; &amp;ndash; Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, &amp;nbsp;mengingatkan kadernya agar tak menjadikan partai untuk kepentingan pribadi. Megawati menegaskan pentingnya kehadiran kader partai di tengah rakyat dalam setiap kerja politik.&#13;
&#13;
Menurutnya, loyalitas sejati seorang kader tidak diukur dari kepiawaian berbicara, melainkan dari kesediaan untuk turun langsung menyatu dengan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,&amp;rdquo; ujar Megawati saat pidato penutupan di acara Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8/2025) malam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Megawati melanjutkan, arah konsolidasi partai ke depan tidak boleh terjebak dalam pencitraan atau politik populis, melainkan harus berakar pada kerja kerakyatan dan pembumian ideologi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,&amp;rdquo; kata Megawati.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan agar partai tidak dijadikan alat untuk meraih kekuasaan atau kekayaan pribadi. Ia meminta para kader untuk senantiasa mematuhi instruksinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selalu jalankan instruksi saya dengan penuh kesetiaan. Kalau tidak siap, lebih baik mundur secara kesatria. Jangan jadikan partai ini arena untuk terus-menerus mencari kekuasaan dan kekayaan pribadi,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; &amp;ndash; Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, &amp;nbsp;mengingatkan kadernya agar tak menjadikan partai untuk kepentingan pribadi. Megawati menegaskan pentingnya kehadiran kader partai di tengah rakyat dalam setiap kerja politik.&#13;
&#13;
Menurutnya, loyalitas sejati seorang kader tidak diukur dari kepiawaian berbicara, melainkan dari kesediaan untuk turun langsung menyatu dengan rakyat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,&amp;rdquo; ujar Megawati saat pidato penutupan di acara Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8/2025) malam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Megawati melanjutkan, arah konsolidasi partai ke depan tidak boleh terjebak dalam pencitraan atau politik populis, melainkan harus berakar pada kerja kerakyatan dan pembumian ideologi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,&amp;rdquo; kata Megawati.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan agar partai tidak dijadikan alat untuk meraih kekuasaan atau kekayaan pribadi. Ia meminta para kader untuk senantiasa mematuhi instruksinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selalu jalankan instruksi saya dengan penuh kesetiaan. Kalau tidak siap, lebih baik mundur secara kesatria. Jangan jadikan partai ini arena untuk terus-menerus mencari kekuasaan dan kekayaan pribadi,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
