<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat yang Dikemudikan Marsma Fajar Hilang Kontak 11 Menit Setelah Lepas Landas</title><description>Pesawat latih Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di Ciampea, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu 3 Agustus 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160218/pesawat-yang-dikemudikan-marsma-fajar-hilang-kontak-11-menit-setelah-lepas-landas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160218/pesawat-yang-dikemudikan-marsma-fajar-hilang-kontak-11-menit-setelah-lepas-landas"/><item><title>Pesawat yang Dikemudikan Marsma Fajar Hilang Kontak 11 Menit Setelah Lepas Landas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160218/pesawat-yang-dikemudikan-marsma-fajar-hilang-kontak-11-menit-setelah-lepas-landas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/04/337/3160218/pesawat-yang-dikemudikan-marsma-fajar-hilang-kontak-11-menit-setelah-lepas-landas</guid><pubDate>Senin 04 Agustus 2025 05:42 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/04/337/3160218/mantan_kadispenau_marsma_tni_fajar_adrianto-U6R3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Mantan Kadispenau Marsma TNI Fajar Adrianto (foto; dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/04/337/3160218/mantan_kadispenau_marsma_tni_fajar_adrianto-U6R3_large.jpg</image><title> Mantan Kadispenau Marsma TNI Fajar Adrianto (foto; dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Pesawat latih Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di Ciampea, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu 3 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Kecelakaan tragis tersebut menewaskan mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsma TNI Fajar Adrianto.&#13;
&#13;
Kadispenau Marsma TNI, I Nyoman Suadnyana menjelaskan, bahwa pesawat lepas landas dari Landasan Udara Atang Sendjaja pada pukul 09.08 WIB. Namun, hanya berselang 11 menit kemudian, pesawat hilang kontak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak dan ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana,&amp;quot; kata Suadnyana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penerbangan tersebut, Marsma Fajar bertindak sebagai pilot, dan Roni sebagai co-pilot. Keduanya sempat dievakuasi, namun nyawa Marsma Fajar tidak tertolong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Marsma TNI Fajar dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Latihan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin pembinaan kemampuan personel FASI, organisasi olahraga dirgantara nasional di bawah binaan TNI AU. Penerbangan telah dilengkapi dengan Surat Izin Terbang (SIT) nomor SIT/1484/VIII/2025 yang diterbitkan oleh Lanud Atang Sendjaja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesawat dinyatakan laik terbang dan merupakan sortie kedua pada hari itu,&amp;quot; tambah Suadnyana.&#13;
&#13;
TNI AU menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Suadnyana menegaskan bahwa semangat dan pengabdian Marsma Fajar akan terus dikenang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semangat, keteladanan, dan pengabdian beliau akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga langit Indonesia,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Pesawat latih Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di Ciampea, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu 3 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Kecelakaan tragis tersebut menewaskan mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsma TNI Fajar Adrianto.&#13;
&#13;
Kadispenau Marsma TNI, I Nyoman Suadnyana menjelaskan, bahwa pesawat lepas landas dari Landasan Udara Atang Sendjaja pada pukul 09.08 WIB. Namun, hanya berselang 11 menit kemudian, pesawat hilang kontak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak dan ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana,&amp;quot; kata Suadnyana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penerbangan tersebut, Marsma Fajar bertindak sebagai pilot, dan Roni sebagai co-pilot. Keduanya sempat dievakuasi, namun nyawa Marsma Fajar tidak tertolong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Marsma TNI Fajar dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Latihan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin pembinaan kemampuan personel FASI, organisasi olahraga dirgantara nasional di bawah binaan TNI AU. Penerbangan telah dilengkapi dengan Surat Izin Terbang (SIT) nomor SIT/1484/VIII/2025 yang diterbitkan oleh Lanud Atang Sendjaja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesawat dinyatakan laik terbang dan merupakan sortie kedua pada hari itu,&amp;quot; tambah Suadnyana.&#13;
&#13;
TNI AU menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Suadnyana menegaskan bahwa semangat dan pengabdian Marsma Fajar akan terus dikenang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semangat, keteladanan, dan pengabdian beliau akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga langit Indonesia,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
