<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inggris dan Australia Desak Israel Batalkan Rencana Kuasai Gaza</title><description>Inggris dan Australia menolak rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/08/18/3161399/inggris-dan-australia-desak-israel-batalkan-rencana-kuasai-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/08/18/3161399/inggris-dan-australia-desak-israel-batalkan-rencana-kuasai-gaza"/><item><title>Inggris dan Australia Desak Israel Batalkan Rencana Kuasai Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/08/18/3161399/inggris-dan-australia-desak-israel-batalkan-rencana-kuasai-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/08/18/3161399/inggris-dan-australia-desak-israel-batalkan-rencana-kuasai-gaza</guid><pubDate>Jum'at 08 Agustus 2025 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/08/18/3161399/pm_inggris_keir_starmer-XDSI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inggris dan Australia Desak Israel Batalkan Rencana Kuasai Gaza (X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/08/18/3161399/pm_inggris_keir_starmer-XDSI_large.jpg</image><title>Inggris dan Australia Desak Israel Batalkan Rencana Kuasai Gaza (X)</title></images><description>LONDON - Inggris dan Australia menolak rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza. Hal ini tidak akan mengakhiri konflik di Gaza.&#13;
&#13;
1. Inggris dan Australia Tolak Rencana Israel&#13;
&#13;
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Jumat (8/8/2025) mengatakan, keputusan Israel untuk menguasai Kota Gaza salah dan mendesak pemerintah Israel untuk mempertimbangkan kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Keputusan Pemerintah Israel untuk meningkatkan serangannya di Gaza adalah salah, dan kami mendesak mereka untuk segera mempertimbangkan kembali,&amp;quot; ujarnya dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tindakan ini tidak akan mengakhiri konflik ini atau membantu mengamankan pembebasan para sandera. Tindakan ini hanya akan membawa lebih banyak pertumpahan darah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Australia mendesak Israel untuk tidak menguasai Gaza secara militer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Australia mendesak Israel untuk tidak menempuh jalur ini, yang hanya akan memperburuk bencana kemanusiaan di Gaza,&amp;quot; kata Menteri Luar Negeri Penny Wong.&#13;
&#13;
Wong mengatakan pemindahan paksa permanen merupakan pelanggaran hukum internasional. Ia berulang kali menyerukan gencatan senjata, bantuan mengalir tanpa hambatan, dan agar Hamas memulangkan para sandera yang disandera pada Oktober 2023.&#13;
&#13;
2. Solusi 2 Negara&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mengamankan perdamaian abadi &amp;ndash; negara Palestina dan Negara Israel, hidup berdampingan secara damai dan aman di dalam batas-batas yang diakui secara internasional,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Australia belum bergabung dengan sekutu Barat seperti Inggris, Kanada, dan Prancis dalam mengumumkan pengakuannya terhadap kenegaraan Palestina. Namun, Wong mengatakan akan membuat keputusan &amp;quot;pada waktu yang tepat&amp;quot;, sembari meningkatkan kritiknya terhadap tindakan Israel.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, Netanyahu menyatakan Israel bermaksud mengambil kendali militer atas seluruh Gaza dalam sebuah wawancara dengan Fox News.&#13;
&#13;
Ia mengatakan Israel ingin menyerahkan wilayah tersebut kepada pasukan Arab yang akan memerintahnya, tanpa merinci pengaturan tata kelola atau negara Arab mana yang dapat dilibatkan.&#13;
&#13;
Setelah rapat kabinet keamanan pada Jumat, kantor Netanyahu mengonfirmasi rencana untuk mengambil alih Kota Gaza telah disetujui.&#13;
&#13;
Sebuah pernyataan menyebutkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan bersiap untuk mengambil alih Kota Gaza.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>LONDON - Inggris dan Australia menolak rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza. Hal ini tidak akan mengakhiri konflik di Gaza.&#13;
&#13;
1. Inggris dan Australia Tolak Rencana Israel&#13;
&#13;
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Jumat (8/8/2025) mengatakan, keputusan Israel untuk menguasai Kota Gaza salah dan mendesak pemerintah Israel untuk mempertimbangkan kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Keputusan Pemerintah Israel untuk meningkatkan serangannya di Gaza adalah salah, dan kami mendesak mereka untuk segera mempertimbangkan kembali,&amp;quot; ujarnya dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tindakan ini tidak akan mengakhiri konflik ini atau membantu mengamankan pembebasan para sandera. Tindakan ini hanya akan membawa lebih banyak pertumpahan darah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Australia mendesak Israel untuk tidak menguasai Gaza secara militer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Australia mendesak Israel untuk tidak menempuh jalur ini, yang hanya akan memperburuk bencana kemanusiaan di Gaza,&amp;quot; kata Menteri Luar Negeri Penny Wong.&#13;
&#13;
Wong mengatakan pemindahan paksa permanen merupakan pelanggaran hukum internasional. Ia berulang kali menyerukan gencatan senjata, bantuan mengalir tanpa hambatan, dan agar Hamas memulangkan para sandera yang disandera pada Oktober 2023.&#13;
&#13;
2. Solusi 2 Negara&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mengamankan perdamaian abadi &amp;ndash; negara Palestina dan Negara Israel, hidup berdampingan secara damai dan aman di dalam batas-batas yang diakui secara internasional,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Australia belum bergabung dengan sekutu Barat seperti Inggris, Kanada, dan Prancis dalam mengumumkan pengakuannya terhadap kenegaraan Palestina. Namun, Wong mengatakan akan membuat keputusan &amp;quot;pada waktu yang tepat&amp;quot;, sembari meningkatkan kritiknya terhadap tindakan Israel.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, Netanyahu menyatakan Israel bermaksud mengambil kendali militer atas seluruh Gaza dalam sebuah wawancara dengan Fox News.&#13;
&#13;
Ia mengatakan Israel ingin menyerahkan wilayah tersebut kepada pasukan Arab yang akan memerintahnya, tanpa merinci pengaturan tata kelola atau negara Arab mana yang dapat dilibatkan.&#13;
&#13;
Setelah rapat kabinet keamanan pada Jumat, kantor Netanyahu mengonfirmasi rencana untuk mengambil alih Kota Gaza telah disetujui.&#13;
&#13;
Sebuah pernyataan menyebutkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan bersiap untuk mengambil alih Kota Gaza.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
