<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! Penumpang yang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Melantur saat Diperiksa Polisi</title><description>Polisi mengungkap pria berinisial H (42), penumpang yang mengamuk dan berteriak ??~bom??  di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu, memiliki kondisi emosi yang tidak stabil.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/04/338/3160472/duh-penumpang-yang-teriak-bom-di-pesawat-lion-air-melantur-saat-diperiksa-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/04/338/3160472/duh-penumpang-yang-teriak-bom-di-pesawat-lion-air-melantur-saat-diperiksa-polisi"/><item><title>Duh! Penumpang yang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Melantur saat Diperiksa Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/04/338/3160472/duh-penumpang-yang-teriak-bom-di-pesawat-lion-air-melantur-saat-diperiksa-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/04/338/3160472/duh-penumpang-yang-teriak-bom-di-pesawat-lion-air-melantur-saat-diperiksa-polisi</guid><pubDate>Senin 04 Agustus 2025 23:04 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/04/338/3160472/viral-4yhE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang Lion Air yang teriak bom diperiksa polisi (Foto: Dok Polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/04/338/3160472/viral-4yhE_large.jpg</image><title>Penumpang Lion Air yang teriak bom diperiksa polisi (Foto: Dok Polisi)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polisi mengungkap pria berinisial H (42), penumpang yang mengamuk dan berteriak &amp;lsquo;bom&amp;rsquo; di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu, memiliki kondisi emosi yang tidak stabil. Bahkan, saat diperiksa, pelaku beberapa kali melantur dan tidak nyambung menjawab pertanyaan penyidik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga melihat bahwa emosi yang bersangkutan ini tidak stabil. Kadang ada pertanyaan yang bisa dijawab, tapi banyak juga pertanyaan yang belum nyambung dengan apa yang kami tanya,&amp;rdquo; ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Ronald Sipayung, Senin (4/8/2025).&#13;
&#13;
Diketahui, pelaku H pernah dirawat di rumah sakit jiwa selama satu bulan. Polisi pun akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pelaku juga telah menjalani tes urine, dengan hasil negatif terhadap zat berbahaya maupun alkohol. &amp;ldquo;Terhadap yang bersangkutan sudah kami lakukan pengecekan ataupun pemeriksaan urine. Hasilnya negatif terhadap zat berbahaya, kemudian pemeriksaan alkohol juga negatif,&amp;rdquo; tambah Ronald.&#13;
&#13;
Alasan Teriak Bom Masalah Bagasi&#13;
&#13;
Polisi menjelaskan penyebab pelaku mengamuk dan berteriak bom berkaitan dengan masalah bagasi. &amp;ldquo;Tersangka menanyakan tentang keberadaan bagasi kepada salah satu kru. Kemudian, ada komunikasi, dan itulah yang membuat dia tersulut emosinya sehingga mengeluarkan kalimat dan ancaman yang banyak beredar di media sosial,&amp;rdquo; ujar Ronald.&#13;
&#13;
Pelaku melakukan perjalanan dari Merauke menggunakan rute Merauke&amp;ndash;Makassar&amp;ndash;Soekarno-Hatta, dengan tujuan akhir Kualanamu, Medan. Ia mulai mengamuk saat transit di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa dia sejak berangkat dari Merauke selalu menanyakan tentang bagasinya, karena penerbangan ini adalah connecting flight. Nah, pada saat di Jakarta, tersangka menanyakan lagi kepada salah satu kru,&amp;rdquo; jelas Ronald.&#13;
&#13;
Ronald menambahkan pelaku tidak mempermasalahkan keterlambatan penerbangan, tetapi sangat khawatir soal keberadaan bagasinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau dari hasil keterangan, yang bersangkutan tidak mengeluhkan tentang delay. Tapi lebih kepada bagasi yang ditanyakan ada di mana, padahal bagasi ada di pesawat yang bersangkutan naiki untuk ke Kualanamu,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pelaku Dijerat UU Penerbangan&#13;
&#13;
Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 437 Ayat (2) UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, yang mengatur ancaman pidana bagi orang yang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan.&#13;
&#13;
Sebelumnya, video seorang penumpang mengamuk dan berteriak membawa bom di dalam kabin pesawat Lion Air JT-308 rute Soekarno-Hatta &amp;ndash; Kualanamu pada Sabtu 2 Agustus 2025 viral di media sosial, memicu kepanikan penumpang lainnya dan mengakibatkan keterlambatan penerbangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polisi mengungkap pria berinisial H (42), penumpang yang mengamuk dan berteriak &amp;lsquo;bom&amp;rsquo; di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu, memiliki kondisi emosi yang tidak stabil. Bahkan, saat diperiksa, pelaku beberapa kali melantur dan tidak nyambung menjawab pertanyaan penyidik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga melihat bahwa emosi yang bersangkutan ini tidak stabil. Kadang ada pertanyaan yang bisa dijawab, tapi banyak juga pertanyaan yang belum nyambung dengan apa yang kami tanya,&amp;rdquo; ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Ronald Sipayung, Senin (4/8/2025).&#13;
&#13;
Diketahui, pelaku H pernah dirawat di rumah sakit jiwa selama satu bulan. Polisi pun akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pelaku juga telah menjalani tes urine, dengan hasil negatif terhadap zat berbahaya maupun alkohol. &amp;ldquo;Terhadap yang bersangkutan sudah kami lakukan pengecekan ataupun pemeriksaan urine. Hasilnya negatif terhadap zat berbahaya, kemudian pemeriksaan alkohol juga negatif,&amp;rdquo; tambah Ronald.&#13;
&#13;
Alasan Teriak Bom Masalah Bagasi&#13;
&#13;
Polisi menjelaskan penyebab pelaku mengamuk dan berteriak bom berkaitan dengan masalah bagasi. &amp;ldquo;Tersangka menanyakan tentang keberadaan bagasi kepada salah satu kru. Kemudian, ada komunikasi, dan itulah yang membuat dia tersulut emosinya sehingga mengeluarkan kalimat dan ancaman yang banyak beredar di media sosial,&amp;rdquo; ujar Ronald.&#13;
&#13;
Pelaku melakukan perjalanan dari Merauke menggunakan rute Merauke&amp;ndash;Makassar&amp;ndash;Soekarno-Hatta, dengan tujuan akhir Kualanamu, Medan. Ia mulai mengamuk saat transit di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahwa dia sejak berangkat dari Merauke selalu menanyakan tentang bagasinya, karena penerbangan ini adalah connecting flight. Nah, pada saat di Jakarta, tersangka menanyakan lagi kepada salah satu kru,&amp;rdquo; jelas Ronald.&#13;
&#13;
Ronald menambahkan pelaku tidak mempermasalahkan keterlambatan penerbangan, tetapi sangat khawatir soal keberadaan bagasinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau dari hasil keterangan, yang bersangkutan tidak mengeluhkan tentang delay. Tapi lebih kepada bagasi yang ditanyakan ada di mana, padahal bagasi ada di pesawat yang bersangkutan naiki untuk ke Kualanamu,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pelaku Dijerat UU Penerbangan&#13;
&#13;
Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 437 Ayat (2) UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, yang mengatur ancaman pidana bagi orang yang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan.&#13;
&#13;
Sebelumnya, video seorang penumpang mengamuk dan berteriak membawa bom di dalam kabin pesawat Lion Air JT-308 rute Soekarno-Hatta &amp;ndash; Kualanamu pada Sabtu 2 Agustus 2025 viral di media sosial, memicu kepanikan penumpang lainnya dan mengakibatkan keterlambatan penerbangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
