<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Prajurit Penganiaya Prada Lucky hingga Tewas Ditangkap, TNI: Pangkat Pelaku Pratu Tak Ada Perwira!</title><description>Danki C Yon TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat mengatakan, Tim Batalyon TP 834/WM Nagekeo bergerak cepat menangkap pelaku.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161475/4-prajurit-penganiaya-prada-lucky-hingga-tewas-ditangkap-tni-pangkat-pelaku-pratu-tak-ada-perwira</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161475/4-prajurit-penganiaya-prada-lucky-hingga-tewas-ditangkap-tni-pangkat-pelaku-pratu-tak-ada-perwira"/><item><title>4 Prajurit Penganiaya Prada Lucky hingga Tewas Ditangkap, TNI: Pangkat Pelaku Pratu Tak Ada Perwira!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161475/4-prajurit-penganiaya-prada-lucky-hingga-tewas-ditangkap-tni-pangkat-pelaku-pratu-tak-ada-perwira</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/08/340/3161475/4-prajurit-penganiaya-prada-lucky-hingga-tewas-ditangkap-tni-pangkat-pelaku-pratu-tak-ada-perwira</guid><pubDate>Jum'at 08 Agustus 2025 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/08/340/3161475/viral-tyvB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 Prajurit Penganiaya Prada Lucky hingga Tewas Ditangkap/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/08/340/3161475/viral-tyvB_large.jpg</image><title>4 Prajurit Penganiaya Prada Lucky hingga Tewas Ditangkap/ist</title></images><description>NTT &amp;ndash; Pelaku penganiayaan Prada Lucky Chepril Saputra Namo, anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo, hingga tewas berhasil ditangkap POM AD. Prada Lucky diketahui baru 2 bulan menjadi anggota TNI AD.&#13;
&#13;
Danki C Yon TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat mengatakan, Tim Batalyon TP 834/WM Nagekeo bergerak cepat menangkap pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, tim menemukan empat orang terduga pelaku pemukulan terhadap Prada Lucky. Keempat terduga pelaku tersebut berpangkat Pratu, ujar Lettu Inf Rahmat, Jumat (8/8/2025).&#13;
&#13;
Dia melanjutkan, keempat terduga pelaku pemukulan terhadap Prada Lucky telah dibawa ke POM Ende untuk menjalani proses investigasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara yang diduga terlibat pemukulan sudah dibawa ke Pom Ende untuk melaksanakan proses investigasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Rahmat menambahkan, proses selanjutnya masih menunggu keputusan pimpinan. Namun, dengan ditangkapnya terduga pelaku, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lancar dan keluarga korban dapat mengetahui kebenaran tentang kematian Prada Lucky.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga saat ini 4 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Danpom Ende&amp;nbsp;tidak menutup kemungkinan para terduga pelaku bisa bertambah, sementara pihak TNI masih terus memangil saksi saksi,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, Prada Lucky merupakan anggota TNI yang baru lulus pendidikan dua bulan. Setelah resmi menjadi anggota TNI, dia langsung ditempatkan di Batalion Pembangunan 843. Batalion itu baru tiba di Nagekeo sekitar sebulan untuk membantu pembangunan masyarakat di daerah itu.&#13;
&#13;
Dari sejumlah foto dan video yang beredar, tubuh Prada Lucky dipenuhi sejumlah lebam dan memar. Ada juga luka seperti tusukan di kaki dan belakang tubuhnya. Korban sempat dilarikan ke Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kabupaten Nagekeo, tapi kemudian dinyatakan meninggal pada Rabu, 6 Agustus 2025.&#13;
</description><content:encoded>NTT &amp;ndash; Pelaku penganiayaan Prada Lucky Chepril Saputra Namo, anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo, hingga tewas berhasil ditangkap POM AD. Prada Lucky diketahui baru 2 bulan menjadi anggota TNI AD.&#13;
&#13;
Danki C Yon TP 834/WM, Lettu Inf Rahmat mengatakan, Tim Batalyon TP 834/WM Nagekeo bergerak cepat menangkap pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, tim menemukan empat orang terduga pelaku pemukulan terhadap Prada Lucky. Keempat terduga pelaku tersebut berpangkat Pratu, ujar Lettu Inf Rahmat, Jumat (8/8/2025).&#13;
&#13;
Dia melanjutkan, keempat terduga pelaku pemukulan terhadap Prada Lucky telah dibawa ke POM Ende untuk menjalani proses investigasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara yang diduga terlibat pemukulan sudah dibawa ke Pom Ende untuk melaksanakan proses investigasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Rahmat menambahkan, proses selanjutnya masih menunggu keputusan pimpinan. Namun, dengan ditangkapnya terduga pelaku, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lancar dan keluarga korban dapat mengetahui kebenaran tentang kematian Prada Lucky.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga saat ini 4 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Danpom Ende&amp;nbsp;tidak menutup kemungkinan para terduga pelaku bisa bertambah, sementara pihak TNI masih terus memangil saksi saksi,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, Prada Lucky merupakan anggota TNI yang baru lulus pendidikan dua bulan. Setelah resmi menjadi anggota TNI, dia langsung ditempatkan di Batalion Pembangunan 843. Batalion itu baru tiba di Nagekeo sekitar sebulan untuk membantu pembangunan masyarakat di daerah itu.&#13;
&#13;
Dari sejumlah foto dan video yang beredar, tubuh Prada Lucky dipenuhi sejumlah lebam dan memar. Ada juga luka seperti tusukan di kaki dan belakang tubuhnya. Korban sempat dilarikan ke Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kabupaten Nagekeo, tapi kemudian dinyatakan meninggal pada Rabu, 6 Agustus 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
