<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivitas Gunung Lewotobi Meningkat, BNPB Larang Warga Kembali ke Kawasan Rawan Bencana</title><description>Diketahui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status awas sejak 17 Juni 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160022/aktivitas-gunung-lewotobi-meningkat-bnpb-larang-warga-kembali-ke-kawasan-rawan-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160022/aktivitas-gunung-lewotobi-meningkat-bnpb-larang-warga-kembali-ke-kawasan-rawan-bencana"/><item><title>Aktivitas Gunung Lewotobi Meningkat, BNPB Larang Warga Kembali ke Kawasan Rawan Bencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160022/aktivitas-gunung-lewotobi-meningkat-bnpb-larang-warga-kembali-ke-kawasan-rawan-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160022/aktivitas-gunung-lewotobi-meningkat-bnpb-larang-warga-kembali-ke-kawasan-rawan-bencana</guid><pubDate>Minggu 03 Agustus 2025 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/02/337/3160022/gunung-32UF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aktivitas Gunung Lewotobi Meningkat, BNPB Larang Warga Kembali ke Kawasan Rawan Bencana</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/02/337/3160022/gunung-32UF_large.jpg</image><title>Aktivitas Gunung Lewotobi Meningkat, BNPB Larang Warga Kembali ke Kawasan Rawan Bencana</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) &amp;nbsp;meminta warga agar jangan kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) seiring meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).&#13;
&#13;
Diketahui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status awas sejak 17 Juni 2025.&#13;
&#13;
Kepala BNPB Suharyanto meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur untuk memastikan tidak ada lagi warga yang berada di kawasan rawan bencana yang telah ditetapkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Erupsi kali ini tidak ada korban jiwa, namun terpantau masih ada warga Desa Boru yang belum meninggalkan kawasan rawan bencana,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (2/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB kata dia mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut 7 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala PVMBG, Hadi Wijaya menambahkan, Gunung Lewotobi Laki-laki masih berpotensi erupsi kembali. Gunung ini kata dia sudah menunjukkan peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik dalam menuju permukaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian erupsi biasanya diperkirakan akan terjadi selang 4 jam pasca tanda-tanda kegempaan, namun pada erupsi Jumat malam, erupsi terjadi dua jam pasca pemberitahuan tanda-tanda kegempaan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) &amp;nbsp;meminta warga agar jangan kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) seiring meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).&#13;
&#13;
Diketahui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status awas sejak 17 Juni 2025.&#13;
&#13;
Kepala BNPB Suharyanto meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur untuk memastikan tidak ada lagi warga yang berada di kawasan rawan bencana yang telah ditetapkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Erupsi kali ini tidak ada korban jiwa, namun terpantau masih ada warga Desa Boru yang belum meninggalkan kawasan rawan bencana,&amp;rdquo; ujarnya, Sabtu (2/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BNPB kata dia mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut 7 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala PVMBG, Hadi Wijaya menambahkan, Gunung Lewotobi Laki-laki masih berpotensi erupsi kembali. Gunung ini kata dia sudah menunjukkan peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik dalam menuju permukaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian erupsi biasanya diperkirakan akan terjadi selang 4 jam pasca tanda-tanda kegempaan, namun pada erupsi Jumat malam, erupsi terjadi dua jam pasca pemberitahuan tanda-tanda kegempaan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
