<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lindungi Hak Anak, Kemenag Targetkan Dua Juta Pencatatan Nikah di 2025</title><description>Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan pencatatan pernikahan secara nasional mencapai dua juta pasangan pada tahun 2025. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/06/340/3160882/lindungi-hak-anak-kemenag-targetkan-dua-juta-pencatatan-nikah-di-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/06/340/3160882/lindungi-hak-anak-kemenag-targetkan-dua-juta-pencatatan-nikah-di-2025"/><item><title>Lindungi Hak Anak, Kemenag Targetkan Dua Juta Pencatatan Nikah di 2025</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/06/340/3160882/lindungi-hak-anak-kemenag-targetkan-dua-juta-pencatatan-nikah-di-2025</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/06/340/3160882/lindungi-hak-anak-kemenag-targetkan-dua-juta-pencatatan-nikah-di-2025</guid><pubDate>Rabu 06 Agustus 2025 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/06/340/3160882/pemerintah-u3rW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/06/340/3160882/pemerintah-u3rW_large.jpg</image><title>Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad/ist</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan pencatatan pernikahan secara nasional mencapai dua juta pasangan pada tahun 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, penghulu perlu menetapkan target pencatatan nikah, baik bulanan maupun tahunan. Ia meminta agar tidak ada penurunan angka dibanding tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tolong pasang target, Pak. Tidak boleh angkanya turun dari tahun kemarin,&amp;quot;ujar Abu saat memberi pembinaan kepada ASN Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, dikutip Rabu (6/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Naik per bulan, year on year-nya berapa? Juli tahun ini berapa? Juli tahun lalu berapa? Naik apa turun? Harus bisa kita rancang seperti itu,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemenag juga &amp;nbsp;mendorong berbagai program layanan, seperti nikah massal, program &amp;ldquo;Gas Nikah&amp;rdquo;, serta inisiatif jemput bola bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses layanan pencatatan pernikahan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau perlu gencarkan inisiatif layanan jemput bola. Makanya ada program nikah massal, ada program Gas Nikah,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Ditegaskannya, tugas penghulu dan ASN Kemenag merupakan amanat negara yang tidak bisa dianggap ringan.&#13;
&#13;
Menurutnya, jika ada penghulu yang keberatan menaikkan target, maka perlu dilakukan pendekatan secara persuasif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;ASN Kemenag sekarang ini tidak main-main. Dibayar dengan serius, Pak, dan penghulu harus dinaikkan targetnya. Kalau tidak bersedia membantu targetnya naik, ya diajak ngobrol, mencarikan jalan tengah, jadi fungsional lebih ringan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Target dua juta pencatatan nikah sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka pernikahan tidak tercatat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pencatatan pernikahan penting untuk menjamin hak-hak hukum dan perlindungan terhadap perempuan serta anak,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan pencatatan pernikahan secara nasional mencapai dua juta pasangan pada tahun 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, penghulu perlu menetapkan target pencatatan nikah, baik bulanan maupun tahunan. Ia meminta agar tidak ada penurunan angka dibanding tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tolong pasang target, Pak. Tidak boleh angkanya turun dari tahun kemarin,&amp;quot;ujar Abu saat memberi pembinaan kepada ASN Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, dikutip Rabu (6/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Naik per bulan, year on year-nya berapa? Juli tahun ini berapa? Juli tahun lalu berapa? Naik apa turun? Harus bisa kita rancang seperti itu,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemenag juga &amp;nbsp;mendorong berbagai program layanan, seperti nikah massal, program &amp;ldquo;Gas Nikah&amp;rdquo;, serta inisiatif jemput bola bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses layanan pencatatan pernikahan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau perlu gencarkan inisiatif layanan jemput bola. Makanya ada program nikah massal, ada program Gas Nikah,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Ditegaskannya, tugas penghulu dan ASN Kemenag merupakan amanat negara yang tidak bisa dianggap ringan.&#13;
&#13;
Menurutnya, jika ada penghulu yang keberatan menaikkan target, maka perlu dilakukan pendekatan secara persuasif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;ASN Kemenag sekarang ini tidak main-main. Dibayar dengan serius, Pak, dan penghulu harus dinaikkan targetnya. Kalau tidak bersedia membantu targetnya naik, ya diajak ngobrol, mencarikan jalan tengah, jadi fungsional lebih ringan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Target dua juta pencatatan nikah sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka pernikahan tidak tercatat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pencatatan pernikahan penting untuk menjamin hak-hak hukum dan perlindungan terhadap perempuan serta anak,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
