<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadispen AU Beberkan Komunikasi Terakhir Selama 40 Menit dengan Marsma TNI Fajar Adriyanto</title><description>Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana berkomunikasi dengan almarhum Marsma TNI Fajar Adriyanto.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160184/kadispen-au-beberkan-komunikasi-terakhir-selama-40-menit-dengan-marsma-tni-fajar-adriyanto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160184/kadispen-au-beberkan-komunikasi-terakhir-selama-40-menit-dengan-marsma-tni-fajar-adriyanto"/><item><title>Kadispen AU Beberkan Komunikasi Terakhir Selama 40 Menit dengan Marsma TNI Fajar Adriyanto</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160184/kadispen-au-beberkan-komunikasi-terakhir-selama-40-menit-dengan-marsma-tni-fajar-adriyanto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/03/337/3160184/kadispen-au-beberkan-komunikasi-terakhir-selama-40-menit-dengan-marsma-tni-fajar-adriyanto</guid><pubDate>Minggu 03 Agustus 2025 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/03/337/3160184/nyoman-anju_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana/Foto: Ari Sandita-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/03/337/3160184/nyoman-anju_large.jpg</image><title>Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana/Foto: Ari Sandita-Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana berkomunikasi dengan almarhum Marsma TNI Fajar Adriyanto. Komunikasi selama 40 menit tersebut menjadi yang terakhir, sebelum almarhum gugur dalam insiden pesawat latih jatuh di Bogor, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya terakhir berhubungan dengan beliau hari Jumat kemarin. Saya telepon-teleponan terkait bagaimana inovasi Dispen ke depan, memajukan Dispen AU, 40 menit sendiri,&amp;quot; ujarnya pada wartawan di rumah duka, Minggu (4/8/2025).&#13;
&#13;
Dalam komunikasi itu, almarhum memberikan masukan untuk kemajuan Dispen AU. Selain pernah menjabat sebagai Kadispen AU, Marsma TNI Fajar juga memiliki dedikasi tinggi terhadap Dispen AU.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau banyak memberikan masukan, karena nggak sempat ke ruangan saya, akhirnya kami telepon-teleponan saja. Bagaimana harusnya Dispen ini ke depan. Beliau banyak memberikan masukan-masukan yang akan kami laksanakan ke depan seperti apa,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu masukannya tentang hubungan Dispen AU dengan media massa dan koreksi-koreksi manakala ada kekurangan pada Dispen AU. Gugurnya almarhum membuat semua jajaran TNI AU merasa kehilangan sosok panutan sekaligus penerbang yang berdedikasi tinggi memajukan Angkatan Udara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau menyampaikan kemarin, ada beberapa hal yang saya tangkap, bagaimana memajukan Dispen AU. Terkait dengan hubungan kita dengan media, kita harus betul-betul saling isi sama-sama, kita memberikan yang terbaik,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Media dibutuhkan untuk mengoreksi segala sesuatu yang segera dibenahi Angkatan Udara. &amp;quot;Sehingga kami tahu kekurangannya apa. Ke depan bisa kami perbaiki menjadi lebih baik,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana berkomunikasi dengan almarhum Marsma TNI Fajar Adriyanto. Komunikasi selama 40 menit tersebut menjadi yang terakhir, sebelum almarhum gugur dalam insiden pesawat latih jatuh di Bogor, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya terakhir berhubungan dengan beliau hari Jumat kemarin. Saya telepon-teleponan terkait bagaimana inovasi Dispen ke depan, memajukan Dispen AU, 40 menit sendiri,&amp;quot; ujarnya pada wartawan di rumah duka, Minggu (4/8/2025).&#13;
&#13;
Dalam komunikasi itu, almarhum memberikan masukan untuk kemajuan Dispen AU. Selain pernah menjabat sebagai Kadispen AU, Marsma TNI Fajar juga memiliki dedikasi tinggi terhadap Dispen AU.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau banyak memberikan masukan, karena nggak sempat ke ruangan saya, akhirnya kami telepon-teleponan saja. Bagaimana harusnya Dispen ini ke depan. Beliau banyak memberikan masukan-masukan yang akan kami laksanakan ke depan seperti apa,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu masukannya tentang hubungan Dispen AU dengan media massa dan koreksi-koreksi manakala ada kekurangan pada Dispen AU. Gugurnya almarhum membuat semua jajaran TNI AU merasa kehilangan sosok panutan sekaligus penerbang yang berdedikasi tinggi memajukan Angkatan Udara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau menyampaikan kemarin, ada beberapa hal yang saya tangkap, bagaimana memajukan Dispen AU. Terkait dengan hubungan kita dengan media, kita harus betul-betul saling isi sama-sama, kita memberikan yang terbaik,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Media dibutuhkan untuk mengoreksi segala sesuatu yang segera dibenahi Angkatan Udara. &amp;quot;Sehingga kami tahu kekurangannya apa. Ke depan bisa kami perbaiki menjadi lebih baik,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
