<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Perang Total terhadap Narkoba di Sumut</title><description>Gubsu Bobby Nasution menyuarakan komitmen keras untuk membebaskan provinsi ini dari belenggu narkoba.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161330/gubernur-bobby-nasution-tegaskan-perang-total-terhadap-narkoba-di-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161330/gubernur-bobby-nasution-tegaskan-perang-total-terhadap-narkoba-di-sumut"/><item><title>Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Perang Total terhadap Narkoba di Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161330/gubernur-bobby-nasution-tegaskan-perang-total-terhadap-narkoba-di-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161330/gubernur-bobby-nasution-tegaskan-perang-total-terhadap-narkoba-di-sumut</guid><pubDate>Jum'at 08 Agustus 2025 11:50 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/08/340/3161330/sidang_paripurna_dprd_sumut-alFb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubsu Bobby Nasution saat Sidang Paripurna DPRD Sumut. (Foto: dok Diskominfo Sumut)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/08/340/3161330/sidang_paripurna_dprd_sumut-alFb_large.jpg</image><title>Gubsu Bobby Nasution saat Sidang Paripurna DPRD Sumut. (Foto: dok Diskominfo Sumut)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Gubernur Sumatera Utara&amp;nbsp;Bobby Nasution&amp;nbsp;menyuarakan komitmen keras untuk membebaskan provinsi ini dari belenggu narkoba.&#13;
&#13;
Dalam semangat bulan kemerdekaan, ia menyerukan agar seluruh elemen pemerintah dan aparat penegak hukum bersatu melakukan langkah nyata dan agresif untuk memberantas jaringan narkotika di Sumut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pelaku yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba akan kami eksekusi secara hukum. Tidak ada toleransi. Ini penyakit kronis yang menggerogoti Sumatera Utara bertahun-tahun. Saatnya kita bertindak tegas,&amp;rdquo; ujar Bobby saat&amp;nbsp;Sidang Paripurna DPRD Sumut dengan agenda pengesahan RPJMD Sumut 2025 - 2030 di Gedung DPRD Sumut, Kamis (7/8/2025).&#13;
&#13;
Bobby menegaskan, peringatan kemerdekaan tidak hanya sebatas seremoni, tapi menjadi momen revolusi moral dalam memerangi narkoba.&#13;
&#13;
Ia mengajak DPRD, Forkopimda, serta aparat TNI dan Polri untuk bersama-sama menutup ruang gerak para pelaku dan menghancurkan pusat-pusat peredaran narkoba yang telah lama dikenal publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau bisa, semua lokasi yang menjadi sarang narkoba kita bersihkan. Kita musnahkan. Kita tunjukkan bahwa Sumatera Utara bisa merdeka dari narkoba,&amp;rdquo; ucapnya dengan nada tegas.&#13;
&#13;
Ia juga menekankan bahwa upaya pemberantasan tidak cukup hanya di wilayah darat. Menurutnya, banyak jalur masuk narkoba melalui pelabuhan kecil dan lintasan ilegal, bahkan hingga wilayah laut yang terhubung ke negara-negara tetangga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pintu-pintu kecil yang selama ini jadi jalur masuk dari luar, seperti dari arah Thailand, harus kita tutup rapat. Tidak boleh ada celah lagi. Kita semua harus waspada dan bertindak,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Bobby juga mengungkapkan, koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) sudah dilakukan secara intensif. Seluruh aparat penegak hukum disebut telah sepakat untuk bergerak serentak di lapangan dan menutup celah-celah distribusi narkoba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tidak bisa terus-menerus menjadi juara bertahan dalam hal kasus narkoba. Ini saatnya Sumut keluar dari stigma itu. Kami sudah sepakat dengan TNI, Polri, dan Kejaksaan. Semua pintu masuk akan kita tutup,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Ia menekankan, penanganan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pencegahan di atas kertas. Pelaksanaan di lapangan, menurutnya, harus dilakukan secara kolaboratif, cepat, dan menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari sisi pencegahan, tentu akan terus dilakukan. Tapi harus dibarengi dengan tindakan nyata. Ini bukan hanya tugas satu pihak, tapi tugas kita semua,&amp;rdquo; tuturnya dengan penuh keyakinan.&#13;
</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Gubernur Sumatera Utara&amp;nbsp;Bobby Nasution&amp;nbsp;menyuarakan komitmen keras untuk membebaskan provinsi ini dari belenggu narkoba.&#13;
&#13;
Dalam semangat bulan kemerdekaan, ia menyerukan agar seluruh elemen pemerintah dan aparat penegak hukum bersatu melakukan langkah nyata dan agresif untuk memberantas jaringan narkotika di Sumut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para pelaku yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba akan kami eksekusi secara hukum. Tidak ada toleransi. Ini penyakit kronis yang menggerogoti Sumatera Utara bertahun-tahun. Saatnya kita bertindak tegas,&amp;rdquo; ujar Bobby saat&amp;nbsp;Sidang Paripurna DPRD Sumut dengan agenda pengesahan RPJMD Sumut 2025 - 2030 di Gedung DPRD Sumut, Kamis (7/8/2025).&#13;
&#13;
Bobby menegaskan, peringatan kemerdekaan tidak hanya sebatas seremoni, tapi menjadi momen revolusi moral dalam memerangi narkoba.&#13;
&#13;
Ia mengajak DPRD, Forkopimda, serta aparat TNI dan Polri untuk bersama-sama menutup ruang gerak para pelaku dan menghancurkan pusat-pusat peredaran narkoba yang telah lama dikenal publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau bisa, semua lokasi yang menjadi sarang narkoba kita bersihkan. Kita musnahkan. Kita tunjukkan bahwa Sumatera Utara bisa merdeka dari narkoba,&amp;rdquo; ucapnya dengan nada tegas.&#13;
&#13;
Ia juga menekankan bahwa upaya pemberantasan tidak cukup hanya di wilayah darat. Menurutnya, banyak jalur masuk narkoba melalui pelabuhan kecil dan lintasan ilegal, bahkan hingga wilayah laut yang terhubung ke negara-negara tetangga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pintu-pintu kecil yang selama ini jadi jalur masuk dari luar, seperti dari arah Thailand, harus kita tutup rapat. Tidak boleh ada celah lagi. Kita semua harus waspada dan bertindak,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Bobby juga mengungkapkan, koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) sudah dilakukan secara intensif. Seluruh aparat penegak hukum disebut telah sepakat untuk bergerak serentak di lapangan dan menutup celah-celah distribusi narkoba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tidak bisa terus-menerus menjadi juara bertahan dalam hal kasus narkoba. Ini saatnya Sumut keluar dari stigma itu. Kami sudah sepakat dengan TNI, Polri, dan Kejaksaan. Semua pintu masuk akan kita tutup,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Ia menekankan, penanganan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pencegahan di atas kertas. Pelaksanaan di lapangan, menurutnya, harus dilakukan secara kolaboratif, cepat, dan menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari sisi pencegahan, tentu akan terus dilakukan. Tapi harus dibarengi dengan tindakan nyata. Ini bukan hanya tugas satu pihak, tapi tugas kita semua,&amp;rdquo; tuturnya dengan penuh keyakinan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
