<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jepang Peringati 80 Tahun Dijatuhkannya Bom Atom Hiroshima</title><description>Jepang menjadi satu-satunya negara di dunia yang pernah mengalami serangan bom atom. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/06/18/3160794/jepang-peringati-80-tahun-dijatuhkannya-bom-atom-hiroshima</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/06/18/3160794/jepang-peringati-80-tahun-dijatuhkannya-bom-atom-hiroshima"/><item><title>Jepang Peringati 80 Tahun Dijatuhkannya Bom Atom Hiroshima</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/06/18/3160794/jepang-peringati-80-tahun-dijatuhkannya-bom-atom-hiroshima</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/06/18/3160794/jepang-peringati-80-tahun-dijatuhkannya-bom-atom-hiroshima</guid><pubDate>Rabu 06 Agustus 2025 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/06/18/3160794/perdana_menteri_jepang_shigeru_ishiba-52dj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perdana Menteri Jepang Shigeru ishiba menyampaikan pidato pada Peringatan 80 Tahun Bom Atom Hiroshima. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/06/18/3160794/perdana_menteri_jepang_shigeru_ishiba-52dj_large.jpg</image><title>Perdana Menteri Jepang Shigeru ishiba menyampaikan pidato pada Peringatan 80 Tahun Bom Atom Hiroshima. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Doa dan mengheningkan cipta digelar di Jepang pada Rabu (6/8/2025) saat negara itu memperingati 80 tahun dijatuhkannya bom atom di Kota Hiroshima. Acara khidmat tersebut dihadiri Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba bersama para pejabat dari seluruh dunia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jepang adalah satu-satunya negara yang pernah mengalami bom atom dalam perang,&amp;quot; ujar Wali Kota Hiroshima, Kazumi Matsui, di Taman Peringatan Perdamaian di kota tersebut. &amp;quot;Pemerintah Jepang mewakili rakyat yang mendambakan perdamaian sejati dan abadi.&amp;quot;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kota Hiroshima dihancurkan pada 6 Agustus 1945, ketika Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom atom yang dijuluki &amp;quot;Little Boy&amp;quot;, menewaskan sekitar 78.000 orang seketika. Beberapa hari kemudian, bom atom berikutnya dijatuhkan di Kota Nagasaki, memaksa Jepang akhirnya menyerah dan mengakhiri Perang Dunia II.&#13;
&#13;
Kedua bom atom tersebut menewaskan lebih dari 200.000 orang &amp;mdash; sebagian akibat ledakan langsung dan lainnya akibat penyakit radiasi serta luka bakar.&#13;
&#13;
Selama beberapa dekade setelah serangan, para penyintas, yang disebut &amp;quot;hibakusha&amp;quot;, sering menghadapi diskriminasi karena rumor yang beredar bahwa mereka membawa penyakit dan keturunan mereka dapat terinfeksi. Jumlah mereka turun di bawah 100.000 untuk pertama kalinya tahun ini.&#13;
&#13;
Pada 2024, Nihon Hidankyo, sebuah kelompok penyintas bom atom Jepang, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian atas upaya mereka membersihkan dunia dari senjata nuklir.&#13;
&#13;
Dalam pidatonya pada Rabu, Wali Kota Hiroshima Matsui memperingatkan tentang &amp;quot;tren percepatan pembangunan militer di seluruh dunia&amp;quot; dan &amp;quot;gagasan bahwa senjata nuklir penting untuk pertahanan nasional&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan ini secara terang-terangan mengabaikan pelajaran yang seharusnya dipelajari komunitas internasional dari tragedi sejarah,&amp;quot; ujarnya, sebagaimana dilansir BBC. &amp;quot;Perkembangan ini mengancam akan meruntuhkan kerangka kerja pembangunan perdamaian yang telah dibangun dengan susah payah oleh banyak orang.&amp;quot;&#13;
