<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Tangkap 7 Orang, KPK Ternyata Masih Gelar Operasi Senyap di Sulsel</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Jakarta pada Kamis (7/8/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/07/337/3161236/sudah-tangkap-7-orang-kpk-ternyata-masih-gelar-operasi-senyap-di-sulsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/07/337/3161236/sudah-tangkap-7-orang-kpk-ternyata-masih-gelar-operasi-senyap-di-sulsel"/><item><title>Sudah Tangkap 7 Orang, KPK Ternyata Masih Gelar Operasi Senyap di Sulsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/07/337/3161236/sudah-tangkap-7-orang-kpk-ternyata-masih-gelar-operasi-senyap-di-sulsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/07/337/3161236/sudah-tangkap-7-orang-kpk-ternyata-masih-gelar-operasi-senyap-di-sulsel</guid><pubDate>Kamis 07 Agustus 2025 22:35 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/07/337/3161236/kpk-dni6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/07/337/3161236/kpk-dni6_large.jpg</image><title>KPK (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Jakarta pada Kamis (7/8/2025). Namun, lembaga operasi rasuah masih terus melanjutkan operasi senyap di Sulawesi Selatan (Sulsel).&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang masih berlangsung (OTT) di Sulsel. Jadi yang sudah selesai dan tim sampai di sini itu (OTT) di Jakarta dan Sultra,&amp;quot; kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Kamis.&#13;
&#13;
Asep tidak merinci lebih jauh terkait berapa orang yang ditangkap dalam operasi senyap di Sulsel. Namun, dalam operasi di Jakarta dan Sultra, ada tujuh orang yang ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang di Jakarta kita membawa atau mengamankan tiga orang, kemudian tim dari Kendari atau Sulawesi Tenggara kita mengamankan empat orang,&amp;quot; tutur Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang di Sulawesi Selatan masih kita sama-sama tunggu,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Asep belum membeberkan identitas dari pihak-pihak yang diamankan. Namun, dia memastikan ada pihak dari swasta dan aparatur sipil negara yang ditangkap.&#13;
&#13;
Asep menjelaskan, perkara dugaan korupsi ini berkaitan dengan pembangunan atau peningkatan status rumah sakit menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, ia belum merinci lebih lanjut terkait hal ini.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Jakarta pada Kamis (7/8/2025). Namun, lembaga operasi rasuah masih terus melanjutkan operasi senyap di Sulawesi Selatan (Sulsel).&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang masih berlangsung (OTT) di Sulsel. Jadi yang sudah selesai dan tim sampai di sini itu (OTT) di Jakarta dan Sultra,&amp;quot; kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Kamis.&#13;
&#13;
Asep tidak merinci lebih jauh terkait berapa orang yang ditangkap dalam operasi senyap di Sulsel. Namun, dalam operasi di Jakarta dan Sultra, ada tujuh orang yang ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang di Jakarta kita membawa atau mengamankan tiga orang, kemudian tim dari Kendari atau Sulawesi Tenggara kita mengamankan empat orang,&amp;quot; tutur Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang di Sulawesi Selatan masih kita sama-sama tunggu,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Asep belum membeberkan identitas dari pihak-pihak yang diamankan. Namun, dia memastikan ada pihak dari swasta dan aparatur sipil negara yang ditangkap.&#13;
&#13;
Asep menjelaskan, perkara dugaan korupsi ini berkaitan dengan pembangunan atau peningkatan status rumah sakit menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, ia belum merinci lebih lanjut terkait hal ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
