<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekeringan Ancam 211 Hektare Sawah di Mandailing Natal, Debit Sungai Patabotung Menurun Drastis</title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadinya bencana kekeringan di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Bencana kekeringan ini berdampak signifikan di wilayah tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160216/kekeringan-ancam-211-hektare-sawah-di-mandailing-natal-debit-sungai-patabotung-menurun-drastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160216/kekeringan-ancam-211-hektare-sawah-di-mandailing-natal-debit-sungai-patabotung-menurun-drastis"/><item><title>Kekeringan Ancam 211 Hektare Sawah di Mandailing Natal, Debit Sungai Patabotung Menurun Drastis</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160216/kekeringan-ancam-211-hektare-sawah-di-mandailing-natal-debit-sungai-patabotung-menurun-drastis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160216/kekeringan-ancam-211-hektare-sawah-di-mandailing-natal-debit-sungai-patabotung-menurun-drastis</guid><pubDate>Senin 04 Agustus 2025 05:32 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/04/337/3160216/bencana_kekeringan-7GDS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bencana kekeringan (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/04/337/3160216/bencana_kekeringan-7GDS_large.jpg</image><title>Bencana kekeringan (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadinya bencana kekeringan di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Bencana kekeringan ini berdampak signifikan di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kekeringan telah menyebabkan debit air Sungai Patabotung menurun secara drastis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sungai Patabotung yang menjadi salah satu sumber air utama bagi irigasi di wilayah tersebut mengalami penurunan debit secara drastis,&amp;quot; kata Abdul, Senin (4/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penurunan debit air sungai ini menyebabkan pengairan lahan pertanian terganggu. Akibatnya, sekitar 211 hektare lahan persawahan terancam mengalami kekeringan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi ini menyebabkan sekitar 211 hektare lahan persawahan mengalami kekeringan,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun belum ada laporan korban jiwa, kejadian ini berpotensi membuat para petani menghadapi risiko gagal panen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Risiko gagal panen dapat berdampak pada ketahanan pangan dan perekonomian lokal,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, bahwa situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan BNPB. BNPB melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menurunkan tim untuk meninjau lokasi terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim gabungan melakukan pendataan kondisi kekeringan guna merumuskan langkah-langkah penanganan jangka pendek dan menengah,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadinya bencana kekeringan di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Bencana kekeringan ini berdampak signifikan di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kekeringan telah menyebabkan debit air Sungai Patabotung menurun secara drastis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sungai Patabotung yang menjadi salah satu sumber air utama bagi irigasi di wilayah tersebut mengalami penurunan debit secara drastis,&amp;quot; kata Abdul, Senin (4/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penurunan debit air sungai ini menyebabkan pengairan lahan pertanian terganggu. Akibatnya, sekitar 211 hektare lahan persawahan terancam mengalami kekeringan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi ini menyebabkan sekitar 211 hektare lahan persawahan mengalami kekeringan,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun belum ada laporan korban jiwa, kejadian ini berpotensi membuat para petani menghadapi risiko gagal panen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Risiko gagal panen dapat berdampak pada ketahanan pangan dan perekonomian lokal,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, bahwa situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan BNPB. BNPB melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menurunkan tim untuk meninjau lokasi terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim gabungan melakukan pendataan kondisi kekeringan guna merumuskan langkah-langkah penanganan jangka pendek dan menengah,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
