<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gempa Susulan M6,8 Guncang Rusia, Tak Berdampak Tsunami di RI</title><description>Pesisir timur Kamchatka, Rusia kembali diguncang gempa pada Minggu 3 Agustus 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160141/breaking-news-gempa-susulan-m6-8-guncang-rusia-tak-berdampak-tsunami-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160141/breaking-news-gempa-susulan-m6-8-guncang-rusia-tak-berdampak-tsunami-di-ri"/><item><title>Breaking News! Gempa Susulan M6,8 Guncang Rusia, Tak Berdampak Tsunami di RI</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160141/breaking-news-gempa-susulan-m6-8-guncang-rusia-tak-berdampak-tsunami-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160141/breaking-news-gempa-susulan-m6-8-guncang-rusia-tak-berdampak-tsunami-di-ri</guid><pubDate>Minggu 03 Agustus 2025 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/03/337/3160141/gempa-RU6B_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/03/337/3160141/gempa-RU6B_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pesisir timur Kamchatka, Rusia kembali diguncang gempa pada Minggu 3 Agustus 2025. Gempa dilaporkan terjadi pada pukul 12.37 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis parameter update menunjukkan gempa bumi ini memiliki M6,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 50,58&amp;deg; LU; 157,799&amp;deg; BT pada kedalaman 35 km.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa ini memiliki mekanisme turun (normal fault).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,&amp;rdquo; tegas Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengimbau masyarakat pesisir di wilayah Indonesia agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.&#13;
&#13;
Gempa ini merupakan susulan dari gempa utama M8,7 pada Rabu 30 Juli 2025 pukul 06.24 WIB. Hingga 3 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB, berdasarkan hasil monitoring, menunjukkan adanya 426 aktivitas gempabumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,9 dan terkecil M4,0.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pesisir timur Kamchatka, Rusia kembali diguncang gempa pada Minggu 3 Agustus 2025. Gempa dilaporkan terjadi pada pukul 12.37 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis parameter update menunjukkan gempa bumi ini memiliki M6,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 50,58&amp;deg; LU; 157,799&amp;deg; BT pada kedalaman 35 km.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa ini memiliki mekanisme turun (normal fault).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,&amp;rdquo; tegas Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengimbau masyarakat pesisir di wilayah Indonesia agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.&#13;
&#13;
Gempa ini merupakan susulan dari gempa utama M8,7 pada Rabu 30 Juli 2025 pukul 06.24 WIB. Hingga 3 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB, berdasarkan hasil monitoring, menunjukkan adanya 426 aktivitas gempabumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,9 dan terkecil M4,0.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