&#13;
Matsui mengatakan bahwa Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai, &amp;quot;berada di ambang disfungsi&amp;quot;.&#13;
&#13;
Ia juga mendesak pemerintah Jepang untuk meratifikasi Perjanjian Larangan Senjata Nuklir &amp;mdash; sebuah perjanjian internasional yang melarang senjata nuklir dan mulai berlaku pada tahun 2021.&#13;
&#13;
Lebih dari 70 negara telah meratifikasi perjanjian tersebut, tetapi negara-negara nuklir seperti AS dan Rusia menentangnya, dengan alasan fungsi pencegahan persenjataan nuklir. Jepang juga menolak larangan tersebut, dengan alasan bahwa keamanannya diperkuat oleh senjata nuklir AS.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Doa dan mengheningkan cipta digelar di Jepang pada Rabu (6/8/2025) saat negara itu memperingati 80 tahun dijatuhkannya bom atom di Kota Hiroshima. Acara khidmat tersebut dihadiri Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba bersama para pejabat dari seluruh dunia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jepang adalah satu-satunya negara yang pernah mengalami bom atom dalam perang,&amp;quot; ujar Wali Kota Hiroshima, Kazumi Matsui, di Taman Peringatan Perdamaian di kota tersebut. &amp;quot;Pemerintah Jepang mewakili rakyat yang mendambakan perdamaian sejati dan abadi.&amp;quot;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kota Hiroshima dihancurkan pada 6 Agustus 1945, ketika Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom atom yang dijuluki &amp;quot;Little Boy&amp;quot;, menewaskan sekitar 78.000 orang seketika. Beberapa hari kemudian, bom atom berikutnya dijatuhkan di Kota Nagasaki, memaksa Jepang akhirnya menyerah dan mengakhiri Perang Dunia II.&#13;
&#13;
Kedua bom atom tersebut menewaskan lebih dari 200.000 orang &amp;mdash; sebagian akibat ledakan langsung dan lainnya akibat penyakit radiasi serta luka bakar.&#13;
&#13;
Selama beberapa dekade setelah serangan, para penyintas, yang disebut &amp;quot;hibakusha&amp;quot;, sering menghadapi diskriminasi karena rumor yang beredar bahwa mereka membawa penyakit dan keturunan mereka dapat terinfeksi. Jumlah mereka turun di bawah 100.000 untuk pertama kalinya tahun ini.&#13;
&#13;
Pada 2024, Nihon Hidankyo, sebuah kelompok penyintas bom atom Jepang, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian atas upaya mereka membersihkan dunia dari senjata nuklir.&#13;
&#13;
Dalam pidatonya pada Rabu, Wali Kota Hiroshima Matsui memperingatkan tentang &amp;quot;tren percepatan pembangunan militer di seluruh dunia&amp;quot; dan &amp;quot;gagasan bahwa senjata nuklir penting untuk pertahanan nasional&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan ini secara terang-terangan mengabaikan pelajaran yang seharusnya dipelajari komunitas internasional dari tragedi sejarah,&amp;quot; ujarnya, sebagaimana dilansir BBC. &amp;quot;Perkembangan ini mengancam akan meruntuhkan kerangka kerja pembangunan perdamaian yang telah dibangun dengan susah payah oleh banyak orang.&amp;quot;&#13;
&#13;
Matsui mengatakan bahwa Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai, &amp;quot;berada di ambang disfungsi&amp;quot;.&#13;
&#13;
Ia juga mendesak pemerintah Jepang untuk meratifikasi Perjanjian Larangan Senjata Nuklir &amp;mdash; sebuah perjanjian internasional yang melarang senjata nuklir dan mulai berlaku pada tahun 2021.&#13;
&#13;
Lebih dari 70 negara telah meratifikasi perjanjian tersebut, tetapi negara-negara nuklir seperti AS dan Rusia menentangnya, dengan alasan fungsi pencegahan persenjataan nuklir. Jepang juga menolak larangan tersebut, dengan alasan bahwa keamanannya diperkuat oleh senjata nuklir AS.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
